Pemkab Aceh Timur Gerak Cepat Tangani Kebakaran di Lokasi Sumur Minyak Tradisional Darul Ihsan

ACEH TIMUR, NANGGROE.MEDIA | Pemerintah Kabupaten Aceh Timur bergerak cepat merespons terjadinya kebakaran di lokasi sumur minyak yang dikelola masyarakat secara tradisional di Dusun Utama, Gampong Lhok Leumak, Kecamatan Darul Ihsan, Minggu (5/7/2026) sekitar pukul 13.30 WIB.

Berdasarkan laporan dari Pemerintah Kecamatan Darul Ihsan, hingga saat ini belum terdapat laporan adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Pemerintah Kabupaten Aceh Timur terus berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan, unsur TNI-Polri, serta instansi terkait untuk memastikan proses penanganan berjalan dengan baik.

Sebagai langkah awal pengamanan, pihak kepolisian telah memasang garis polisi (police line) di sekitar lokasi kejadian guna mencegah masyarakat memasuki area yang masih berbahaya serta menghindari potensi jatuhnya korban.

Dalam keterangan resminya, Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., mengatakan bahwa keselamatan masyarakat merupakan prioritas utama dalam setiap penanganan bencana maupun keadaan darurat. Karena itu, seluruh perangkat daerah diminta bergerak cepat dan memperkuat koordinasi lintas sektor.

“Begitu menerima laporan, kami langsung menginstruksikan BPBD bersama seluruh instansi terkait untuk segera turun ke lokasi. Penanganan harus dilakukan secara cepat dan terkoordinasi, namun yang paling penting adalah memastikan keselamatan masyarakat.

Saya mengimbau warga agar tidak mendekati lokasi kebakaran dan mematuhi seluruh arahan petugas di lapangan demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Bupati.

Al-Farlaky juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang telah bergerak cepat, mulai dari pemerintah kecamatan, TNI, Polri, BPBD, hingga masyarakat yang ikut membantu penanganan di lapangan.

Sementara itu secara terpisah (Plt.) Kepala Pelaksana BPBD Aceh Timur, Syahrizal Fauzi, S.STP., M.AP., mengatakan tim BPBD bersama armada pemadam kebakaran telah berada di lokasi untuk melakukan upaya pemadaman hingga malam ini. Namun hingga saat ini pusat titik api belum bisa dipadamkan lantaran semburan minyak masih aktif.

Menurutnya, petugas memusatkan upaya pendinginan pada radius sekitar 100 meter dari titik pusat kebakaran sebagai langkah mengantisipasi agar api tidak meluas ke lahan milik warga.

“Petugas saat ini terus berjibaku melakukan pemadaman dan pendinginan di sekitar lokasi. Fokus kami adalah mencegah api merambat ke area lain, terutama lahan milik masyarakat yang berada di sekitar lokasi kejadian,” kata Syahrizal.

Ia menjelaskan, sejumlah unit armada pemadam kebakaran dikerahkan dari sejumlah pos pemadam yang dibantu dari Pos Peurelak, Pos Ranto Peureulak, Pos Idi, Pos Julok dan diperkuat personel BPBD bersama unsur TNI, Polri, serta masyarakat yang turut membantu proses penanganan.

Meski demikian, proses pemadaman menghadapi kendala karena lokasi kebakaran berada di area yang sempit dan perbukitan sehingga menyulitkan manuver armada pemadam dan membatasi ruang gerak petugas saat melakukan operasi di lapangan.

“Kondisi lokasi memang cukup sulit dijangkau oleh armada pemadam. Namun demikian, hingga saat ini petugas masih terus berupaya semaksimal mungkin melakukan pemadaman agar api dapat segera dikendalikan,” jelasnya.

Syahrizal juga mengimbau masyarakat agar tidak mendekati lokasi kebakaran karena kondisi di sekitar titik kejadian masih sangat berbahaya.

“Kami meminta masyarakat untuk tidak memasuki atau mendekati area kebakaran. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama, sehingga kami berharap seluruh warga mematuhi arahan petugas sampai kondisi benar-benar dinyatakan aman,” pungkasnya.

Hingga berita ini disampaikan, proses pemadaman masih terus berlangsung 20 orang tim pemadam masih bertahan dilokasi dan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur terus memantau perkembangan situasi melalui tim yang berada di lapangan.

Hot this week

Sodomi Anak Kandung Berulang Kali, Polresta Banda Aceh Tetapkan Warga Aceh Besar Sebagai Tersangka

BANDA ACEH, NANGGROE.MEDIA - Polresta Banda Aceh mengungkap tindak...

Polresta Banda Aceh Tetapkan Pria 32 Tahun Tersangka Pelecehan Anak

BANDA ACEH, NANGGROE.MEDIA - Polresta Banda Aceh mengungkap tindak...

Ketua TP PKK Salurkan Bantuan Usaha Ekonomi Produktif

ACEH TIMUR, MANGGROE.MEDIA - Ketua Tim Penggerak (TP PKK)...

Wakil Gubernur Bisa Menjadi Gubernur, Begini Ketentuan Hukumnya Menurut UU Pemerintahan Aceh

BANDA ACEH, NANGGROE.MEDIA | Wakil Gubernur tidak hanya berperan...

Empat Bencana Warnai Indonesia di Era Prabowo-Gibran, dari Gempa NTT hingga Kekeringan Jawa

JAKARTA, NANGGROE.MEDIA - Berbagai bencana melanda sejumlah wilayah Indonesia...

Topics

Sodomi Anak Kandung Berulang Kali, Polresta Banda Aceh Tetapkan Warga Aceh Besar Sebagai Tersangka

BANDA ACEH, NANGGROE.MEDIA - Polresta Banda Aceh mengungkap tindak...

Polresta Banda Aceh Tetapkan Pria 32 Tahun Tersangka Pelecehan Anak

BANDA ACEH, NANGGROE.MEDIA - Polresta Banda Aceh mengungkap tindak...

Ketua TP PKK Salurkan Bantuan Usaha Ekonomi Produktif

ACEH TIMUR, MANGGROE.MEDIA - Ketua Tim Penggerak (TP PKK)...

Wakil Gubernur Bisa Menjadi Gubernur, Begini Ketentuan Hukumnya Menurut UU Pemerintahan Aceh

BANDA ACEH, NANGGROE.MEDIA | Wakil Gubernur tidak hanya berperan...

Empat Bencana Warnai Indonesia di Era Prabowo-Gibran, dari Gempa NTT hingga Kekeringan Jawa

JAKARTA, NANGGROE.MEDIA - Berbagai bencana melanda sejumlah wilayah Indonesia...

Wali Kota Sayuti Dampingi Bupati Simeulue Kunjungi Sekolah Rakyat

LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA | Wali Kota Lhokseumawe Dr. Sayuti Abubakar,...

Wali Kota Lhokseumawe Tinjau Langsung Proses Pembelajaran Sekolah Rakyat Terintegrasi 2

LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA - Wali Kota Lhokseumawe Dr. Sayuti Abubakar,...

Bupati Al-Farlaky Undang Fadli Zon Hadiri Seminar Monisa di Peureulak

JAKARTA, NANGGROE.MEDIA - Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky,...

Related Articles

Popular Categories