Penegakan Syariat Islam di Lhokseumawe melalui Pemasangan Spanduk Himbauan di Waduk Pusong

LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA | Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah Kota Lhokseumawe melalui Kepala Dinas Sufri, S.Ag., M.M bersama Kabid Bina Hukum dan staf melakukan pemasangan spanduk himbauan di area pintu masuk Reservoir Waduk Pusong, Kota Lhokseumawe.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penegakan Syariat Islam di Lhokseumawe yang terus dilakukan secara preventif dan edukatif di ruang-ruang publik.

Spanduk berwarna hijau berukuran besar tersebut dipasang sebagai bentuk pengingat kepada masyarakat dan pengunjung agar tetap menjaga adab, ketertiban, serta mematuhi nilai-nilai Syariat Islam yang berlaku di Aceh, khususnya di Kota Lhokseumawe.

Himbauan Penegakan Syariat Islam di Lhokseumawe

Adapun isi himbauan dalam spanduk tersebut antara lain larangan memakai celana pendek dan pakaian ketat saat berolahraga atau jogging, larangan berduaan bagi pasangan yang bukan mahram, larangan melakukan balap liar, serta larangan melakukan tindakan yang bertentangan dengan Syariat Islam.

Selain itu, masyarakat juga diingatkan agar tidak membawa minuman keras, narkoba, maupun melakukan perbuatan mesum dan khalwat di kawasan Waduk Pusong. Pemerintah Kota Lhokseumawe berharap kawasan publik dapat menjadi tempat yang nyaman, aman, dan mencerminkan nilai-nilai Islami.

Penegakan Syariat Islam di Lhokseumawe tidak hanya dilakukan melalui penindakan, tetapi juga melalui pendekatan persuasif dan edukatif. Pemasangan spanduk himbauan ini menjadi salah satu bentuk pencegahan dini agar masyarakat lebih memahami pentingnya menjaga norma agama dan sosial dalam kehidupan sehari-hari.

Penegakan Syariat Islam di Lhokseumawe Dilakukan Secara Edukatif

Kabid Bina Hukum bersama petugas terlihat memasang langsung spanduk himbauan di lokasi yang menjadi salah satu pusat aktivitas masyarakat tersebut. Kehadiran spanduk itu bukan sekadar simbol, melainkan pengingat bagi seluruh pengunjung agar tetap menjaga akhlak dan tata tertib saat berada di ruang publik.

Dalam pelaksanaan penegakan Syariat Islam di Lhokseumawe, pemerintah terus mengedepankan pendekatan yang humanis dan mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga marwah daerah. Pemerintah menilai bahwa rekreasi dan kebebasan masyarakat tetap dapat berjalan seiring dengan penerapan nilai-nilai adab dan Syariat Islam.

Pemasangan himbauan ini juga bertujuan membangun kesadaran kolektif bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tentang kebersihan dan ketertiban, tetapi juga menjaga perilaku dan akhlak di tengah masyarakat.

Waduk Pusong Jadi Area Penguatan Syariat Islam

Reservoir Waduk Pusong selama ini menjadi salah satu lokasi yang ramai dikunjungi masyarakat untuk berolahraga, bersantai, dan berkumpul bersama keluarga. Karena itu, pemerintah memandang perlu adanya penguatan penegakan Syariat Islam di Lhokseumawe melalui himbauan yang mudah dibaca dan dipahami masyarakat.

Dengan adanya spanduk tersebut, diharapkan pengunjung lebih memperhatikan cara berpakaian, menjaga pergaulan, serta menghindari aktivitas yang melanggar norma agama dan ketertiban umum.

Pemerintah Kota Lhokseumawe menegaskan bahwa himbauan ini bukan bentuk pembatasan terhadap masyarakat, melainkan upaya menjaga kenyamanan bersama serta mempertahankan identitas Kota Lhokseumawe sebagai daerah yang menerapkan Syariat Islam.

Masyarakat Diajak Mendukung Penegakan Syariat Islam di Lhokseumawe

Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah Kota Lhokseumawe mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung penegakan Syariat Islam di Lhokseumawe dengan memulai dari hal-hal sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

Kesadaran untuk berpakaian sopan, menjaga pergaulan, menghindari kemaksiatan, serta menciptakan suasana yang aman dan tertib di ruang publik merupakan bagian penting dalam membangun masyarakat yang berakhlak dan bermartabat.

Melalui pemasangan spanduk himbauan di Waduk Pusong ini, pemerintah berharap nilai-nilai Syariat Islam dapat terus terjaga dan menjadi pedoman bersama dalam menciptakan lingkungan yang damai, nyaman, dan harmonis bagi seluruh masyarakat Kota Lhokseumawe.

Hot this week

Sambut Hari Raya Idul Adha 1447 H, Dinas Perdagangan Bener Meriah Gelar Pasar Murah

BENER MERIAH, NANGGROE.MEDIA | Pemerintah Kabupaten Bener Meriah melalui...

Peran TNI Pembangunan KDMP di Wilayah Teritorial Desa Binaan

ATU LINTANG, NANGGROE.MEDIA | Keterlibatan Babinsa dalam gotong royong...

Babinsa Koramil 05/Linge Dampingi Petani Cabai Sinergi Lintas Sektor

ACEH TENGAH, NANGGROE.MEDIA | Pendampingan petani cabai salah satu...

Pilar Utama Peran TNI Komunikasi Sosial

ACEH TENGAH, NANGGROE.MEDIA | Komunikasi sosial di lingkungan masyarakat...

1.061 Koperasi Merah Putih Diluncurkan Oleh Presiden

ACEH TENGAH, NANGGROE.MEDIA | Sebanyak 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah...

Topics

Sambut Hari Raya Idul Adha 1447 H, Dinas Perdagangan Bener Meriah Gelar Pasar Murah

BENER MERIAH, NANGGROE.MEDIA | Pemerintah Kabupaten Bener Meriah melalui...

Peran TNI Pembangunan KDMP di Wilayah Teritorial Desa Binaan

ATU LINTANG, NANGGROE.MEDIA | Keterlibatan Babinsa dalam gotong royong...

Babinsa Koramil 05/Linge Dampingi Petani Cabai Sinergi Lintas Sektor

ACEH TENGAH, NANGGROE.MEDIA | Pendampingan petani cabai salah satu...

Pilar Utama Peran TNI Komunikasi Sosial

ACEH TENGAH, NANGGROE.MEDIA | Komunikasi sosial di lingkungan masyarakat...

1.061 Koperasi Merah Putih Diluncurkan Oleh Presiden

ACEH TENGAH, NANGGROE.MEDIA | Sebanyak 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah...

Pasca Dilanda Bencana, Babinsa Koramil 10/Celala Bergabung Dengan Warga Bangun Jembatan Darurat

ACEH TENGAH, NANGGROE.MEDIA | Sinergi antara TNI (Babinsa) Desa...

HMMH Unimal Desak Evaluasi BPJN Aceh atas Proyek Jalan Nasional di Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA | Himpunan Mahasiswa Magister Hukum Universitas Malikussaleh...

Senator Azhari Cage Minta Pergub JKA di Aceh Dikaji Ulang

JAKARTA, NANGGROE.MEDIA - Senator DPD RI asal Aceh, Azhari...

Related Articles

Popular Categories