BANDA ACEH, NANGGROE.MEDIA | Ratusan alumni Dayah Ulumuddin dari lintas generasi berkumpul dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang dirangkai dengan peusijuek Ketua Umum Alumni Dayah Ulumuddin, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., di Anjungan Kota Lhokseumawe, Banda Aceh, Minggu (20/9/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh khidmat sekaligus menjadi momentum mempererat silaturahmi antarsesama alumni. Para alumni dari berbagai angkatan hadir dan mengikuti rangkaian kegiatan, mulai dari kenduri maulid, tausiah, peusijuek hingga santunan anak yatim.
Peringatan Maulid Nabi tahun ini tidak hanya dimaknai sebagai momentum untuk mengenang kelahiran Rasulullah Muhammad SAW, tetapi juga sebagai ruang untuk memperkuat persaudaraan, kepedulian sosial dan kebersamaan para alumni yang kini tersebar di berbagai daerah.
Ketua Umum Alumni Dayah Ulumuddin, Dr. Sayuti Abubakar, mengatakan kecintaan kepada Rasulullah SAW tidak cukup hanya diwujudkan melalui peringatan Maulid. Menurutnya, keteladanan Nabi Muhammad SAW perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Maulid Nabi ini jangan hanya kita maknai sebagai kegiatan seremonial. Yang paling penting adalah bagaimana kita kembali mengingat perjuangan dan akhlak Rasulullah, kemudian kita terapkan dalam kehidupan kita,” ujar Sayuti.
Alumni leting ketiga Dayah Ulumuddin Uteunkot Cunda, Kecamatan Muara Dua, yang juga Wali Kota Lhokseumawe tersebut menyebut Rasulullah SAW telah memberikan teladan dalam membangun kehidupan masyarakat yang dilandasi kasih sayang, persaudaraan, kejujuran dan kepedulian terhadap sesama.
Karena itu, kata dia, momentum Maulid Nabi sangat relevan untuk terus memperkuat hubungan sosial, termasuk hubungan kekeluargaan di antara alumni Dayah Ulumuddin.
“Semoga kebersamaan yang kita bangun hari ini tidak berhenti setelah acara selesai, tetapi terus kita jaga dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Peringatan Maulid tahun ini dipusatkan di Banda Aceh, setelah pada tahun sebelumnya kegiatan serupa dilaksanakan di Kota Lhokseumawe.
Kegiatan tersebut juga menjadi momentum bagi para alumni untuk memberikan peusijuek kepada Sayuti Abubakar menyusul amanah barunya sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Aceh masa bakti 2026–2031.
Koordinator acara, Razie, mengatakan para alumni memandang amanah tersebut sebagai tanggung jawab baru yang perlu didukung dengan doa dan semangat kebersamaan.
“Dalam bulan Maulid ini abang kami mendapatkan amanah baru untuk kepentingan Aceh dan orang banyak. Sudah sepatutnya kami sesama santri terus memberikan support dan semangat,” ujar Razie.
Ia menegaskan, para alumni siap memberikan dukungan moral kepada Sayuti dalam menjalankan amanah tersebut.
“Kita siap mendoakan dan memberikan dukungan kepada abang kami untuk Aceh terus membaik,” tutupnya.
Rangkaian kegiatan dimulai sekitar pukul 10.30 WIB. Selain kenduri Maulid dan peusijuek, panitia juga memberikan santunan kepada anak yatim.
Berdasarkan pantauan di lokasi, rangkaian acara seremonial berakhir sekitar pukul 13.30 WIB. Setelah itu, para tamu undangan dan alumni dipersilakan menikmati hidangan kenduri Maulid secara bersama-sama.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang memperkuat ikatan kekeluargaan alumni Dayah Ulumuddin, dengan semangat menjadikan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW sebagai bagian dari kehidupan dan pengabdian di tengah masyarakat.

