Nasir Djamil: Ratifikasi Konvensi Internasional Anti Penghilangan Paksa Meneguhkan Indonesia Sebagai Negara Hukum

Nanggroe.net, Jakarta| Anggota Komisi III DPR-RI M.Nasir Djamil mendukung penuh upaya untuk merealisasikan ratifikasi terhadap Konvensi Internasional Anti Penghilangan Paksa oleh Pemerintah dan DPR-RI. Hal tersebut ia sampaikan dalam Forum Audiensi Terbuka Dorongan Ratifikasi Konvensi Internasional Anti Penghilangan Paksa yang dilaksanakan oleh Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) secara daring dengan beberapa pembicara lainnya, pada Rabu (25/08).

Menurutnya, Fraksi PKS punya komitmen yang kuat agar bagaimana pasalpasal dan prinsip-prinsip Hak Asasi Manusia (HAM) dalam konstitusi kita dilaksanakan secara konsekuen dan konsisten termasuk dengan meratifikasi instrumen-insturmen inti HAM. Fraksi PKS sudah terlibat dalam Pansus Ratifikasi Konvensi Internasional Anti Penghilangan Paksa sejak periode 2004-2009 meskipun prosesnya masih terlunta-lunta hingga saat ini.

“Saya rasa forum ini mengingatkan kita agar tidak lupa bahwa amandemen konstitusi pada Pasal 28 A-J telah memberikan perlindungan terhadap hakhak asasi yang mana hak tersebut kita tenteng sejak lahir. Hak yang bersifat universal ini tidak dapat dikurangi oleh siapapun dan dalam keadaan apapun, ini termasuk hak untuk tidak dihilangkan secara paksa” tegasnya.

Baca Juga :

Logika Falasi Zulfata, dan Insyaflah Dalam Himpunan

Legislator asal Aceh ini juga menyampaikan masuknya prinsip-prinsip HAM dalam konstitusi dan kebijakan meratifikasi sejumlah konvensi Interantional terkait HAM oleh Indonesia bukan hanya serta merta mengakomodir pandangan-pandangan dan perkembangan HAM global terkini. Lebih jauh ini menjadi indikator kemajuan demokrasi, peradaban, dan negara hukum.

“Ratifikasi konvensi HAM secara tidak langsung menjadi alat penilai atau alat ukur apakah Indonesia benar-benar merupakan negara hukum sesuai amanat dalam konstitusi. Oleh karenanya ratifikasi ini tidak boleh tertunda lagi” sebut Nasir.

Proses Ratifikasi Konvensi Internasional Anti Penghilangan Paksa telah mengalami penundaan sejak tahun 2009. Belakangan upaya Ratifikasi konvensi ini kembali didorong guna melengkapi sejumlah instrumen inti HAM yang telah di ratifikasi oleh Pemerintah Indonesia.

“Mudah-mudahan hal ini bisa kita selesaikan dalam periode ini, prosesnya sudah dimulai oleh Pak SBY dan harus diselesaikan oleh Pak Jokowi, sehingga menjawab asa dan penantian panjang para keluarga korban penghilangan paksa dimasa lalu dan rakyat Indonesia” Tutup Nasir.

Hot this week

Pelantikan Akbar FH Unimal Kukuhkan Ratusan Pengurus Ormawa dan Himpunan Mahasiswa Magister Hukum

LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA | Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh (FH Unimal)...

Wahyu Saputra, Anak Muda Tangguh di Bursa Calon Komisaris PT Bina Usaha Aceh Utara

ACEH UTARA, NANGGROE.MEDIA | Nama Wahyu Saputra, S.H.,M.H mulai...

Pertahankan WTP 2025, Lhokseumawe Tegaskan Komitmen Transparansi dan Akuntabilitas

LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA | Pemerintah Kota Lhokseumawe kembali mencatatkan prestasi...

296 Warga Bale Bujang Terima Bantuan Pangan

TAKENGON, NANGGROE.MEDIA | Babinsa (Bintara Pembina Desa) secara aktif...

Keseriusan Babinsa Dampingi Petani Merawat Tanaman

JAGONG, NANGGROE.MEDIA | Babinsa (Bintara Pembina Desa) di berbagai...

Topics

Pelantikan Akbar FH Unimal Kukuhkan Ratusan Pengurus Ormawa dan Himpunan Mahasiswa Magister Hukum

LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA | Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh (FH Unimal)...

Wahyu Saputra, Anak Muda Tangguh di Bursa Calon Komisaris PT Bina Usaha Aceh Utara

ACEH UTARA, NANGGROE.MEDIA | Nama Wahyu Saputra, S.H.,M.H mulai...

Pertahankan WTP 2025, Lhokseumawe Tegaskan Komitmen Transparansi dan Akuntabilitas

LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA | Pemerintah Kota Lhokseumawe kembali mencatatkan prestasi...

296 Warga Bale Bujang Terima Bantuan Pangan

TAKENGON, NANGGROE.MEDIA | Babinsa (Bintara Pembina Desa) secara aktif...

Keseriusan Babinsa Dampingi Petani Merawat Tanaman

JAGONG, NANGGROE.MEDIA | Babinsa (Bintara Pembina Desa) di berbagai...

IPNU Lhokseumawe: KEK Arun Harus Jadi Pusat Pengolahan Gas Blok Andaman

LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA | Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama...

Polres Aceh Selatan Ungkap Dua Kasus Penggelapan, Satu Pelaku Bersembunyi di Lemari

ACEH SELATAN, NANGGROE.MEDIA | Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres...

Aksi Nyata Kemanunggalan TNI dan Rakyat di Lingkungan Masyarakat

SILIH NARA, NANGGROE.MEDIA | Babinsa Koramil 08/Silihnara, Kodim 0106/Aceh...

Related Articles

Popular Categories