JAKARTA, NANGGROE.MEDIA – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., terus melakukan berbagai langkah untuk mempercepat pemulihan masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Aceh Timur.
Serangkaian komunikasi dan pertemuan dengan kementerian serta lembaga pemerintah pusat dilakukan untuk memastikan berbagai kebutuhan masyarakat pascabencana dapat segera direalisasikan.
Salah satunya melalui pertemuan dengan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Muhammad Tito Karnavian di Jakarta. Dalam pertemuan tersebut, Bupati Al-Farlaky menyampaikan langsung berbagai persoalan yang masih dihadapi masyarakat Aceh Timur dalam proses pemulihan pascabanjir.
Menurut Bupati, perjuangan pemerintah daerah tidak hanya sebatas penanganan darurat, tetapi juga memastikan seluruh tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
Beberapa hal yang terus dikawal di antaranya penyaluran bantuan hidup (jadup), dana stimulan, bantuan perabot rumah tangga, serta rehabilitasi dan rekonstruksi rumah warga yang terdampak.
Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Aceh Timur akan terus berkomunikasi dengan kementerian dan lembaga terkait agar tidak ada hak masyarakat terdampak banjir yang terabaikan.
“Ini adalah amanah yang harus kami perjuangkan. Pemerintah Kabupaten Aceh Timur akan terus mengetuk pintu kementerian dan lembaga di tingkat pusat agar seluruh hak masyarakat terdampak banjir dapat segera dipenuhi. Kami tidak ingin ada warga yang tertinggal dalam proses pemulihan ini,” kata Al-Farlaky.
Ia menyampaikan bahwa pemerintah daerah harus hadir untuk mengawal kepentingan masyarakat, terutama mereka yang masih menghadapi dampak bencana.
Karena itu, Bupati terus menjajaki komunikasi dengan berbagai kementerian dan lembaga pemerintah pusat sebagai bagian dari ikhtiar mempercepat pemulihan Aceh Timur.
Al-Farlaky berharap sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah semakin kuat sehingga seluruh program rehabilitasi dan rekonstruksi dapat berjalan lebih cepat, tepat sasaran, dan memberikan kepastian kepada masyarakat.
Ia juga memastikan perjuangan tersebut akan terus dilakukan hingga masyarakat terdampak banjir memperoleh bantuan dan dukungan yang menjadi hak mereka.


