ACEH TIMUR | NANGGROE.MEDIA | Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., menerima audiensi Kepala dan jajaran manajemen Perum Bulog Cabang Langsa di Pendopo Bupati Aceh Timur, Jumat (28/8/2026).
Dalam pertemuan tersebut hadir Pemimpin Cabang Bulog Langsa Yosnik Ade Putra, Asisten Manager Pemasaran M. Ivand Mucharrir, serta Asisten Manager Operasi Fadhil Syahputra.
Pertemuan membahas penguatan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Aceh Timur dan Bulog, khususnya dalam menjaga ketersediaan serta stabilitas harga pangan, distribusi beras, hingga peningkatan produksi pertanian masyarakat.
Bupati Al-Farlaky menyampaikan apresiasi atas dukungan Bulog kepada Pemkab Aceh Timur, terutama saat daerah tersebut dilanda bencana banjir. Salah satu dukungan yang menurutnya sangat berarti adalah persetujuan Bulog terhadap permintaan bantuan beras sebanyak 200 ton bagi masyarakat terdampak banjir.
“Saya mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang selama ini sangat bagus, termasuk dukungan Bulog saat bencana banjir. Salah satu yang paling berkesan bagi saya, ketika saya menyampaikan permintaan bantuan beras 200 ton via surat tulis tangan, itu langsung dikabulkan,” kata Al-Farlaky.
Bupati berharap koordinasi antara Bulog dan pemerintah daerah terus diperkuat, terutama dalam distribusi bantuan pangan kepada masyarakat miskin maupun keluarga yang masuk kategori desil tertentu berdasarkan data Kementerian Sosial.
Ia meminta setiap proses distribusi dapat dikoordinasikan dengan perangkat daerah terkait, seperti Dinas Sosial serta Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM.
“Kita ingin setiap proses itu diberitahukan dan dikoordinasikan dengan dinas terkait. Apakah dengan Dinsos maupun Disperindagkop. Dengan begitu kita bisa sama-sama bersinergi sebagai sesama lembaga pemerintah,” ujarnya.
Selain itu, Al-Farlaky meminta Bulog menyampaikan data mitra penyalur beras SPHP di wilayah Aceh Timur. Menurutnya, data tersebut diperlukan pemerintah daerah untuk melakukan pemantauan kondisi pangan sekaligus menjadi bahan laporan kepada pemerintah pusat.
Pemkab Aceh Timur bersama Bulog sebelumnya juga telah melakukan operasi pasar di sejumlah titik sebagai langkah mengantisipasi kenaikan harga beras dan memenuhi kebutuhan masyarakat.
Bupati menegaskan, sinergi tersebut diharapkan mampu menjaga stabilitas pangan sekaligus memastikan masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga yang terjangkau.
“Harapan kita Aceh Timur bisa menjadi lumbung pangan untuk Aceh dan ke depan mampu menjadi salah satu daerah penyuplai pangan nasional,” pungkasnya.


