ACEH TIMUR, NANGGROE.MEDIA | Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., menegaskan pelatihan pembuatan pupuk organik harus memberikan manfaat nyata bagi petani dan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial.
Hal itu disampaikan saat membuka Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik yang diselenggarakan Bank Indonesia di Hotel Royal Idi, Senin (29/6/2026).
Menurut Al-Farlaky, setiap pelatihan yang dibiayai pemerintah maupun lembaga nonpemerintah menggunakan anggaran yang tidak sedikit. Karena itu, ilmu yang diperoleh peserta harus benar-benar diterapkan untuk meningkatkan produktivitas pertanian.
“Saya tidak ingin pelatihan ini hanya selesai di atas kertas. Ilmu yang diperoleh harus dipraktikkan sehingga benar-benar memberi manfaat bagi petani,” ujar Al-Farlaky.
Ia juga meminta seluruh ketua kelompok tani memastikan peserta yang mengikuti berbagai program pelatihan merupakan petani aktif agar setiap bantuan dan program pemberdayaan tepat sasaran.
Bupati menilai pelatihan pembuatan pupuk organik dapat menjadi salah satu solusi bagi petani dalam meningkatkan hasil pertanian sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia.

