Dugaan Korupsi Proyek Pengendali Banjir Krueng Buloh Sejumlah 11 Milyar Sudah Masuk Tahap Penyidikan

Nanggroe.net, Aceh Utara | Beberapa waktu yang lalu masyarakat Aceh Utara heboh karna Pengendali banjir di Krueng Buloh, Kecamatan Kutamakmur roboh, padahal bangunannya belum lama selesai, sehingga tidak lama kemudian timbulnya spekulasi dari masyarakat bahwa bangunan proyek tersebut di korupsi, tidak lama berselang waktu Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Utara pun langsung turun ke lokasi untuk melakukan investigasi awal.

Dilansir dari https://lpse.acehprov.go.id/ proyek tersebut dimenangkan oleh PT Amar Jaya Pratama Group, dengan nilai Pagu Rp 11.329.848.200,00 serta nilai HPS Rp 11.329.350.219,23.

Setelah beberapa bulan hilang kabar terkait update informasi dugaan korupsi proyek Pengendali Krueng Buloh senilai 11 milyar karna sedang dilakukan Uji laboratorium di Fakultas Teknik Universitas Malikussaleh, Sampel yang diiuji tersebut yakni material pilar beton yang di boor (cordril), akhirnya kini sudah mendapatkan titik terang nya.

Baca Juga:

Belum Lama Selesai, Bangunan Pengendali Banjir Sungai Krueng Buloh Kutamakmur Senilai 11 M Ambruk dan Retak-Retak

Ketika Nanggroe.net mengkonfirmasi progres kasus tersebut kepada Kasi Intel Kejari Aceh Utara Juliadi lingga S. H, Rabu (14/5/2021) ia menyebutkan bahwa kasus tersebut sudah masuk ke ranah penyidikan, karna hasil laboratorium sudah keluar.

” Kasus tersebut sudah masuk tahap penyidikan, karna hasil laboratorium nya sudah keluar makanya dari tahap penyelidikan bisa tingkatkan ke tahap penyidikan “.

Ketika ditanyakan apakah sudah ada tersangka yang di tetapkan dalam kasus tersebut, Kasi Intel Kejari Aceh Utara menyebutkan belum ada, karna surat perintah penyidikan (sprindik) nya masih umum.

” Masih Sprindik Umum dan belum mencantumkan tersangka. Sebagaimana tujuan penyidikan adalah untuk mencari serta mengumpulkan bukti, yang dengan bukti itu membuat terang tentang tindak pidana yang terjadi dan guna menemukan tersangkanya ” Ujar Juliadi lingga.

Hot this week

Pelantikan Akbar FH Unimal Kukuhkan Ratusan Pengurus Ormawa dan Himpunan Mahasiswa Magister Hukum

LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA | Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh (FH Unimal)...

Wahyu Saputra, Anak Muda Tangguh di Bursa Calon Komisaris PT Bina Usaha Aceh Utara

ACEH UTARA, NANGGROE.MEDIA | Nama Wahyu Saputra, S.H.,M.H mulai...

Pertahankan WTP 2025, Lhokseumawe Tegaskan Komitmen Transparansi dan Akuntabilitas

LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA | Pemerintah Kota Lhokseumawe kembali mencatatkan prestasi...

296 Warga Bale Bujang Terima Bantuan Pangan

TAKENGON, NANGGROE.MEDIA | Babinsa (Bintara Pembina Desa) secara aktif...

Keseriusan Babinsa Dampingi Petani Merawat Tanaman

JAGONG, NANGGROE.MEDIA | Babinsa (Bintara Pembina Desa) di berbagai...

Topics

Pelantikan Akbar FH Unimal Kukuhkan Ratusan Pengurus Ormawa dan Himpunan Mahasiswa Magister Hukum

LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA | Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh (FH Unimal)...

Wahyu Saputra, Anak Muda Tangguh di Bursa Calon Komisaris PT Bina Usaha Aceh Utara

ACEH UTARA, NANGGROE.MEDIA | Nama Wahyu Saputra, S.H.,M.H mulai...

Pertahankan WTP 2025, Lhokseumawe Tegaskan Komitmen Transparansi dan Akuntabilitas

LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA | Pemerintah Kota Lhokseumawe kembali mencatatkan prestasi...

296 Warga Bale Bujang Terima Bantuan Pangan

TAKENGON, NANGGROE.MEDIA | Babinsa (Bintara Pembina Desa) secara aktif...

Keseriusan Babinsa Dampingi Petani Merawat Tanaman

JAGONG, NANGGROE.MEDIA | Babinsa (Bintara Pembina Desa) di berbagai...

IPNU Lhokseumawe: KEK Arun Harus Jadi Pusat Pengolahan Gas Blok Andaman

LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA | Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama...

Polres Aceh Selatan Ungkap Dua Kasus Penggelapan, Satu Pelaku Bersembunyi di Lemari

ACEH SELATAN, NANGGROE.MEDIA | Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres...

Aksi Nyata Kemanunggalan TNI dan Rakyat di Lingkungan Masyarakat

SILIH NARA, NANGGROE.MEDIA | Babinsa Koramil 08/Silihnara, Kodim 0106/Aceh...

Related Articles

Popular Categories