Aliansi Mahasiswa Se-IAIN Minta Keringanan UKT Bagi Seluruh Mahasiswa

Nanggroe.net, Lhoksemawe | Organisasi Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Se-IAIN Lhokseumawe kembali minta keringanan uang kuliah tunggal (ukt) kepada pihak birokrasi kampus agar secepatnya mengeluarkan kebijakan terkait respon terhadap pengurangan ukt semester gasal, Selasa (10/08).

Setelah sebelumnya kementrian agama mengeluarkan kebijakan pemberian keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT) pada Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN). melalui Direktur Jenderal Pendidikan Islam Muhammad Ali Ramdhani, di Jakarta, pada Rabu (20/01) mengatakan “Kita melihat pandemi covid-19 Ini belum berakhir. Maka kami memutuskan untuk melanjutkan kebijakan pemberian keringanan UKT ini, sebagai afirmasi bagi mahasiswa terdampak,”

Maulana selaku ketua dema iain 2020 mengatakan “Perpanjangan pemberian keringanan UKT ini tercantum dalam Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 81 Tahun 2021 tentang Perubahan Atas Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 515 Tahun 2020 tentang Keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT) pada Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri atas Dampak Bencana Wabah Covid-19, berdasarkan KMA yang ditandatangani Menag Yaqut pada 11 Januari 2021 ini, maka keringanan UKT berlaku pada semester genap Tahun Akademik 2020/2021 dan semester ganjil Tahun Akademik 2021/2022”

Menurut hasil kajian, setelah melakukan survei kepada mahasiswa yang dilakukan Aliansi Mahasiswa Se-IAIN, terdapat hampir 72 persen mahasiswa yang meminta pengurangan ukt tersebut sebagai jawaban atas keputusan menteri agama no 81 tahun 2021, hal ini hampir mencakup seluruh mahasiswa.

Selain UKT, dalam audiensi yang dilakukan secara tertutup bersama seluruh ormawa juga menyampaikan biaya kuota internet turut menjadi kendala mayoritas mahasiswa selama pembelajaran jarak jauh (PJJ). Dari survei tersebut ada banyak dari mahasiswa IAIN Lhokseumawe yang terbebani biaya kuota.

Angka tersebut menunjukkan mahasiswa dihadapkan dengan biaya kuota yang mahal padahal kemenang sendiri ada menganggarkan 478 Miliar kuta internet secara menyeluruh selama 3 bulan. Tapi kampus terlihat belum mampu mengakomodir kebutuhan real mahasiswa, kita bisa flashback pada semester sebelumnya.

Mahasiswa juga meminta keringanan ukt kepada mahasiswa semester lanjut IX yang sudah menyelesaikan seluruh SKS, dan mereka hanya mengerjakan skripsi saja “ mahasiswa semester 9 meminta keringanan ukt juga karena jika kita menilik kondisi mahasiswa itu hanya mengerjakan skripsi bahkan cenderung tidak lagi menggunakan fasilitas kampus.

salah satu pertanyaan besar yang mahasiswa tanyakan dalam sela-sela audiensi adalah “ kenapa sampai pada saat ini belum ada satu lembar surat edaran pun yang dikeluarkan secara resmi oleh pimpinan, padahal kita tau tanggal waktu pembayar SPP menurut kalender akademik yang beredar dimulai dari 26 juli sampai 27 agustus mendatang, artinya ada keterlambatan informasi yang seharusnya dipercepat pemberitahuannya agar seluruh mahasiswa tidak lagi bertanya-tanya tentang permasalahan ni.

Setelah mahasiswa menyampaikan aspirasinya, oleh pihak pimpinan menerima baik seluruh aspirasi yang disampaikan. untuk itu harapan kami kepada pimpinan IAIN lhokseumawe untuk dapat melihat kembali kondisi mahasiswa, dan juga kami berharap kebijakan yang dikeluarkan nantinya dapat berdampak baik terhadap seluruh mahasiswa dan menjadi angin segar bagi seluruh mahasiswa. tutupnya

Hot this week

Tak Berizin, 22 Usaha Walet di Lhokseumawe Disegel dan Difogging

LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA - Pemerintah Kota (Pemko) Lhokseumawe melakukan penertiban...

DKI Jakarta Sering Padam Listrik, IWO: Dirut PLN Wajib Diperiksa dan Dicopot

DKI JAKARTA, NANGGROE.MEDIA | Dikabarkan, pemadaman listrik di ibukota...

Informasi Orang Hilang !! Jika Melihat Segera Laporkan Ke Kantor Polisi Terdekat

BENER MERIAH, NANGGROE.MEDIA | Seorang remaja perempuan bernama Rasyiqa...

Danramil 09/Ketol dan Babinsa Turun Ke Desa Berikan Arahan

ACEH TENGAH, NANGGROE.MEDIA | Babinsa (Bintara Desa) dari Koramil...

Gas Lpg 12 Kg Tembus Rp 250 Ribu di Aceh Tengah, Pelaku Usaha: Sangat Memberatkan

TAKENGON, NANGGROE.MEDIA | Sejak 18 April 2026, Gas LPG...

Topics

Tak Berizin, 22 Usaha Walet di Lhokseumawe Disegel dan Difogging

LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA - Pemerintah Kota (Pemko) Lhokseumawe melakukan penertiban...

DKI Jakarta Sering Padam Listrik, IWO: Dirut PLN Wajib Diperiksa dan Dicopot

DKI JAKARTA, NANGGROE.MEDIA | Dikabarkan, pemadaman listrik di ibukota...

Informasi Orang Hilang !! Jika Melihat Segera Laporkan Ke Kantor Polisi Terdekat

BENER MERIAH, NANGGROE.MEDIA | Seorang remaja perempuan bernama Rasyiqa...

Danramil 09/Ketol dan Babinsa Turun Ke Desa Berikan Arahan

ACEH TENGAH, NANGGROE.MEDIA | Babinsa (Bintara Desa) dari Koramil...

Gas Lpg 12 Kg Tembus Rp 250 Ribu di Aceh Tengah, Pelaku Usaha: Sangat Memberatkan

TAKENGON, NANGGROE.MEDIA | Sejak 18 April 2026, Gas LPG...

Anak Berusia 17 Tahun di Takengon Jadi Korban Pemerkosaan

TAKENGON, NANGGROE.MEDIA | Seorang pria berinisial MAD (21), warga...

Mendagri Tinjau Insfrastruktur Pascabencana di Bener Meriah dan Aceh Tengah

BENER MERIAH, NANGGROE.MEDIA | Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito...

Babinsa Koramil Jagong Melaksanakan Karya Bakti Di Desa Binaan

ACEH TENGAH, NANGGROE.MEDIA | Dengan kehadiran Babinsa Koramil 06/Jagong...

Related Articles

Popular Categories