Muhammad Hidayat Tanjung : Penetapan PPKM Tanpa solusi

Nanggroe.net, Lhokseumawe| Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Indonesia di masa pendemi banyak sekali menuai pro konra di kalangan masyarakat di berbagai kalangan. (24/07/2021)

Salah satunya dating dari mahasiswa Fakultas Hukum Unimal Angkatan 2020 Muhammad Hidayat kepada Nanggroe.net mengatakan pemberian atau berlakunya PPKM di Indonesia sungguh sangat mengecewakan Sebab Pemerintah hanya memberikan ketetapan tapi tidak diiringi dengan solusi.

“Emang sih, berlakunya PPKM ini merupakan kewajiban yang dilakukan pemerintah untuk rakyatnya. Sebab kesehatan rakyat menjadi tanggung jawab utama bagi pemerintah. Namun yang disayangkan dari hal ini adalah pemerintah tidak bertanggung jawab atas kebutuhan hidup rakyatnya selama berlakunya ketetapan PPKM” tulis Dayat

Baca Juga:

Bangun Lapangan Tembak Untuk Polres Lhokseumawe, Rizki SMUR: Kado Terakhir Pemkot Lhokseumawe

Dayat melanjutkan Dimasa saat ini, mereka bukanlah ingin melawan atau tidak taat atas anjuran pemerintah, tetapi mereka perlu uang untuk sesuap nasi, sedangkan pemerintah hanya memberlakukan PPKM tersebut dan tidak memenuhi kebutuhan rakyatnya. Pemerintah juga sudah melakukan pembagian sembako dibeberapa daerah, tetapi belum merata sedangkan PPKM sudah diberlakukan secara merata diseluruh Indonesia. Itu sekarang yang telah menjadi permasalahan saat ini

” Dan saya juga setuju akan pemberian sanksi yang dilakukan oleh penegak hukum kepada rakyat yang melanggar prokes, tetapi yang tidak saya sejutu adalah sanksi yang dikenakan untuk orang tersebut tidaklah masuk diakal. Seperti yang telah banyak yang kita ketahui dari sosmed, ada salah satu contoh dari pelanggaran di masa PPKM ialah seorang pedagang dia di kenakan sanksi sekian juta rupiah sedangkan di masa sekarang mencari rezeki sangatlah susah” Sambung dayat lagi

“Jadi saya berharap pemerintah agar dapat lebih extra lagi dalam memperhatikan rakyatnya. Jadi pemerintah bukan hanya perlu mementingkan kesehatan rakyatnya, tetapi mereka juga harus tau apa yang dibutuhkan rakyatnya saat berlakunya PPKM ini” Tutup dayat

Hot this week

PGRI dan Bunda Guru Dilantik, Bupati Al- Farlaky Targetkan Sekolah Cetak SDM Unggul Di Aceh Timur 

ACEH TIMUR, NANGGROE.MEDIA | Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI)...

Bupati Al-Farlaky Sebut Pembangunan SDN Teumpeun Investasi Jangka Panjang untuk Generasi Aceh Timur

ACEH TIMUR, NANGGROE.MEDIA | Bupati Aceh Timur Iskandar Usman...

Kompas Bangun Kembali SDN Teumpeun, Aceh Timur Jadi Lokasi Pertama Program Pascabencana

ACEH TIMUR, NANGGROE.MEDIA | Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas memulai...

Ny Lismawani, Istri Bupati Al-Farlaky Raih Gelar Doktor

BANDA ACEH, NANGGROE.MEDIA | Kabar membanggakan datang dari keluarga...

Topics

PGRI dan Bunda Guru Dilantik, Bupati Al- Farlaky Targetkan Sekolah Cetak SDM Unggul Di Aceh Timur 

ACEH TIMUR, NANGGROE.MEDIA | Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI)...

Kompas Bangun Kembali SDN Teumpeun, Aceh Timur Jadi Lokasi Pertama Program Pascabencana

ACEH TIMUR, NANGGROE.MEDIA | Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas memulai...

Ny Lismawani, Istri Bupati Al-Farlaky Raih Gelar Doktor

BANDA ACEH, NANGGROE.MEDIA | Kabar membanggakan datang dari keluarga...

Juru Bicara IKA Unimal Soroti Dugaan Pelanggaran Etik Oknum Dosen, Desak Permintaan Maaf Terbuka

LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA | Ikatan Alumni Universitas Malikussaleh (IKA Unimal)...

Bupati Al-Farlaky Kumpulkan Pimpinan PKS, Bahas Harga TBS, CSR hingga Investasi di Aceh Timur

ACEH TIMUR, NANGGROE.MEDIA | Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman...

Bupati Al-Farlaky Buka Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026 Aceh Timur

ACEH TIMUR, NANGGROE.MEDIA | Bupati Aceh Timur Iskandar Usman...

Related Articles

Popular Categories