Jam Malam Diberlakukan Rakyat Menjerit

Nanggroe.net, Lhokseumawe |Setelah jam malam di berlakukan di Aceh para pedagang kaki lima kocar kacir, sudah 4 malam jam malam di Aceh di berlakukan masyarkat yang dulunya berkerja sampai jam 12 malam sekarang harus berhenti aktivitas bekerja sampai jam 20:30wib.

Saat ini menjadi polemik bagi pedagang kaki lima, karena hasil penjualan tidak sesuai target dan ini sangat merugikan para pedagang kaki lima.

Jika jam malam di berlakukan pemerintah juga harus hadir dalam melihat ekonomi masyarakat jangan hanya asal membuat kebijakan jika tidak ada solusi yang ditawarkan, karena pemerintah juga harus ikut hadir untuk memberikan solusi yang kongkret dari pemerintah Aceh untuk para pedagang kaki lima.

Jangan sampai keluarga mereka di rumah kelaparan dengan adanya maklumat jam malam”prut troe nanggroe aman, prut deuk pat ta peugah haba?  dan jangan sampai dengan adanya kebijakan maklumat jam malam  mencekik ekonomi rakyat.

Masyarakat aceh tidak butuh jam malam karena masyarkat aceh sudah sangat trauma di masakomplik dulu nya, jadi jangan di tambah lagi untuk mengenang masalalu itu(bek lee neutamah beban kamo) 50% penyebab sakit adalah ketakutan, dan 50% penyembuhan adalah ketenangan.

Seharusnya pemerintah harus hadir memberikan ketenangan walaupun situasi yang genting. Pemerintah harus hadir memberikan rasa nyaman bukan malah menambah ketakutan.

Para pedagang,tukang becak dan pemilik warung kopi sangat dirugikan dengan hadirnya kebijakan jam malam

Saya melihat forum kordinasi pimpinan daerah (forkopimda) telah terjadinya eropsi berfikir karena jam malam di berlakukan, sedangkan jalur darat di hidupkan, dan ini menjadi pemicu permalasalahan baru diaceh.

Forkopimda jangan seperti kura yang berjalan di tengah badai karena kebijakan yang dibuat tanpa adanya melihat aspek sosioligis dan budaya,yang lebih gagal berfikir lagi bagi angkutan umum yang melayani kebutuhan pokok masyarakat harus dilengkapi dengan surat tugas atau dokumen yang menjelaskan aktivitas kerja, secara nalar berfikir pemerintah aceh telah gagal dalam membuat kebijakan.

Saya berharap jam malam harus dicabut karena ini tidak sesuai dengan norma kultur masyarakat aceh karena virus corona tidak mengenal waktu pagi dan malam.

Hot this week

Sambut Maulid Nabi, Pemkab Aceh Timur Gelar Pasar Murah di 10 Kecamatan

ACEH TIMUR, NANGGROE.MEDIA | Pemerintah Kabupaten Aceh Timur menggelar...

Pemkab Aceh Timur dan PLN Teken MoU, Perkuat Sinergi Pajak

ACEH TIMUR, NANGGROE.MEDIA | Pemerintah Kabupaten Aceh Timur dan...

Wali Kota Lhokseumawe Hadiri Rembug Fiskal APEKSI Komwil I, Bahas Penguatan PAD Berbasis Digital

BATAM, NANGGROE.MEDIA | Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar,...

Ny. Yulinda Sayuti Audiensi dengan Direktur Kriya Kementerian Ekonomi Kreatif di Jakarta

JAKARTA, NANGGROE.MEDIA | Ny. Yulinda Sayuti, melakukan audiensi dengan...

Verifikasi Data Penerima Huntap Jadi Perhatian Bupati Aceh Timur

ACEH TIMUR, NANGGROE.MEDIA | Pemerintah Kabupaten Aceh Timur memperkuat...

Topics

Sambut Maulid Nabi, Pemkab Aceh Timur Gelar Pasar Murah di 10 Kecamatan

ACEH TIMUR, NANGGROE.MEDIA | Pemerintah Kabupaten Aceh Timur menggelar...

Pemkab Aceh Timur dan PLN Teken MoU, Perkuat Sinergi Pajak

ACEH TIMUR, NANGGROE.MEDIA | Pemerintah Kabupaten Aceh Timur dan...

Wali Kota Lhokseumawe Hadiri Rembug Fiskal APEKSI Komwil I, Bahas Penguatan PAD Berbasis Digital

BATAM, NANGGROE.MEDIA | Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar,...

Ny. Yulinda Sayuti Audiensi dengan Direktur Kriya Kementerian Ekonomi Kreatif di Jakarta

JAKARTA, NANGGROE.MEDIA | Ny. Yulinda Sayuti, melakukan audiensi dengan...

Verifikasi Data Penerima Huntap Jadi Perhatian Bupati Aceh Timur

ACEH TIMUR, NANGGROE.MEDIA | Pemerintah Kabupaten Aceh Timur memperkuat...

Bupati Al-Farlaky Percepat Pembangunan Huntap, Data Penerima Diminta Akurat

ACEH TIMUR, NANGGROE.MEDIA | Bupati Aceh Timur Iskandar Usman...

Related Articles

Popular Categories