MaTA: Kasus Tanggul Cunda-Meraksa Harus Tuntas Secara Hukum

Nanggroe.net, Banda Aceh | Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA) mengingatkan Kejaksaan Negeri Kota Lhokseumawe untuk dapat menuntaskan penanganan kasus pembambangunan “tanggul Fiktif” yang bersumber anggaran otsus Aceh secara utuh dan tidak mengesampingkan pelanggaran hukum yang nyata telah terjadi.

Dalam konteks pemahaman di level Aparatur Penegak Hukum (APH) sudah clear, Korupsi merupakan Kejahatan luas Biasa ( extra ordinary crime) jadi dalam proses penanganannya juga harus luar biasa.
langkah pihak rekanan yang telah melakukan pengembalian keuangan Negara ke kas Daerah pada Kamis, (21/1/2021) hanya menjadi bagian dari pertimbangan “meringankan saja” ketika sudah di pengadilan.

Akan tetapi terjadinya pengembalian keuangan ke kas secara cepat juga menjadi titik penting bagi Kejaksaan untuk meneliti kembali, artinya paket ini dapat terjadi ada kesepakat “jahat” di level pejabat Negara sehingga mudah di awal terjadinya pencarian dan begitu juga di saat pengembalian ketika katahuan.

Baca Juga : Dugaan Proyek Fiktif 4,9 Milyar di Kota Lhokseumawe

Penyelamatan potensi kerugian keuangan Negara satu langkah yang penting akan tetapi penindakan terhadap pelaku menjadi lebih penting karna kalau kita dalami kasus ini di awal terjadi kesepakan untuk melakukannya.


“Pengembalian potensi kerugian Negara, Kejaksaan tidak dapat menghentikannya begitu saja dengan alasan belum masuk tahap penyidikan. karna niat para pelaku jelas di awal” Tutur Alfian Kordinator MaTA

Baca Juga : BEM Hukum Unimal : Jika Penyelidikan Dugaan Kasus Korupsi Proyek Fiktif 4,9 Milyar Dihentikan, Kami Akan Melakukan Aksi Ke Kejari Lhokseumawe


Kemudia Alfia melanjutkan “penghentian kasus menjadi preseden buruk dalam pemberantasan korupsi oleh “Negara”. karna UU korupsi sudah jelas mengaturnya dan mengabaikan mandat dari UU tersebut merupakan pelanggaran yang serius. Publik menilai kalau suatu kasus korupsi sudah ketahuan dan uangnya bisa dikembalikan tanpa ada proses hukum jelas mencederai keadilan dan ini jelas lahir ketidak percayaan publik terhadap Aparat Penegak Hukum (APH) . MaTA tetap berpegang, pengembalian kerugian keuangan negara tidak menghapus pidana korupsi” Tegas Alfian

“MaTA sebelumnya sudah mengingatkan pada Kejaksaan tidak fokus hanya pada penyalamatan keuangan saja tapi proses Hukum harus jalan dan kami akan melakukan langkah selanjunya kalau kejaksaan benar-benar benar menghentikan kasus tersebut dengan alasan uangnya sudah di kembalikan. apalagi kasus tersebut sudah menjadi konsumsi publik” tutup Alfian

Hot this week

Kritik Harus Berbasis Argumentasi dan Data, Bukan Menyerang Personal

MANGGGROE.MEDIA | Indonesia adalah negara demokrasi yang menjamin kebebasan...

Pelantikan Akbar FH Unimal Kukuhkan Ratusan Pengurus Ormawa dan Himpunan Mahasiswa Magister Hukum

LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA | Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh (FH Unimal)...

Wahyu Saputra, Anak Muda Tangguh di Bursa Calon Komisaris PT Bina Usaha Aceh Utara

ACEH UTARA, NANGGROE.MEDIA | Nama Wahyu Saputra, S.H.,M.H mulai...

Pertahankan WTP 2025, Lhokseumawe Tegaskan Komitmen Transparansi dan Akuntabilitas

LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA | Pemerintah Kota Lhokseumawe kembali mencatatkan prestasi...

296 Warga Bale Bujang Terima Bantuan Pangan

TAKENGON, NANGGROE.MEDIA | Babinsa (Bintara Pembina Desa) secara aktif...

Topics

Kritik Harus Berbasis Argumentasi dan Data, Bukan Menyerang Personal

MANGGGROE.MEDIA | Indonesia adalah negara demokrasi yang menjamin kebebasan...

Pelantikan Akbar FH Unimal Kukuhkan Ratusan Pengurus Ormawa dan Himpunan Mahasiswa Magister Hukum

LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA | Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh (FH Unimal)...

Wahyu Saputra, Anak Muda Tangguh di Bursa Calon Komisaris PT Bina Usaha Aceh Utara

ACEH UTARA, NANGGROE.MEDIA | Nama Wahyu Saputra, S.H.,M.H mulai...

Pertahankan WTP 2025, Lhokseumawe Tegaskan Komitmen Transparansi dan Akuntabilitas

LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA | Pemerintah Kota Lhokseumawe kembali mencatatkan prestasi...

296 Warga Bale Bujang Terima Bantuan Pangan

TAKENGON, NANGGROE.MEDIA | Babinsa (Bintara Pembina Desa) secara aktif...

Keseriusan Babinsa Dampingi Petani Merawat Tanaman

JAGONG, NANGGROE.MEDIA | Babinsa (Bintara Pembina Desa) di berbagai...

IPNU Lhokseumawe: KEK Arun Harus Jadi Pusat Pengolahan Gas Blok Andaman

LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA | Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama...

Polres Aceh Selatan Ungkap Dua Kasus Penggelapan, Satu Pelaku Bersembunyi di Lemari

ACEH SELATAN, NANGGROE.MEDIA | Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres...

Related Articles

Popular Categories