Warga Geram, 20 Pendatang Asal Zona Merah Masuk ke Aceh Barat

Nanggroe.net, Meulaboh | Sebanyak 20 orang pekerja asal Zona Merah yakni di Sumatera Utara digerebek warga Gampong Lapang, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat pada Sabtu (30/5) malam.

Warga yang mencurigai kedatangan pendatang dari Zona Merah tersebut geram lantaran disinyalir masuk ke perkampungan tanpa izin.

Selain itu, warga setempat resah terhadap kehadiran para pekerja buruh bangunan itu ke Gampong mereka ditengah pandemi Covid-19.

Para pekerja beserta barang bawaannya dikeluarkan dari penginapan mereka yang tak jauh dari lokasi bekerja, apalagi para buruh itu masuk ke perkampungan tidak melapor terlebih dulu ke aparatur Gampong etempat.

Keuchik Gampong Lapang, Mas Adi mengatakan, warga tidak menerima adanya pendatang yang berasal dari Zona merah Covid-19 karena khawatir terhadap status Orang Tanpa Gejala (OTG) yang juga bisa menularkan wabah tersebut.

”Kami taunya mereka masuknya tanpa melapor melebihi batas waktu 1 kali 24 jam tamu wajib lapor, malam ini masyarakat yang sudah tahu lokasi keberadaan mereka dan menggerebek, mereka disini untuk bekerja,” kata Mas Adi kepada wartawan.

Mas Adi menambahkan, pihaknya mengetahui keberadaan para pekerja tersebut sejak Jumat 29 Mei 2020 kemarin.

”Mereka tidak mengantongi surat kesehatan dan hanya ada KTP, selanjutnya diserahkan ke pemilik kerja untuk malam ini tidak berada lagi di Gampong Lapang, dan tidak diperbolehkan lagi disini,” jelasnya.

Hingga berita ini beritakan, tim gugus tugas Covid-19 Aceh Barat sudah bersiaga dan memeriksa para pekerja asal Sumut tersebut untuk menindaklanjuti dengan memeriksa para 20 pendatang tersebut. (*)

Hot this week

T. Syahrial dan Ashabul Jamil Turun ke Lapangan, Sosialisasikan Penertiban Bangunan di Saluran Primer

LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA | Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat...

Ajak Pelajar Tanam Pohon di Eks Karhutla, Video Bupati Siak Afni Zulkifli Malah Ditakedown

SIAK, NANGGROE.MEDIA | Bupati Siak, Afni Zulkifli, mempertanyakan alasan...

“Bencana Makin Parah, Hidup Makin Susah”, Pesan Greenpeace di Monumen Selamat Datang

JAKARTA, NANGGROE.MEDIA | Aksi aktivis Greenpeace Indonesia membentangkan spanduk...

Hadi Gunawan Pimpin Demokrat NTB 2026-2031, Bawa Pengalaman Panjang di Kepolisian

MATARAM, NANGGROE.MEDIA | Hadi Gunawan dipercaya memimpin Dewan Pimpinan...

Tak Hanya Terima Laporan, Sayuti Abubakar Tinjau Langsung Rumah Warga Tak Layak Huni

LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA | Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar,...

Topics

T. Syahrial dan Ashabul Jamil Turun ke Lapangan, Sosialisasikan Penertiban Bangunan di Saluran Primer

LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA | Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat...

Ajak Pelajar Tanam Pohon di Eks Karhutla, Video Bupati Siak Afni Zulkifli Malah Ditakedown

SIAK, NANGGROE.MEDIA | Bupati Siak, Afni Zulkifli, mempertanyakan alasan...

“Bencana Makin Parah, Hidup Makin Susah”, Pesan Greenpeace di Monumen Selamat Datang

JAKARTA, NANGGROE.MEDIA | Aksi aktivis Greenpeace Indonesia membentangkan spanduk...

Hadi Gunawan Pimpin Demokrat NTB 2026-2031, Bawa Pengalaman Panjang di Kepolisian

MATARAM, NANGGROE.MEDIA | Hadi Gunawan dipercaya memimpin Dewan Pimpinan...

Tak Hanya Terima Laporan, Sayuti Abubakar Tinjau Langsung Rumah Warga Tak Layak Huni

LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA | Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar,...

Ny. Yulinda Kukuhkan 48 Bunda PAUD Gampong se-Kota Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA | Bunda PAUD Kota Lhokseumawe, Ny. Yulinda...

Sayuti Abubakar Turun ke Lapangan, Pantau Pembangunan Infrastruktur Jalan di Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA | Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar,...

Warga Mulai Rasakan Pembangunan, Sayuti Abubakar Tuai Apresiasi di Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA | Upaya pembenahan Kota Lhokseumawe di bawah...

Related Articles

Popular Categories