Tingkatkan Perekonomian Aceh, Kabupaten/Kota Punya Peranan Sama Dalam Membangun Industri

Nanggroe.net, Banda Aceh |Kepala Dinas Perindustrian dan Perdangangan Aceh, Ir. Mhoch Thanwier, MM, menyatakan membangun Industri di Aceh harus menyeluruh dan bersama-sama dengan kabupaten/kota. “Kenapa ini dilakukan karena membangun industry terutama industry Agro harus sama-sama karena sumber daya ada semua di tiap kabupaten kota,” katanya Ketika membuka Acara Rapar Koordinasi dan Sinkronisasi di Hermes Hotel, Kamis, 25/2, di Banda Aceh.

Acara yang dihadiri kepala dinas, kepala bidang Industri Agro dan Kasubbang program Dinas Perindustrian dan Perdangangan kab/kota turut membahas bagaimana Langkah-langkah kedepan agar Aceh terbebas dari masalah kemiskinan. “Saya menghimbau agar kadis kabupaten kota memanfaatkan warung kopi dan café untuk menjual produk-produk local atau home industry dengan display yang menarik, sehingga perekonomian di Aceh dapat meningkat seperti di luar Aceh,” katanya.

Disela-sela setelah pembukaan acara yang bertema Mewujudkan Sinkronisasi Dan Sinergisitas Program Dan Kegiatan Pengembangan Industri di Aceh, Kadis Disperindang Aceh secara otokritik meminta untuk segera membantu industri-industri yang saat ini masih belum mampu berkembang dan membimbing terutama yang izin usahanya sudah mati.

Baca Juga :

Komite I DPD RI : Kita Akan Terus Memantau Kasus Arwan Sampai Putusan

Menurutnya, Rakoor ini menjadi salah satu silahturahmi semua kabupaten kota dalam menyampaikan permasalahan dan solusi kongkrit membangun industry di Aceh. “Saya minta maaf kepada kab/kota karena belum semua kabupaten/kota bisa saya kunjungi karena baru 7 bulan saya disini, insyaallah kedepan semua kabupaten saya kunjungin,” katanya dalam sambutan dan menyalami semua peserta dari kabupaten kota setelah selesai memberikan materi. Diakhir acara pembukaan semua kadis foto Bersama dan sharing informasi.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Industri Agro dan Manufaktur Disperindang Aceh, Ridhwan, M.Dev, menyebutkan, Aceh kini sudah mulai ketinggalan jauh sekali dalam industry. “Apalagi dana otsus kita hampir habis, mau kemana kita,” katanya.

Di dalam paparanya sebagai narasumber, Ridhwan, menyebutkan, Pemerintah mempunyai beberapa sumber dana seperti APBN, APBA, DAK, dan DOKA, yang semuanya harus di raih oleh Aceh. “Apalagi sekarang ada istilah baru untuk sumber dana dengan Program PEN yaitu, Program Pemulihan Ekonomi Nasional,” sebutnya.

Baca Juga :

Sadis, IRT Di Aceh Utara Meningal Dunia Setelah Ditembak Dengan Senapan Angin, Pelaku Jadi Buronan

Menurut Ridhwan dalam Program PEN tersebut ada terdapat program strategis setor industry dan perdangangan seperti; pembinaan dan pendampingan IKM terhadap peningkatan produk, mutu, kemasan dan diversifikasi produk serta fasilitas perizinan, kemitraan, sertifikasi HAKI dan halal.

Selanjutnya, perluasan akses pasar produk IKM dengan mengikutsertakan dalam even pameran lokal, nasional dan internasional serta fasilitas pasar digital.

Acara yang dimoderatori sampai selesai, Kepala Seksi Industri Agro Disperindang Aceh Bidang Pengembangan Industri Agro dan Manufaktur, Umri Praja Muda, M.Si, sekaligus ketua panitia mengatakan, acara Rakoor dan Sinkronisasi ini merupakan salah satu sharing informasi terhadap perkembangan industry yang ada di Aceh. “ Selama ini kita hampir tidak pernah membuat acara Rakor dan Sinkronisas boleh dikatakan lebih 3 tahun, hari ini terungkap ternyata banyak sekali persoalan-persaoalan di daerah yang tidak sampai ke Disperindang Aceh,” katanya usai menyampaikan sambutan panitia.

