Penerima PKH Bisa Dapat Modal Usaha Sampai Rp 3,5 Juta, Ini Syaratnya

Nanggroe.net, Jakarta | Keluarga miskin yang menerima Program Keluarga Harapan (PKH) Graduasi kini bisa mendapatkan bantuan modal usaha tahap pertama dengan jumlah sebesar Rp 500 ribu per keluarga. Anggaran Rp 5 miliar disiapkan untuk 10 ribu keluarga.

“Bisa daftar ke Dinas Sosial,” kata Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial Kementerian Sosial Edi Suharto di kutip dari Tempo.com di Jakarta, Ahad, 26 Juli 2020.

Akan tetapi pada tahap pertama para keluarga penerima PKH ini akan mendapatkan uang dalam program Bantuan Stimulan Insentif Modal Usaha (BSIMU) terlebih dahulu.

Baca Juga : Liza Aditya Emosi, Minta Oknum Pejabat Lunasi Utangnya

Adapun bantuan tersebut berjumlah Rp 500 ribu per keluarga. Bantuan tersebut diberikan untuk 10 ribu keluarga yang baru saja merintis usaha. Sehingga, total anggarannya mencapai Rp 5 miliar.

Anggaran bantuan sebesar Rp 500 ribu tersebut sejak Jumat, 24 Juli 2020 sudah mulai dicairkan. Juliari menyerahkannya kepada 5 orang dari keluarga penerima PKH di DKI Jakarta.

Setelah itu, 10 ribu keluarga ini akan diseleksi terlebih dahulu oleh Kemensos. Mereka yang lolos seleksi akan mendapatkan bantuan tambahan Rp 3,5 juta per keluarga. Akan tetapi Kemensos belum merinci bentuk dan kriteria seleksinya.

Baca Juga : Seorang Kakek Tusuk Adiknya Pakai Keris Hingga Tewas, Gegara Saling Ejek

Bantuan sebesar Rp 500 ribu dan Rp 3,5 juta ini adalah program baru. Sebelumnya, 10 juta keluarga miskin juga yang sudah dapat bantuan sebesar Rp 37,4 triliun. Bantuan tersebut diberikan selama setiap bulan mulai dari April 2020.

Selain itu juga, ada 20 juta keluarga miskin mendapatkan Kartu Sembako dengan total anggaran Rp 43,6 triliun. Lewat kartu tersebut, mereka bisa mendapatkan sembako senilai Rp 150 hingga Rp 200 ribu per bulan nya.

Di hari yang sama juga, Menteri Keuangan Sri Mulyani juga memastikan jumlah penerima bantuan langsung seperti ini akan ditambah. Dari 10 hingga 20 juta, menjadi 29 juta.

Tambahan ini disampaikan setelah beberapa waktu lalu, Badan Pusat Statistik (BPS) menyampaikan jumlah penduduk miskin Indonesia sudah naik akibat Pandemi Covid-19. Dari 24,79 juta pada September 2019, menjadi 26,42 juta pada Maret 2020, atau naik 1,63 juta orang.

Hot this week

Sambut Maulid Nabi, Pemkab Aceh Timur Gelar Pasar Murah di 10 Kecamatan

ACEH TIMUR, NANGGROE.MEDIA | Pemerintah Kabupaten Aceh Timur menggelar...

Pemkab Aceh Timur dan PLN Teken MoU, Perkuat Sinergi Pajak

ACEH TIMUR, NANGGROE.MEDIA | Pemerintah Kabupaten Aceh Timur dan...

Wali Kota Lhokseumawe Hadiri Rembug Fiskal APEKSI Komwil I, Bahas Penguatan PAD Berbasis Digital

BATAM, NANGGROE.MEDIA | Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar,...

Ny. Yulinda Sayuti Audiensi dengan Direktur Kriya Kementerian Ekonomi Kreatif di Jakarta

JAKARTA, NANGGROE.MEDIA | Ny. Yulinda Sayuti, melakukan audiensi dengan...

Verifikasi Data Penerima Huntap Jadi Perhatian Bupati Aceh Timur

ACEH TIMUR, NANGGROE.MEDIA | Pemerintah Kabupaten Aceh Timur memperkuat...

Topics

Sambut Maulid Nabi, Pemkab Aceh Timur Gelar Pasar Murah di 10 Kecamatan

ACEH TIMUR, NANGGROE.MEDIA | Pemerintah Kabupaten Aceh Timur menggelar...

Pemkab Aceh Timur dan PLN Teken MoU, Perkuat Sinergi Pajak

ACEH TIMUR, NANGGROE.MEDIA | Pemerintah Kabupaten Aceh Timur dan...

Wali Kota Lhokseumawe Hadiri Rembug Fiskal APEKSI Komwil I, Bahas Penguatan PAD Berbasis Digital

BATAM, NANGGROE.MEDIA | Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar,...

Ny. Yulinda Sayuti Audiensi dengan Direktur Kriya Kementerian Ekonomi Kreatif di Jakarta

JAKARTA, NANGGROE.MEDIA | Ny. Yulinda Sayuti, melakukan audiensi dengan...

Verifikasi Data Penerima Huntap Jadi Perhatian Bupati Aceh Timur

ACEH TIMUR, NANGGROE.MEDIA | Pemerintah Kabupaten Aceh Timur memperkuat...

Bupati Al-Farlaky Percepat Pembangunan Huntap, Data Penerima Diminta Akurat

ACEH TIMUR, NANGGROE.MEDIA | Bupati Aceh Timur Iskandar Usman...

Related Articles

Popular Categories