40 Ribu UMKM Aceh Utara Terpuruk Pascabencana, Lentera Milenial Aceh Desak Langkah Nyata Pemerintah

Aceh Utara, NANGGROE.MEDIA | Bencana yang melanda wilayah Aceh Utara meninggalkan dampak yang sangat luas, terutama bagi sektor ekonomi masyarakat. Tercatat hampir 40.000 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terdampak, menjadikan peristiwa ini sebagai salah satu pukulan terberat bagi perekonomian lokal khususnya di Aceh Utara dalam beberapa tahun terakhir.

Tidak hanya merusak infrastruktur dan permukiman, bencana tersebut juga melumpuhkan aktivitas ekonomi masyarakat. Banyak pelaku UMKM kehilangan tempat usaha, sementara stok barang dan peralatan usaha hanyut terbawa arus. Di sisi lain, akses distribusi dan pasar turut terputus, membuat para pelaku usaha kesulitan untuk bangkit dan kembali menjalankan aktivitas ekonomi mereka.

 

Ketua Lentera Milenial Aceh

Syibral Mulasi,S.H menilai kondisi ini membutuhkan perhatian serius dari pemerintah. Ia menegaskan bahwa tanpa intervensi kebijakan yang tepat dan cepat, ribuan pelaku UMKM berpotensi mengalami kebangkrutan permanen.

“Ini bukan sekadar bencana alam, tetapi juga krisis ekonomi bagi masyarakat kecil. Pemerintah harus hadir dengan kebijakan yang konkret, mulai dari bantuan modal, pemulihan akses pasar, hingga program pendampingan bagi UMKM terdampak,” ujarnya.

Syibral juga menyoroti pentingnya komitmen jangka panjang dalam membangun ketahanan ekonomi masyarakat, khususnya bagi pelaku UMKM yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian daerah.

Menurutnya, langkah-langkah strategis seperti relaksasi kredit, bantuan langsung usaha, serta percepatan pemulihan infrastruktur ekonomi harus segera direalisasikan agar para pelaku usaha tidak semakin terpuruk.

Di tengah keterbatasan, para pelaku UMKM di Aceh Utara kini hanya bisa berharap adanya langkah cepat dan nyata dari pemerintah. Mereka berjuang untuk bangkit dari keterpurukan, menjaga keberlangsungan usaha, serta mempertahankan sumber penghidupan di tengah situasi yang serba sulit.

Bencana ini menjadi pengingat bahwa ketahanan ekonomi masyarakat, khususnya sektor UMKM, harus menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan pembangunan. Tanpa itu, pemulihan pascabencana akan berjalan lambat dan berisiko meninggalkan luka sosial-ekonomi yang berkepanjangan.

Hot this week

PGRI dan Bunda Guru Dilantik, Bupati Al- Farlaky Targetkan Sekolah Cetak SDM Unggul Di Aceh Timur 

ACEH TIMUR, NANGGROE.MEDIA | Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI)...

Bupati Al-Farlaky Sebut Pembangunan SDN Teumpeun Investasi Jangka Panjang untuk Generasi Aceh Timur

ACEH TIMUR, NANGGROE.MEDIA | Bupati Aceh Timur Iskandar Usman...

Kompas Bangun Kembali SDN Teumpeun, Aceh Timur Jadi Lokasi Pertama Program Pascabencana

ACEH TIMUR, NANGGROE.MEDIA | Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas memulai...

Ny Lismawani, Istri Bupati Al-Farlaky Raih Gelar Doktor

BANDA ACEH, NANGGROE.MEDIA | Kabar membanggakan datang dari keluarga...

Topics

PGRI dan Bunda Guru Dilantik, Bupati Al- Farlaky Targetkan Sekolah Cetak SDM Unggul Di Aceh Timur 

ACEH TIMUR, NANGGROE.MEDIA | Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI)...

Kompas Bangun Kembali SDN Teumpeun, Aceh Timur Jadi Lokasi Pertama Program Pascabencana

ACEH TIMUR, NANGGROE.MEDIA | Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas memulai...

Ny Lismawani, Istri Bupati Al-Farlaky Raih Gelar Doktor

BANDA ACEH, NANGGROE.MEDIA | Kabar membanggakan datang dari keluarga...

Juru Bicara IKA Unimal Soroti Dugaan Pelanggaran Etik Oknum Dosen, Desak Permintaan Maaf Terbuka

LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA | Ikatan Alumni Universitas Malikussaleh (IKA Unimal)...

Bupati Al-Farlaky Kumpulkan Pimpinan PKS, Bahas Harga TBS, CSR hingga Investasi di Aceh Timur

ACEH TIMUR, NANGGROE.MEDIA | Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman...

Bupati Al-Farlaky Buka Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026 Aceh Timur

ACEH TIMUR, NANGGROE.MEDIA | Bupati Aceh Timur Iskandar Usman...

Related Articles

Popular Categories