Budaya Politik Patrimonial Di Indonesia

Oleh: Maulidi Al-Fata, Mahasiswa Sosiologi dan Aktif di DPM Fisip Unimal.

Sebelum kita membahas patrimonial kita lihat dulu sejarah panjang politik Indonesia, kawan-kawan mahasiswa dan para aktivis sudah pasti tau dengan perubahan besar di tahun 1998. Runtuhnya rezim Soeharto dan lenyapnya otoritarianisme dan penopangnya, membuat semuanya berubah, jelas perubahan besar terjadi di pendewasaan politik yang lebih demokratis UUD 1945 dulu di sakralkan untuk tujuan pelanggengan pemerintah yang korup pada masa Reformasi telah dilakukan amandemen.

Badan Legislatif sekarang ini kedudukannya lebih diperkuat, sementara presiden tidak lagi dipilih oleh MPR tetapi langsung dari rakyat melalui Pemilu. perubahan yang sangat menyeluruh itu adalah pendewasaan politik Indonesia, namun seiring berjalan waktu budaya politik Indonesia tidak mampu melaksanakan fungsi-fungsi Demokrasi.

Budaya sangatlah dipengaruhi oleh struktur politik, sedangkan daya operasional struktur tadi sangat ditentukan oleh konteks kultural dimana struktur itu berbeda. Landasan berpikir seperti itulah mengapa struktur politik demokrasi Indonesia yang muncul pasca jatuhnya Soeharto pada akhirnya kurang mampu melaksanakan fungsi demokratisnya.sehingga munculnya “Budaya Politik Patrimonial” yang berorientasi kekuasaan dan kekayaan (power and wealth).

Istilah yang dibuat oleh Max Weber untuk menjelaskan negara-negara yang dimana seorang penguasa mengatur kekayaan dan kekuasaan  berdasar pada kewenangan tradisional, dan sangatlah patnerlistik. dengan kekuasan dan modal mereka membuat batasan untuk orang lain sehingga dapat menyelamatkan dirinya dan kelompoknya, sehingga kebebasan untuk semua orang hanya bersifat semu.

Patrimonial terdapat juga pembelehan antara orang-orang kaya terdidik yang melek politik dan orang-orang miskin yang tidak mempunyai kekuasaan untuk mempengaruhi jalannya sistem politik. Sehingga kesannya bahwa kekuasaan hanya untuk kaum bangsawan dan mempunyai kekayaan, sementara itu kekuasaan orientasi satu kelompok yang kuat untuk meraih kekuasan seperti pengaruh budaya politik Jawa yang kuat. kesemuanya ini telah membuat sistem politik tidak berjalan seperti seharusnya.

Kekayaan telah bisa merubah budaya politik Indonesia dan mengatur semua kewenangan dengan kekuasaan sebagaimana buang diinginkan. dan kita sepakat dari sejarah panjang yang di alami Indonesia tidak banyak yang berubah. hanya aturan dan undang-undang produk hukum yang telah mampu secara relatif menyediakan ruang bagi bekerjanya struktur dan fungsi-fungsi politik demokratis, tetapi budaya politik yang melingkupi nya masih belum bergeser pada budaya politik patrimonial.

Hot this week

Tindak Lanjut Survei Walikota, Tiga Rumah Tak Layak Huni di Lhokseumawe Mulai Dibangun

LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA | Harapan warga untuk memiliki hunian yang...

T. Syahrial dan Ashabul Jamil Turun ke Lapangan, Sosialisasikan Penertiban Bangunan di Saluran Primer

LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA | Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat...

Ajak Pelajar Tanam Pohon di Eks Karhutla, Video Bupati Siak Afni Zulkifli Malah Ditakedown

SIAK, NANGGROE.MEDIA | Bupati Siak, Afni Zulkifli, mempertanyakan alasan...

“Bencana Makin Parah, Hidup Makin Susah”, Pesan Greenpeace di Monumen Selamat Datang

JAKARTA, NANGGROE.MEDIA | Aksi aktivis Greenpeace Indonesia membentangkan spanduk...

Hadi Gunawan Pimpin Demokrat NTB 2026-2031, Bawa Pengalaman Panjang di Kepolisian

MATARAM, NANGGROE.MEDIA | Hadi Gunawan dipercaya memimpin Dewan Pimpinan...

Topics

Tindak Lanjut Survei Walikota, Tiga Rumah Tak Layak Huni di Lhokseumawe Mulai Dibangun

LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA | Harapan warga untuk memiliki hunian yang...

T. Syahrial dan Ashabul Jamil Turun ke Lapangan, Sosialisasikan Penertiban Bangunan di Saluran Primer

LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA | Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat...

Ajak Pelajar Tanam Pohon di Eks Karhutla, Video Bupati Siak Afni Zulkifli Malah Ditakedown

SIAK, NANGGROE.MEDIA | Bupati Siak, Afni Zulkifli, mempertanyakan alasan...

“Bencana Makin Parah, Hidup Makin Susah”, Pesan Greenpeace di Monumen Selamat Datang

JAKARTA, NANGGROE.MEDIA | Aksi aktivis Greenpeace Indonesia membentangkan spanduk...

Hadi Gunawan Pimpin Demokrat NTB 2026-2031, Bawa Pengalaman Panjang di Kepolisian

MATARAM, NANGGROE.MEDIA | Hadi Gunawan dipercaya memimpin Dewan Pimpinan...

Tak Hanya Terima Laporan, Sayuti Abubakar Tinjau Langsung Rumah Warga Tak Layak Huni

LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA | Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar,...

Ny. Yulinda Kukuhkan 48 Bunda PAUD Gampong se-Kota Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA | Bunda PAUD Kota Lhokseumawe, Ny. Yulinda...

Sayuti Abubakar Turun ke Lapangan, Pantau Pembangunan Infrastruktur Jalan di Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA | Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar,...

Related Articles

Popular Categories