LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA – Program revitalisasi Waduk Pusong mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Berbagai komentar di media sosial menunjukkan dukungan terhadap upaya penataan kawasan waduk agar lebih bersih, rapi, dan kembali pada fungsi utamanya sebagai penampung air serta pengendali banjir.
Warga menilai kondisi waduk kini terlihat lebih tertata dan tidak lagi dipenuhi sampah. Banyak yang berharap perubahan ini bisa terus dijaga, serta meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan.
Sejumlah warga juga melihat potensi Waduk Pusong sebagai ruang publik dan objek wisata jika dikelola dengan baik. Namun, mereka mengingatkan pentingnya pengawasan berkelanjutan agar kebersihan dan fungsi waduk tetap terjaga.
Sejumlah komentar bernada positif bermunculan.
“Mantap… antisipasi banjir,” tulis salah satu warga.
“Ini baru namanya waduk, bukan kolam ikan,” timpal lainnya.
Bahkan ada yang menyebut, “Nah gini baru paten!” sebagai bentuk apresiasi atas penataan yang dilakukan.
Tak sedikit pula yang berharap perubahan ini bisa bertahan lama.
“Semoga waduk makin bersih, rapi, dan tidak berbau,” ujar warganet.
Tak hanya itu, ada juga yang mengingatkan pentingnya kesadaran bersama “Percuma kalau masih ada yang buang sampah sembarangan di pinggir waduk.”
Selain fungsi utamanya sebagai penampung air dan pengendali banjir, warga juga mulai melihat potensi Waduk Pusong sebagai ruang publik hingga objek wisata.
“Kalau dijaga, ini bisa jadi tempat wisata, kayak bebek dayung,” tulis salah satu komentar.
Revitalisasi ini dinilai sebagai langkah positif pemerintah dalam mengembalikan fungsi waduk sekaligus mempercantik wajah kota. Namun, masyarakat sepakat tantangan berikutnya adalah menjaga agar kondisi ini tetap bersih dan tertata ke depannya.

