Menjelang Ramadhan Polres Bireuen Kembali Amankan Dua Pelaku Curanmor

BIREUEN | Tidak perlu waktu lama, Tim Opsnal Sat Reskrim untuk mengungkap kasus pencurian sepeda motor yang sangat meresahkan Masyarakat Kabupaten Bireuen.

Dari hasil pengungkapan kasus curanmor tersebut tim Opsnal berhasil mengamankan dua tersangka berinisial R (30)dan MN (37) keduanya merupakan warga Bireuen.

Pengungkapan kasus tersebut berdasarkan laporan kejadian Curanmor Merk Honda Jenis Vario 125 di Dayah Tauthiatuth Thullab Desa Arongan Kecamatan Samalanga pada selasa, (7/3) Sekitar Jam 03.00 Wib milik guru pengajian dayah setempat.

Kapolres Bireuen AKBP Mike Hardy Wirapraja, S.I.K., M.H., melalu Kasat Reskrim AKP Zia ul Archam, S.I.K., mengatakan kedua tersangka kasus curanmor tersebut ditangkap di Desa Lampoh Daya Kecamatan Jaya Baroe Kota Madya Banda Aceh, Rabu (8/3) Siang.

“Informasi yang kami dapatkan, bahwa kedua pelaku melarikan diri ke Banda Aceh, tim kami langsung bergerak dan kami dapatkan info pelaku sedang berada di Wilayah Kecamatan Jaya Baroe Kota Madya Banda Aceh,” Ucap AKP Zia.

Sebut AKP Zia, Setelah diamankan kedua tersangka mengakui perbuatannya, bahwa telah melakukan pencurian sepmor milik guru dayah Tauthiatuth Thullab Desa Arongan.

Dari tersangka diamankan barang bukti satu unit sepmor merk honda jenis Vario, BL 4863 ZL, satu unit Hp Merk Vivo Y12i satu unit Hp Merk Invinix, dan uang sejumlah Rp. 10.200.000.

“Uang yang kita sita tersebut merupakan uang dari iuran bulanan para santri, yang kebetulan disimpan di bawah jok motor yang dicuri pelaku, uang tersebut belum sempat disimpan ke keuangan dayah,” terang AKP Zia

AKP Zia menegaskan, akan menindak tegas terhadap pelaku kejahatan khususnya Curanmor yang Akhir-akhir ini sangat meresahkan masyarakat Kabupaten Bireuen.

Mantan Kasat Reskrim Polres Gayo Lues tersebut menghimbau Masyarakat Bireuen untuk selalu Hati-hati saat memarkirkan sepeda motor, pastikan sudah terkunci dengan baik dan tambahkan kunci ganda.

Pelaku kini mendekam dirutan Mapolres Bireuen, dan di jerat dengan Pasal 363 KUHP Ayat 3 dan 4, dengan ancaman Kurungan Paling lama 9 tahun.

Hot this week

Kopi Gayo di Ekspor Ke Negara Inggris, Berikut Jumlahnya !!

TAKENGON, NANGGROE.MEDIA | 19,2 ton kopi Gayo diekspor ke...

Babinsa Koramil 08/Silih Nara Himbau Warga Binaan Segera Melaporkan Hal Yang Menonjol

ACEH TENGAH, NANGGROE.MEDIA | Bencana alam banjir bandang dan...

Kawanan Gajah Liar Masuk Pemukiman Transmigrasi Jalung, Warga Minta Tindakan Cepat Dari Pemerintah

BENER MERIAH, NANGGROE.MEDIA | Sejumlah kawanan gajah liar kembali...

Kapolsek Bebesen Pimpin Goro Massal Antisipasi Banjir Musim Hujan, Instansi Terkait Turut di Gandeng

ACEH TENGAH, NANGGROE.MEDIA | Beberapa waktu terakhir ini situasi...

Publik Menanti !! DPRK Bener Meriah di Desak Buka Hasil Pansus Bencana

BENER MERIAH, NANGGROE.MEDIA | Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten...

Topics

Kopi Gayo di Ekspor Ke Negara Inggris, Berikut Jumlahnya !!

TAKENGON, NANGGROE.MEDIA | 19,2 ton kopi Gayo diekspor ke...

Babinsa Koramil 08/Silih Nara Himbau Warga Binaan Segera Melaporkan Hal Yang Menonjol

ACEH TENGAH, NANGGROE.MEDIA | Bencana alam banjir bandang dan...

Kawanan Gajah Liar Masuk Pemukiman Transmigrasi Jalung, Warga Minta Tindakan Cepat Dari Pemerintah

BENER MERIAH, NANGGROE.MEDIA | Sejumlah kawanan gajah liar kembali...

Publik Menanti !! DPRK Bener Meriah di Desak Buka Hasil Pansus Bencana

BENER MERIAH, NANGGROE.MEDIA | Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten...

Babinsa Koramil 10 Celala Ajak Masyarakat Desa Binaan Bergotong Royong

ACEH TENGAH, NANGGROE.MEDIA | Peran serta Babinsa sangatlah penting...

Related Articles

Popular Categories