ACEH TIMUR, NANGGROE.MEDIA – Dua pelajar sekolah dasar asal Kabupaten Aceh Timur terpilih mewakili Provinsi Aceh pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat nasional yang akan berlangsung di Jakarta, 17-23 Agustus 2026.
Kedua pelajar tersebut yakni Muhammad Al Hafiz, atlet atletik putra dari SD Negeri 3 Darul Aman, serta Tasqia Zahira, siswi SD Negeri 3 Grong-Grong, Kecamatan Pante Bidari.
Menjelang keberangkatan ke Jakarta, kedua atlet muda tersebut mendapat dukungan langsung dari Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si. Bupati menyerahkan uang pembinaan dan piagam penghargaan sebagai bentuk apresiasi pemerintah daerah.
Al-Farlaky mengapresiasi keberhasilan keduanya menembus kompetisi tingkat nasional. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada guru, kepala sekolah dan pendamping yang telah memberikan pembinaan hingga kedua pelajar tersebut mampu menjadi wakil Aceh.
“Terima kasih kepada dewan guru dan para pendamping yang telah membina anak-anak berprestasi ini. Keberhasilan mereka hingga menjadi wakil Aceh di tingkat nasional tentu tidak terlepas dari kerja keras dan kesabaran para guru,” ujar Al-Farlaky.
Bupati meminta persiapan kedua atlet terus dikawal secara serius hingga pertandingan berlangsung.
Menurutnya, persaingan di tingkat nasional akan jauh lebih ketat karena mereka akan bertemu dengan pelajar dari berbagai daerah yang memiliki sistem pembinaan olahraga cukup kuat.
“Saya berharap selama jeda menuju nasional, latihan mereka tetap dikawal setiap hari. Event nasional tentu sangat berbeda. Anak-anak dari Pulau Jawa maupun dari wilayah Indonesia Timur seperti Ambon dan Papua memiliki persiapan yang sangat baik,” katanya.
Al-Farlaky menegaskan, keikutsertaan Muhammad Al Hafiz dan Tasqia Zahira di O2SN nasional merupakan kebanggaan bagi Aceh Timur.
Keduanya tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga sekolah, Kabupaten Aceh Timur dan Provinsi Aceh.
Bupati bahkan menjanjikan penghargaan apabila kedua pelajar tersebut berhasil meraih prestasi di tingkat nasional.
“Kalau mereka berhasil meraih prestasi di tingkat nasional, sekolahnya juga akan menjadi perhatian khusus. Kepala sekolah, sekolah, dan gurunya akan menjadi perhatian serius kami. Reward tentunya akan kita berikan,” tegasnya.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Timur, Bustami, S.Pd., M.Si., mengatakan keberhasilan kedua pelajar tersebut merupakan hasil proses panjang.
Mereka telah melalui berbagai tahapan seleksi, pembinaan dan pertandingan sebelum akhirnya dipercaya menjadi wakil Aceh.
“Prestasi ini lahir dari sebuah proses yang panjang. Anak-anak ini sudah melewati berbagai tahapan, mulai dari seleksi, pembinaan hingga pertandingan,” kata Bustami.
Ia berharap keduanya mampu tampil maksimal, percaya diri dan memberikan hasil terbaik bagi Aceh di O2SN nasional.

