JAKARTA, NANGGROE.MEDIA – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., menemui Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Muhammad Tito Karnavian di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta.
Pertemuan tersebut membahas percepatan penanganan pascabanjir di Kabupaten Aceh Timur, khususnya terkait proses rehabilitasi dan rekonstruksi serta pemenuhan kebutuhan masyarakat yang terdampak bencana.
Dalam pertemuan itu, Bupati Al-Farlaky didampingi Plt. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Timur, Plt. Kepala Dinas Sosial Aceh Timur, serta sejumlah pejabat terkait.
Sementara Mendagri Tito Karnavian yang juga Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Bencana Banjir Sumatera didampingi Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah Dr. Ir. Restuardy Daud, M.Sc., CGRE, Staf Khusus Menteri Bidang Keamanan dan Hukum sekaligus Kepala Posko Satuan Tugas Percepatan Penanganan dan Rehabilitasi Rekonstruksi (PRR) Irjen Pol. Wahyu Bintono Hari Bawono, S.I.K., S.H., M.H., serta Direktur Jenderal Otonomi Daerah Dr. Cheka Virgowansyah, S.STP., M.E.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Al-Farlaky menyampaikan berbagai kendala yang masih dihadapi Pemerintah Kabupaten Aceh Timur dalam menangani dampak banjir.
Selain menyampaikan kendala di lapangan, Bupati juga memaparkan perkembangan rehabilitasi dan rekonstruksi yang saat ini sedang berjalan.
Pembahasan turut mencakup perkembangan penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak, mulai dari bantuan hidup atau jadup, dana stimulan, hingga bantuan perabot rumah tangga.
Bupati berharap koordinasi antara pemerintah pusat dan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur terus diperkuat agar proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.
Menurutnya, sinergi pemerintah pusat dan daerah sangat penting untuk memastikan masyarakat terdampak banjir memperoleh kepastian serta dapat segera bangkit dan kembali menjalani kehidupan secara normal.


