Desa Pantee Lhong Masih Terisolasi Usai Banjir, Warga Bertahan Tanpa Bantuan

BIREUN,  NANGGROE.MEDIA | Hingga hari ini, Desa Pantee Lhong, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen masih menjadi salah satu titik terdampak banjir paling parah yang belum tersentuh bantuan memadai. Warga terpaksa bertahan di tempat pengungsian karena rumah-rumah mereka masih dipenuhi lumpur tebal sisa banjir.

Sejumlah warga mengaku tidak dapat kembali membersihkan rumah karena belum adanya alat berat yang masuk ke desa untuk mengeruk material lumpur dan sampah yang menumpuk pascabanjir.

Beberapa akses jalan juga masih sulit dilalui, membuat proses evakuasi dan penyaluran logistik terhambat.

Keuchik Pantee Lhong, Murizal Haryanto mengatakan Jumlah korban 343 KK, Jumlah Jiwa : 1.359 Jiwa, Jumlah Rumah 321 Rumah dan Korban Jiwa 2 Orang.

“Yang kami butuhkan sekarang bukan hanya makanan, tapi alat berat untuk membersihkan desa kami. Kami tidak bisa mulai membangun kalau lumpurnya masih setinggi ini,” ungkap Murizal.

Kondisi ini membuat warga merasa terabaikan, sebab hingga hari kelima pascabanjir, belum ada kepastian kapan bantuan akan datang. Anak-anak, lansia, dan ibu-ibu masih bertahan di tenda darurat dengan fasilitas seadanya, sementara rumah mereka belum bisa ditempati.

Warga berharap pemerintah segera turun tangan, mengirimkan bantuan dan alat berat agar proses pemulihan dapat segera dimulai.

pemerintah daerah maupun provinsi harus segera menurunkan bantuan nyata, bukan hanya pendataan.

Mereka menegaskan bahwa kebutuhan mendesak saat ini adalah alat berat, tenaga relawan, air bersih, serta tempat tinggal sementara yang lebih layak. Selain itu, warga juga meminta adanya posko kesehatan karena mulai muncul keluhan penyakit kulit dan demam pada anak-anak sejak banjir surut.

“Kami tidak ingin hanya didata, kami ingin dibantu. Rumah kami tertimbun lumpur, anak-anak mulai sakit, dan kami tidak tahu kapan bisa kembali ke kehidupan normal,” ujar seorang ibu pengungsi yang kini tidur di tenda darurat.

Menurut mereka, keterlambatan penanganan hanya akan memperpanjang penderitaan warga dan memperbesar risiko kesehatan bagi para pengungsi.

Hot this week

Cek Harga !! BBM Mengalami Kenaikan

NANGGROE.MEDIA | Dikabarkan, kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM)...

Kondisi Perekonomian Warga Kecamatan Ketol Mulai Melemah Akibat Sinkhole

ACEH TENGAH, NANGGROE.MEDIA | Akibat lubang raksasa atau disebut...

Harga Bahan Baku Pendukung Alami Kenaikan

BENER MERIAH, NANGGROE.MEDIA | Kenaikan harga kedelai dan bahan...

Perlancar Saluran Air Bersih Babinsa 08/SN Ajak Warga Gotroy

ACEH TENGAH, NANGGROE.MEDIA | Dalam upaya mendukung ketersediaan fasilitas...

Usai Diterjang Banjir Bandang Jembatan Aramco Kini di Resmikan Dandim 0119 Bener Meriah

BENER MERIAH, NANGGROE.MEDIA | Jembatan jenis Aramco yang terletak...

Topics

Cek Harga !! BBM Mengalami Kenaikan

NANGGROE.MEDIA | Dikabarkan, kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM)...

Kondisi Perekonomian Warga Kecamatan Ketol Mulai Melemah Akibat Sinkhole

ACEH TENGAH, NANGGROE.MEDIA | Akibat lubang raksasa atau disebut...

Harga Bahan Baku Pendukung Alami Kenaikan

BENER MERIAH, NANGGROE.MEDIA | Kenaikan harga kedelai dan bahan...

Perlancar Saluran Air Bersih Babinsa 08/SN Ajak Warga Gotroy

ACEH TENGAH, NANGGROE.MEDIA | Dalam upaya mendukung ketersediaan fasilitas...

Usai Diterjang Banjir Bandang Jembatan Aramco Kini di Resmikan Dandim 0119 Bener Meriah

BENER MERIAH, NANGGROE.MEDIA | Jembatan jenis Aramco yang terletak...

Babinsa Koramil 04/Bintang Himbau Warga Waspada Cuaca Buruk

ACEH TENGAH, NANGGROE.MEDIA | Guna mewaspadai terkait bahaya bencana...

Rumah Tahanan Takengon Gandeng RSUD Datu Beru Gelar Donor Darah

TAKENGON, NANGGROE.MEDIA | Dalam rangka memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan...

Masyarakat Desa Bukit Terima Bantuan Pangan, Babinsa Turut Dampingi

ACEH TENGAH, NANGGROE.MEDIA | Masyarakat Desa Bukit Sama, Kecamatan...

Related Articles

Popular Categories