LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA | Wali Kota Lhokseumawe Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., meminta seluruh keuchik di wilayah Kota Lhokseumawe untuk memperkuat pengawasan terhadap aktivitas judi online dan peredaran narkoba di lingkungan gampong.
Penegasan tersebut disampaikan Sayuti saat pelantikan sejumlah keuchik di Kota Lhokseumawe. Ia menilai persoalan judi online dan narkoba tidak hanya menjadi persoalan hukum, tetapi juga dapat berdampak terhadap kondisi ekonomi keluarga, masa depan generasi muda, serta keamanan lingkungan.
“Ini adalah perang kita bersama. Judi online dan narkoba hari ini telah merusak sendi-sendi ekonomi keluarga, menghancurkan masa depan pemuda, dan meningkatkan angka kriminalitas,” tegas Sayuti.
Sayuti memerintahkan para keuchik agar tidak bersikap pasif terhadap potensi aktivitas tersebut di wilayah masing-masing. Pengawasan, menurutnya, perlu dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan masyarakat dan unsur keamanan.
“Saya perintahkan kepada seluruh keuchik untuk bersikap tegas. Lakukan pemantauan ketat di warung-warung kopi atau tempat berkumpul warga,” ujarnya.
Ia juga meminta para keuchik membangun koordinasi dengan aparat penegak hukum, termasuk Babinsa dan Bhabinkamtibmas, untuk mencegah sekaligus menindak aktivitas yang berkaitan dengan judi online dan peredaran narkoba sesuai ketentuan hukum.
“Bekerjasamalah dengan aparat penegak hukum dan Babinsa/Bhabinkamtibmas untuk memberantas segala aktivitas judi online dan peredaran narkoba di wilayah saudara,” kata Sayuti.
Menurutnya, pengawasan tidak cukup hanya dilakukan di lingkungan fisik. Pemerintah gampong juga perlu meningkatkan perhatian terhadap ruang digital yang saat ini menjadi salah satu medium berkembangnya praktik judi online.
“Jangan biarkan gampong kita runtuh karena kelalaian kita dalam mengawasi ruang digital dan lingkungan nyata,” tegasnya.
Sayuti menekankan bahwa upaya pencegahan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah gampong, aparat keamanan, tokoh masyarakat, hingga keluarga.
Ia berharap langkah tersebut dapat menciptakan lingkungan gampong yang lebih aman sekaligus melindungi generasi muda Lhokseumawe dari dampak judi online dan narkoba.

