Demi Martabat Aceh, Saya Minta Paslon Gubernur 01 Segera Stop Polarisasi Politik Aceh ! 

BANDA ACEH, NANGGROE.MEDIA – Pasca dihentikan debat ketiga oleh Pelaksana Pesta rakyat yang berbentuk Demokrasi oleh KIP Aceh saya melihat polarisasi yang dilakukan oleh “ Master Camp “ Paslon Gub Nomor urut 01, sudah keterlaluan! (21 November 2024).

Narasi yang ditebar oleh Timses 01 tersebut via Sosmed, influenzer, Buzzer serta “ Pelanduk Politik “ pendukung 01 di Media Massa sudah tidak layak di konsumsi oleh publik, ini adalah kemunduran dalam tatanan kemajuan demokrasi di Provinsi Aceh.

Perlu saudara Bustami ketahui bahwa pasca Damai Aceh tahun 2005 di Helsinki yang telah terjadi itu tentu atas dedikasi dan kesungguhan kedua belah pihak Yaitu Pemerintah Republik Indonesia dan Gerakan Aceh Merdeka ( GAM ) dalam menyelamatkan Rakyat Aceh agar tidak terlalu dalam terjebak dalam jurang perang saudara yang menghasilkan korban jiwa dan harta yang penuh dengan amisnya darah dan air mata.

Perjanjian tersebut pula yang mengantarkan aceh ke gerbang peradaban baru Post conflict selama 32 tahun sejak Wali Hasan Ditiro mendeklarasikan gerakan perjuangan pembebasan Aceh sejak tahun 2006.

Tak elok lah, narasi bahasa “ awak Toet rumoh sikula, bodoh, awai bangai “ serta di serang framing oleh Bustami – Fadhil takut dalam berdebat serta orang primitif atau diklasifikasikan bahwa group pasangan Cagub Kami sang Panglima H Muzakir Manaf dan H Fadhullah SE adalah pasangan inferior yang menjadi momok aliran brutalisme serta vandalisme politik ini cara bejat dan picik serta kejam tak beretika dengan perkembangan masa penuh kemajuan teknologi sekarang ini, kenapa ? Karena tidak mau meninggalkan legacy demokrasi penuh ujaran dan sifat kebencian kepada generasi penerus Aceh kedepan, dalam sejarah politik Pilkada aceh baru Pilkada kali ini tidak ada korban jiwa akibat pembunuhan baik di bacok atau tertembak senjata api yang tak bertuan.

Dengan dinamika perkembangan polarisasi dan dikotomi politik yang di injeksi oleh Master Camp Bustami dan Timsesnya yang sudah sangat tajam membuat saya harus angkat bicara, karena sebelum terlalu terbentuk iris belah jurang pemisah permusuhan dan terkotak kotak group pendukung yang notabene rakyat aceh yang bersaudara, mulai hari ini segara hentikan, ujar Hamidy Arsa SIP, Msi yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua DPD Gerindra Aceh.

Bustami dan Fadil harus tahu, bahwa dana Otsus Aceh serta berbagai hak keistimewaan Aceh dalam UUPA Nomor 11 tahun 2006 adalah turunan dari MoU Helsinki, kita bayar mahal dengan korban puluhan Ribu nyawa melayang baik konflik maupun gempa dan tsunami yang meluluh lantak Aceh pada tahun 2004.

Bustami dan Fadhil jangan gagal paham bahwa Muzakir manaf adalah mantan Panglima Tertinggi gerakan Aceh merdeka yang telah bersusah payah merawat damai Aceh selama 19 Tahun sedangkan Fadhullah adalah Komandan Operasi GAM wilayah Pidie dan telah berpengalaman

Di parlemen Pusat juga cukup mumpuni didalam politik, untuk itu saya tegaskan Hentikan Politik sesat, Politik Polarisasi, Politik Dikotomi serta Politik Playing Victim, karena kalian sadar sedang berhadapan dengan siapa, saran saya segera hentikan, jangan kalian bangunkan harimau yang sedang tidur, mari kita berpolitik secara elegan dan sehat serta penuh kedewasaan dan totalitas secara bermoral, tutup Hamidy Arsa yang juga alumnus Université Dauphine Paris, France 1988.

Hot this week

Gas Lpg 12 Kg Tembus Rp 250 Ribu di Aceh Tengah, Pelaku Usaha: Sangat Memberatkan

TAKENGON, NANGGROE.MEDIA | Sejak 18 April 2026, Gas LPG...

Anak Berusia 17 Tahun di Takengon Jadi Korban Pemerkosaan

TAKENGON, NANGGROE.MEDIA | Seorang pria berinisial MAD (21), warga...

Mendagri Tinjau Insfrastruktur Pascabencana di Bener Meriah dan Aceh Tengah

BENER MERIAH, NANGGROE.MEDIA | Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito...

Babinsa Koramil Jagong Melaksanakan Karya Bakti Di Desa Binaan

ACEH TENGAH, NANGGROE.MEDIA | Dengan kehadiran Babinsa Koramil 06/Jagong...

Kota Lhokseumawe Duduki Peringkat Kedua Daerah Paling Maju di Aceh Berdasarkan IDSD 2025

LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA - Kota Lhokseumawe kembali menunjukkan capaian positif...

Topics

Gas Lpg 12 Kg Tembus Rp 250 Ribu di Aceh Tengah, Pelaku Usaha: Sangat Memberatkan

TAKENGON, NANGGROE.MEDIA | Sejak 18 April 2026, Gas LPG...

Anak Berusia 17 Tahun di Takengon Jadi Korban Pemerkosaan

TAKENGON, NANGGROE.MEDIA | Seorang pria berinisial MAD (21), warga...

Mendagri Tinjau Insfrastruktur Pascabencana di Bener Meriah dan Aceh Tengah

BENER MERIAH, NANGGROE.MEDIA | Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito...

Babinsa Koramil Jagong Melaksanakan Karya Bakti Di Desa Binaan

ACEH TENGAH, NANGGROE.MEDIA | Dengan kehadiran Babinsa Koramil 06/Jagong...

Kota Lhokseumawe Duduki Peringkat Kedua Daerah Paling Maju di Aceh Berdasarkan IDSD 2025

LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA - Kota Lhokseumawe kembali menunjukkan capaian positif...

Kodim 0106 Aceh Tengah Siap Dukung Penanganan dan Pengamanan Wilayah Terdampak Sinkhole

ACEH TENGAH, NANGGROE.MEDIA | Komandan Kodim 0106/Aceh Tengah Letkol...

Berikut Informasi Harga Emas Sebagian Wilayah Aceh

ACEH, NANGGROE.MEDIA | Berikut disampaikan, harga emas di sejumlah...

Personel Koramil 05/Linge Turun Lapangan Cek Harga Sembako 

ACEH TENGAH, NANGGROE.MEDIA | Babinsa Koramil 05/Linge Serda Ihsan...

Related Articles

Popular Categories