Milenial Aceh Gelar Webinar Nasional ‘Strategis Pengembangan Blok B Ditangan Pemerintah Aceh’

Nanggroe.net, Lhokseumawe | Milenial Aceh menggelar acara diskusi Webinar via aplikasi zoom metting dengan tema ‘Kajian Strategis Pengembangan Blok B Ditangan Pemerintah Aceh Sampai Dimana’ pada Senin (7/9) malam.

Acara tersebut menghadirkan Keynote Speaker Dr. Ir. H Abdullah Puteh anggota DPD-RI asal Aceh dari Komite II, kemudian Narasumber Muntahar, MT, Sekretaris HIPMI Aceh Utara, Azhari Idris, MA,. Med Plt. BPMA 2018-2019, H. Jirwani anggota Komisi III DPRK Aceh Utara.

Acara itu dipandu oleh moderator host MC Rauzatur Rahmi, S.Ant yang diikuti oleh seratusan lebih peserta.

Baca Juga : Indonesia Masuk Jurang Resesi?, Ini Kata Sri Mulyani

Syibral Mulasi selaku Ketua Pelaksana, kepada Nanggroe.net Selasa (8/9) mengatakan bahwa, acara ini diadakan untuk mengatahui sejauh mana sudah realisasikan Blok B pasca diambil ahli pemerintah Aceh.

“Dalam Webinar ini kami menghadirkan Narasumber yang punya kapabilitas dibagian migas juga para stakeholder yang paham tentang migas Aceh guna untuk mendapatkan pencerahan bagi para peserta yang ikut,” katanya.

Kemudian Keynote Speaker, Dr. Ir. H Abdullah Puteh mengatakan dalam diskusinya bahwa, awalnya migas blok B di kelola oleh PT. Mobil Oil atau kita kenal sekarang PT. Exxon Mobil yang kemudian di ambil alih oleh PHE (PT. Pertamina Hulu Energi).

Baca Juga : Aliansi Mahasiswa Aceh Gebrak Gedung DPRA, Masuk Ruang Sidang Paripurna

“Setelah penantian yang begitu panjang selama 48 tahun akhirnya Blok B bisa di kelola oleh PEMA, sebagai anggota DPD-RI saya akan terus mendukung Blok B untuk tetap berada di tangan PEMA,” ujarnya.

Selanjutnya, Narasumber, Azhari Idris, MA,. Med Plt. BPMA 2018-2019 mengatakan bahwa, keinginan pemerintah Aceh untuk mengelola Blok B sudah gayung bersambut, beberapa waktu lalu Menteri ESDM melalui BPMA telah meminta BUMD PEMA untukk menyampaikan Proposal rencana pengelolaan Blok B.

“Ini berita baik dan kita harapkan PEMA telah mempersiapkan diri untuk mampu menyampaikan proposal terbaik mengikuti “Beauty Contest” dengan Pertamina yang telah menyampaikan proposal pada tahun 2016,” ujarnya.

Selanjutnya Azhari menyebutkan PEMA dalam hak ini harus mampu membuktikan Managerial dan  Capability, Technical Capability dan Financial Capability. Dalam proposal PEMA tentu akan harus mempersiapkan berapa USD untuk melakukan investasi pada 5 tahun pertama dalam bentuk komitmen pasti, berapa KM akan dilakukan seismic survey, berapa sumur akan di bor dan bagaimana jaminan akan  mampu menambah produksi migas dan atau minimal menahan laju penurunan produksi.

“Pema juga harus dapat mengkonfirmasi prediksi besaran cadangan migas yang ada di Blok B dan berapa persen recovery factor yg mampu diproduksikan.  Besaran cadangan yang diperkirakan akan menentukan berapa besar Signature Bonus yang di setor ke Negara. Agar proposalnya menjadi cantik tentu PEMA dapat membuat produksi yang lebih akurat berapa besar PEMA mampu menyetor pendapatan Negara,” katanya.

“Semua ini menjadi sangat penting agar proposal PEMA menjadi proposal yang unggul dan memberikan keyakinan yang kuat di depan Tim evaluasi pada Ditjen Migas Kementerian ESDM,” jelasnya.

Selain itu, H. Jirwani anggota DPRK Aceh Utara sebagai Narasumber selanjutnya mengatakan bahwa, harapan masyarakat Aceh Utara semoga dengan beralihnya Blok B ke tangan PEMA masyarakat lebih dapat di perhatikan, seperti sarana jalan yang sangat buruk,  pengganguran.

“Yang paling parah adalah Aceh Utara masih tercatat didalam daerah termiskin dibandingkan dengan wilayah lainnya di Aceh. Saya juga berharap tidak ada lagi pihak yang dirugikan seperti yang sebelum-sebelumnya,” tuturnya.

Hot this week

Bongkar 1,2 Ton Sabu di Aceh, HMI Aceh Apresiasi Kapolri Suyudi Ario Seto

BANDA ACEH, NANGGROE.MEDIA | Sekretaris Umum Himpunan Mahasiswa Islam...

Tindak Lanjut Survei Walikota, Tiga Rumah Tak Layak Huni di Lhokseumawe Mulai Dibangun

LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA | Harapan warga untuk memiliki hunian yang...

T. Syahrial dan Ashabul Jamil Turun ke Lapangan, Sosialisasikan Penertiban Bangunan di Saluran Primer

LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA | Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat...

Ajak Pelajar Tanam Pohon di Eks Karhutla, Video Bupati Siak Afni Zulkifli Malah Ditakedown

SIAK, NANGGROE.MEDIA | Bupati Siak, Afni Zulkifli, mempertanyakan alasan...

“Bencana Makin Parah, Hidup Makin Susah”, Pesan Greenpeace di Monumen Selamat Datang

JAKARTA, NANGGROE.MEDIA | Aksi aktivis Greenpeace Indonesia membentangkan spanduk...

Topics

Bongkar 1,2 Ton Sabu di Aceh, HMI Aceh Apresiasi Kapolri Suyudi Ario Seto

BANDA ACEH, NANGGROE.MEDIA | Sekretaris Umum Himpunan Mahasiswa Islam...

Tindak Lanjut Survei Walikota, Tiga Rumah Tak Layak Huni di Lhokseumawe Mulai Dibangun

LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA | Harapan warga untuk memiliki hunian yang...

T. Syahrial dan Ashabul Jamil Turun ke Lapangan, Sosialisasikan Penertiban Bangunan di Saluran Primer

LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA | Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat...

Ajak Pelajar Tanam Pohon di Eks Karhutla, Video Bupati Siak Afni Zulkifli Malah Ditakedown

SIAK, NANGGROE.MEDIA | Bupati Siak, Afni Zulkifli, mempertanyakan alasan...

“Bencana Makin Parah, Hidup Makin Susah”, Pesan Greenpeace di Monumen Selamat Datang

JAKARTA, NANGGROE.MEDIA | Aksi aktivis Greenpeace Indonesia membentangkan spanduk...

Hadi Gunawan Pimpin Demokrat NTB 2026-2031, Bawa Pengalaman Panjang di Kepolisian

MATARAM, NANGGROE.MEDIA | Hadi Gunawan dipercaya memimpin Dewan Pimpinan...

Tak Hanya Terima Laporan, Sayuti Abubakar Tinjau Langsung Rumah Warga Tak Layak Huni

LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA | Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar,...

Ny. Yulinda Kukuhkan 48 Bunda PAUD Gampong se-Kota Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA | Bunda PAUD Kota Lhokseumawe, Ny. Yulinda...

Related Articles

Popular Categories