Sengketa Tapal Batas, Tokoh Masyarakat : Jangan Kedepankan Kepentingan Hingga Hubungan Blang Pante dan Plu Pakam Retak

Nanggroe.net, Aceh Utara | Secara umum tokoh Masyarakat, tokoh Mahasiswa dan tokoh eks Aktivis Gerakan Aceh Merdeka (eks GAM) Kecamatan Paya Bakong mengakui bahwa tanah seluas 294 Ha untuk pembebasan tahap III pembangunan Waduk Keureuto merupakan tanah dibawah pemerintahan Gampong Plu Pakam, Kecaman Tanah Luas.

Diketahui saat ini tanah tersebut sedang dalam sengketa karena tiba-tiba Gampong Blang Pante, Kecamatan Paya Bakong mengklaim tanah tersebut milik mereka.

Guna mencari keabsahan informasi, Tim Nanggroe.Net melakukan penelusuran ke lapangan pada Minggu (10/1/21). Di sana Tim berhasil menjumpai sejumlah tokoh di Paya Bakong, secara umum mereka mengakui bahwa dari dulu tapal pemisah antara Gampong Blang Pante Kecamatan Paya Bakong dengan Gampong Plu Pakam, Kecamatan Tanah Luas adalah Daerah Aliran Sunggai (DAS).

Baca Juga : Dilema Masyarakat Plu Pakam : Terancam Tidak Dapat Hak dan Mendapat Tuduhan Miris

Artinya tokoh Paya Bakong saja mengakui bahwa tanah seberang sungai adalah milik Plu Pakam.

“Sebenarnya tidak ada dasar yang kuat bagi siapapun mengeklaim bahwa wilayah yang sedang di sengketakan merupakan wilayah Blang Pante, karena dari dulu itu merupakan wilayah Desa Plu Pakam,.” Ungkap salah seorang tokoh Masyarakat yang tidak ingin disebutkan namanya.

Tokoh-tokoh Paya Bakong yang sempat Tim Nanggroe.Net jumpai juga mengatakan bahwa selama ini tidak ada konflik antara warga Plu Pakam dengan warga Blang Pante. Malah para tokoh Masyarakat menyebutkan klaim yang mengakibatkan sengketa tersebut sarat akan kepentingan oknum yang ingin mencari untung pribadi dan kelompok sehingga mereka menggunakan warga Blang Pante sebagai tameng agar seolah-olah hal tersebut adalah keinginan seluruh Masyarakat Blang Pante.

“Ini ada kepentingan kelompok, segelintir orang yang mengatasnamakan Masyarakat, saya pribadi sangat kasian melihat kondisi masyarakat Plu Pakam, mereka terlunta-lunta dalam mencari keadilan, saya orang asli Paya Bakong tapi saya melihat persoalan ini secara obyektif dan benar, bahwa jangan sampai hubungan kedua Gampong ini retak. Jangan sampai berbenturan karena kepentingan kelompok,” Imbuhnya.

Baca Juga : Carut Marut Pembebasan Lahan Waduk Keureuto, Diduga Terlibat Mafia Tanah

Lebih lanjut, para tokoh meminta kepada seluruh oknum culas jangan memperkeruh suasana, ia juga meminta oknum-oknum untuk menghentikan aksi culasnya tersebut.

“Kami minta kepada para oknum yang suka main curang untuk berhenti membenturkan Masyarakat, kalau tidak kami sebagai tokoh disini bisa mempermalukan kalian, jika sengketa ini cepat diakhiri maka pembangunan akan segera bisa dilakukan, ini berdampak positif bagi seluruh Masyarakat Aceh Utara” tutupnya.

Hot this week

Bongkar 1,2 Ton Sabu di Aceh, HMI Aceh Apresiasi Kapolri Suyudi Ario Seto

BANDA ACEH, NANGGROE.MEDIA | Sekretaris Umum Himpunan Mahasiswa Islam...

Tindak Lanjut Survei Walikota, Tiga Rumah Tak Layak Huni di Lhokseumawe Mulai Dibangun

LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA | Harapan warga untuk memiliki hunian yang...

T. Syahrial dan Ashabul Jamil Turun ke Lapangan, Sosialisasikan Penertiban Bangunan di Saluran Primer

LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA | Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat...

Ajak Pelajar Tanam Pohon di Eks Karhutla, Video Bupati Siak Afni Zulkifli Malah Ditakedown

SIAK, NANGGROE.MEDIA | Bupati Siak, Afni Zulkifli, mempertanyakan alasan...

“Bencana Makin Parah, Hidup Makin Susah”, Pesan Greenpeace di Monumen Selamat Datang

JAKARTA, NANGGROE.MEDIA | Aksi aktivis Greenpeace Indonesia membentangkan spanduk...

Topics

Bongkar 1,2 Ton Sabu di Aceh, HMI Aceh Apresiasi Kapolri Suyudi Ario Seto

BANDA ACEH, NANGGROE.MEDIA | Sekretaris Umum Himpunan Mahasiswa Islam...

Tindak Lanjut Survei Walikota, Tiga Rumah Tak Layak Huni di Lhokseumawe Mulai Dibangun

LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA | Harapan warga untuk memiliki hunian yang...

T. Syahrial dan Ashabul Jamil Turun ke Lapangan, Sosialisasikan Penertiban Bangunan di Saluran Primer

LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA | Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat...

Ajak Pelajar Tanam Pohon di Eks Karhutla, Video Bupati Siak Afni Zulkifli Malah Ditakedown

SIAK, NANGGROE.MEDIA | Bupati Siak, Afni Zulkifli, mempertanyakan alasan...

“Bencana Makin Parah, Hidup Makin Susah”, Pesan Greenpeace di Monumen Selamat Datang

JAKARTA, NANGGROE.MEDIA | Aksi aktivis Greenpeace Indonesia membentangkan spanduk...

Hadi Gunawan Pimpin Demokrat NTB 2026-2031, Bawa Pengalaman Panjang di Kepolisian

MATARAM, NANGGROE.MEDIA | Hadi Gunawan dipercaya memimpin Dewan Pimpinan...

Tak Hanya Terima Laporan, Sayuti Abubakar Tinjau Langsung Rumah Warga Tak Layak Huni

LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA | Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar,...

Ny. Yulinda Kukuhkan 48 Bunda PAUD Gampong se-Kota Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA | Bunda PAUD Kota Lhokseumawe, Ny. Yulinda...

Related Articles

Popular Categories