Ada Gerakan Sembah Berhala, PUBG Mobile Hapus Mode Hutan Misterius

Nanggroe.net, | Tencent Games telah menghapus mode baru baru di map Sanhok di PUBG Mobile. mode bernama Hutan Misterius ini hanya bertahan lima hari sejak resmi diluncurkan.

Dilansir Dot Esports, Senin (15/6). penyebab dihapusnya mode ini karena menuai kontrovesi karena ada gerakan menyembah berhala atau patung.

Sebelumnya, mode ini mendapatkan banyak kritikan dari banyak pemain karena dianggap sebagai tindakan menyembah berhala dan meminta Tencent untuk segera menghapusnya.

Dalam mode ini pemain melakukan semacam ‘berdua’ di depan totem untuk mendapatkan beberapa item, seperti helm, rompi, health kits, senjata, energy drinks, dan banyak lagi.

“Kami sangat menyesal beberapa fitur dalam game yang telah menyinggung beberapa pemain,” tulis Tencent dalam pernyataan resminya kepada Gulf News.

“Kami menghormati nilai-nilai dan tradisi para pemain dan kami menyesal telah membuat rasa sakit dan kepedihan. Kami telah menghapus gerakan ‘salah’ tersebut,” lanjutnya.

Namun, meski Tencent mengatakan menghapus gerakan terlarang itu, tapi mode Hutan Misterius sudah tidak ada lagi di dalam game PUBG Mobile.

Ada kemungkinan Tencent menghapus keseluruhan mode tersebut dan mengganti gerakan terlarang tersebut dan kembali akan memunculkan mode Hutan Misterius.

Hot this week

Hardikda 2026 Di Aceh Timur Khidmat Bupati Al- Farlaky Galakkan Gerakan Guru Tanam 10.000 Pohon

ACEH TIMUR, NANGGROE.MEDIA | Peringatan Hari Pendidikan Daerah (HARDIKDA)...

Pemerintah Kabupaten Aceh Timur Terima Bantuan Alkes Dari RSO Soeharso Surakarta

ACEH TIMUR, NANGGROE.MEDIA | Pemerintah Kabupaten Aceh Timur menerima...

Wali Kota Lhokseumawe Terima Kunjungan Silaturahmi Dari Kuya Ali “Seniman Aceh”

LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA | Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar,...

Pengaspalan Jalan Medan-Banda Aceh Muara Satu Dikebut, Paloh Ditargetkan Rampung Malam Ini

LHOKSEUMAWE | NANGGROE.MEDIA - Pembangunan jalan di wilayah Kecamatan...

Usai Videonya Viral, Cut Salwa Minta Maaf dan Serahkan Persoalan ke Proses Hukum

NANGGROE.MEDIA | Cut Salwa Nabila menyampaikan permohonan maaf secara...

Topics

Hardikda 2026 Di Aceh Timur Khidmat Bupati Al- Farlaky Galakkan Gerakan Guru Tanam 10.000 Pohon

ACEH TIMUR, NANGGROE.MEDIA | Peringatan Hari Pendidikan Daerah (HARDIKDA)...

Pemerintah Kabupaten Aceh Timur Terima Bantuan Alkes Dari RSO Soeharso Surakarta

ACEH TIMUR, NANGGROE.MEDIA | Pemerintah Kabupaten Aceh Timur menerima...

Wali Kota Lhokseumawe Terima Kunjungan Silaturahmi Dari Kuya Ali “Seniman Aceh”

LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA | Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar,...

Pengaspalan Jalan Medan-Banda Aceh Muara Satu Dikebut, Paloh Ditargetkan Rampung Malam Ini

LHOKSEUMAWE | NANGGROE.MEDIA - Pembangunan jalan di wilayah Kecamatan...

Usai Videonya Viral, Cut Salwa Minta Maaf dan Serahkan Persoalan ke Proses Hukum

NANGGROE.MEDIA | Cut Salwa Nabila menyampaikan permohonan maaf secara...

Dari Huntap hingga Irigasi, Satgas PRR Petakan Kebutuhan Pemulihan Pascabencana Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE | NANGGROE.MEDIA - Upaya percepatan pemulihan pascabencana di...

Satgas PRR Tinjau Waduk Pusong, Pemko Lhokseumawe Perkuat Infrastruktur Pengendali Banjir

LHOKSEUMAWE | NANGGROE.MEDIA - Tim Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi...

Wali Kota Lhokseumawe Pimpin Monitoring dan Evaluasi Tim Satgas PRR

LHOKSEUMAWE | NANGGROE.MEDIA - Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti...

Related Articles

Popular Categories