Sehingga, kata Umri Praja Muda, acara ini akan menjadi agenda tahunan dimana setiap tahun akan dilakukan dua kali yang khsusus membicarakan perkembangan Industri Agro sampai turunannya.

Baca Juga :

Menjelang Putusan Pengadilan Terhadap Mahasiswa Unimal, Aktivis HAM Angkat Suara

Umri praja muda dalam sambutanya juga menyebutkan bahwa, tujuan diadakan rakor dan sinkronisasi ini yaitu, pertama mengetahui kendala yang dihadapi terhadap pengembangan Industri Agro dan Manufaktur di Kab/Kota, kedua, agar terciptanya pengembangan industri yang dapat memberikan kemudahan dan memiliki daya tarik bagi investor, ketiga, terciptanya langkah/strategi bersama Kab/Kota untuk menarik investor di Aceh, dan keempat, terintegrasi Perencanaan dan Penganggaran di Sektor Industri antar Provinsi dan Kab/Kota.

Umri Praja Muda menyebutkan, acara yang dihadiri 69 orang dari kab/kota, menampilkan beberapa narasumber selain kadis Disperindang Aceh, Kabid PIAM Disperindang Aceh, Bappeda Aceh dari Tim e-Planning dan SIPD Bappeda Aceh, Emi Riza, ST. Sedangkan narasumber lainnya berasal dari Kepala Kanwil Bea Cukai Aceh, Safuadi.

Hot this week

Bupati Al-Farlaky Buka Khitan Massal Baitul Mal, 118 Anak Terima Layanan dan Santunan

ACEH TIMUR, NANGGROE.MEDIA | Pemerintah Kabupaten Aceh Timur melalui...

Bupati Aceh Timur Maafkan Dun Belanda atas Fitnah Terhadap Dirinya 

ACEH TIMUR, NANGGROE.MEDIA | Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman...

Raih Apresiasi Bunda PAUD Nasional, Bunda PAUD Lhokseumawe Bagikan Praktik Baik pada Penguatan Pokja se-Aceh

BANDA ACEH, NANGGROE.MEDIA | Bunda PAUD Kota Lhokseumawe, Ny....

Bupati Al-Farlaky Percepat Pembangunan Huntap Serba Jadi

ACEH TIMUR, NANGGROE.MEDIA | Bupati Aceh Timur Iskandar Usman...

Nobar Final Piala Dunia 2026 di Kediaman Bupati Al-Farlaky Berlangsung Meriah

Aceh Timur, NANGGROE.MEDIA | Nonton bareng (nobar) laga final...

Topics

Bupati Al-Farlaky Buka Khitan Massal Baitul Mal, 118 Anak Terima Layanan dan Santunan

ACEH TIMUR, NANGGROE.MEDIA | Pemerintah Kabupaten Aceh Timur melalui...

Bupati Aceh Timur Maafkan Dun Belanda atas Fitnah Terhadap Dirinya 

ACEH TIMUR, NANGGROE.MEDIA | Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman...

Bupati Al-Farlaky Percepat Pembangunan Huntap Serba Jadi

ACEH TIMUR, NANGGROE.MEDIA | Bupati Aceh Timur Iskandar Usman...

Nobar Final Piala Dunia 2026 di Kediaman Bupati Al-Farlaky Berlangsung Meriah

Aceh Timur, NANGGROE.MEDIA | Nonton bareng (nobar) laga final...

Wali Kota Lhokseumawe Perintahkan Kepala BPKD, dalam 1×24 Jam Persoalan PPPK Harus Selesai

JAKARTA, NANGGROE.MEDIA | Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar,...

Ketua Rakan Milenial Mualem Lhokseumawe, Aidil Fikri Siap Mengabdi untuk Gampong Blang Panyang

LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA | Tokoh muda Aidil Fikri menyatakan kesiapannya...

DPRK Lhokseumawe Dukung Pengukuhan Baitul Mal Gampong Batuphat Timur

LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA | Anggota DPRK Kota Lhokseumawe, Tgk H....

Related Articles

Popular Categories