Motivator Petani Aceh: Pemerintah Jangan Abai Terhadap Petani Saat Covid-19

Nanggroe.net, Aceh|Hampir dua minggu sejak gencarnya Pemerintah melalukan upaya pencegahan penyebaran virus corona (Covid-19) di Indonesia maka sejak itulah segala aktivitas kehidupan masyarakat sehari-hari berubah drastis. (03/04/20)

Hal tersebut dikarenakan ruang gerak masyarakat dibatasi oleh pemerintah seperti halnya di Provinsi Aceh yang memberlakukan pembatasan jam malam. Tentu hal demikian akan berimbas kepada perekonomian kelompok masyarakat seperti petani yang ada di Aceh.

Abubakar AR Motivator Petani Aceh (MPA) saat dikonfirmasi oleh media mengatakan bahwasannya para petani khususnya petani tradisional yang menerima upah harian atau musiman sangat merasakan dampak dari situasi pandemi virus corona (Covid-19). Hal ini dia katakan karena ruang gerak para petani sangat terbatas saat ini akibat efek dari pandemi tersebut.

Baca Juga: Walikota Lhokseumawe Tinjau Kesiapan Posko Siaga Covid-19 Di Kecamatan Muara Dua

Lebih lanjut Abubakar AR yang juga Tokoh Petani Lhoksukon ini mengatakan bahwasanya hal ini semakin diperparah dengan tidak adanya bantuan baik dari Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah terhadap para petani yang terkena dampak.

“Saat situasi dalam keadaan darurat seperti ini, petani semakin sulit kehidupannya apalagi para petani tradisional yang menerima upah harian atau musiman, harusnya semenjak keadaan ini muncul pemerintah sudah harus memberikan bantuan berupa kebutuhan pangan yang menjadi kebutuhan dasar para petani” ujar Abubakar.

Abubakar AR juga menambahkan bahwa hingga saat ini di Aceh belum adanya kucuran anggaran dari Kementerian Pertanian yang bersumber dari APBN kepada para petani. Padahal dengan situasi saat ini petani sangat membutuhkan eksekusi anggaran tersebut untuk menunjang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) di wilayah dan kelompok tani masing-masing.

Hot this week

Purbaya Bantah Isu Gaji Manajer Kopdes Rp16 Juta, Sebut Besarannya Disesuaikan UMP

JAKARTA, NANGGROE.MEDIA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membantah...

Wali Kota Lhokseumawe Sidak Puskesmas Muara Dua, Pastikan Fasilitas dan Pelayanan Kesehatan Masyarakat Berjalan Optimal

LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA | Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar,...

KPM UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe Tanamkan Kepedulian Lingkungan melalui Program CERDIK di Kuala Keureuto

ACEH UTARA, NANGGROE.MEDIA | Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM)...

Bupati Al-Farlaky Temui Menteri Sosial, Perjuangkan Jadup  Korban Banjir Aceh Timur

JAKARTA, NANGGROE.MEDIA – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky,...

Pemkab Atim Raih Opini WTP Ke 12 Berturut-turut Atas LKPD TA 2025

BANDA ACEH, NANGGROE.MEDIA | Pemerintah Kabupaten Aceh Timur kembali...

Topics

Purbaya Bantah Isu Gaji Manajer Kopdes Rp16 Juta, Sebut Besarannya Disesuaikan UMP

JAKARTA, NANGGROE.MEDIA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membantah...

KPM UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe Tanamkan Kepedulian Lingkungan melalui Program CERDIK di Kuala Keureuto

ACEH UTARA, NANGGROE.MEDIA | Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM)...

Bupati Al-Farlaky Temui Menteri Sosial, Perjuangkan Jadup  Korban Banjir Aceh Timur

JAKARTA, NANGGROE.MEDIA – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky,...

Pemkab Atim Raih Opini WTP Ke 12 Berturut-turut Atas LKPD TA 2025

BANDA ACEH, NANGGROE.MEDIA | Pemerintah Kabupaten Aceh Timur kembali...

53 Lansia Aceh Timur Diwisuda, Ibu Lismawani: Belajar Tak Kenal Usia

ACEH TIMUR, NANGGROE.MEDIA | Sebanyak 53 lanjut usia di...

Bupati Al-Farlaky Paparkan Potensi Tikar dan Tenun Di Hadapan Menteri Enkraf

JAKARTA, NANGGROE.MEDIA | Langkah strategis untuk memperkuat ekonomi kerakyatan...

Menakar Kepemimpinan Dr. Sayuti Abubakar: Gagasan, Integritas, dan Aksi

Hari ini, mata pena saya tertuju pada sosok yang...

Related Articles

Popular Categories