ACEH TIMUR, NANGGROE.MEDIA | Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si menegaskan bahwa pembangunan kembali SD Negeri Teumpeun di Kecamatan Peureulak Barat merupakan investasi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah tersebut.
Hal itu disampaikan Al-Farlaky saat menghadiri peletakan batu pertama pembangunan sekolah yang didukung Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas, Rabu (24/6/2026).
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Timur dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan terima kasih kepada manajemen Harian Kompas dan para pembaca Kompas yang telah mendonasikan dana kemanusiaannya untuk membantu masyarakat Aceh Timur,” kata Al-Farlaky.
Menurutnya, Aceh Timur menjadi salah satu daerah yang terdampak cukup parah akibat banjir besar yang terjadi pada tahun lalu sehingga sejumlah fasilitas pendidikan mengalami kerusakan.
Bupati menjelaskan, penetapan SD Negeri Teumpeun sebagai lokasi pembangunan telah melalui proses diskusi dan survei lapangan bersama pihak Kompas, konsultan, dan dinas terkait. Faktor aksesibilitas menjadi salah satu pertimbangan utama agar proses pembangunan berjalan lancar.
“Awalnya ada beberapa lokasi yang kami usulkan, namun karena pertimbangan akses dan distribusi material, akhirnya dipilih SD Negeri Teumpeun di Peureulak Barat. Sekolah ini akan dibangun kembali secara menyeluruh dengan fasilitas yang lebih baik, termasuk rumah guru,” ujarnya.
Al-Farlaky juga meminta seluruh unsur pemerintah gampong dan masyarakat setempat untuk memberikan dukungan penuh terhadap pembangunan sekolah tersebut.
“Saya sudah meminta kepada keuchik dan perangkat desa agar mendukung penuh pembangunan ini. Tidak boleh ada pihak yang menghambat pembangunan sekolah ini karena semuanya untuk kepentingan pendidikan anak-anak kita,” tegasnya.
Ia berharap kehadiran sekolah baru nantinya mampu menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, aman, dan berkualitas bagi para siswa.
“Kita ingin menghadirkan sekolah yang nyaman, aman, dan berkualitas. Generasi yang lahir dari sekolah-sekolah yang baik akan menjadi modal utama dalam mewujudkan Aceh yang lebih maju di masa depan,” pungkas Al-Farlaky.
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Aceh Timur, jajaran Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, pihak Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas, para guru, tokoh masyarakat, dan warga setempat.

