Beberapa tanggapan mantan kombatan mengenai GAM dan AM.

Nanggroe.net, Banda Aceh | Sempat terjadi sedikit polemik di kalangan Masyarakat dan beberapa mantan kombatan GAM mengenai hari milad yang akan dilaksanakan pada 4 Desember setiap tahunnya.

“Bagi saya AM maupun GAM sama saja,tidak ada yang berbeda,layaknya satu ayah dan satu ibu,tujuan nya juga sama,jadi jangan sampai membuat masyarakat pusing terhadap dua hal yang sama”.

Junaidi Yahya via telepon Kepada Nanggroe.net

Setelah sebelum nya di media Nanggroe.net yang memuat tanggapan Sufaini Usman atau dikenal dengan syekhy memberikan statemennya bahwasanya pada 4 Desember bukanlah milad GAM melainkan milad AM, dari berita tersebut hingga melahirkan beberapa polemik dan tanggapan di ranah publik baik oleh Masyarakat maupun para kombatan GAM mengenai statmentnya yang di anggap kontroverisial.

Oleh karena itu pihak Nanggroe.net mencoba menghubungi Jubir KPA Pusat, Azhari Cagee pada Kamis (3/11) melalui via telepon.

Tetapi sangat disayangkan Jubir KPA pusat tidak ingin memberikan tanggapan apapun mengenai statement yang sedang kontroversial tersebut, Seakan Cage tidak mempunyai Narasi untuk membantah Statement yang di layangkan Tgk Syekhy.

“Saya tidak ingin memberikan tanggapan, karena saya rasa tak perlu ada yang ingin saya beri tanggapan”Tegas Azhari Cage saat di konfirmasi.

Selanjutnya pihak Nanggroe.net ingin memintai tanggapan dengan mencoba menghubungi mantan kombatan GAM yang bernama Junaidi Yahya via telepon pada Kamis (3/11).

Junaidi Yahya memberikan tanggapan mengenai statement kontroversial dari Sufaini Usman atau dikenal dengan Syeikhy.

Sejarah singkatnya kalau ingin saya katakan, waktu saat itu memang benar AM belum ada pergerakan tetapi yang di lakukan fokus kepada ideologi, sehingga sampai tahun 1983 ada beberapa orang yang dikirimkan ke Libya dan pada tahun 1990 dipulangkan ke Aceh.

Saat kembali ke Aceh juga tidak ada intruksi untuk perang,hanya saja untuk memberikan pengamanan kepada rakyat Aceh.

Akhir cerita karena dituduh oleh pihak TNI gerakan ini ialah GPK (Gerakan pengacau Keamanan),beberapa dari kami mencari suaka politik ke berbagai negara.

Pada tahun 1998 pun baru kami baru membuat gerakan,dan saat itu kami juga merekrut anak anak Aceh untuk diberi pelatihan agar dapat begabung di dalam pergerakan

Jadi intinya,kalau di bilang berbeda ,saya rasa tidak,karena saya juga AM dan saya juga GAM.

“Bagi saya AM maupun GAM sama saja,tidak ada yang berbeda,layaknya satu ayah dan satu ibu,tujuan nya juga sama,jadi jangan sampai membuat masyarakat pusing terhadap dua hal yang sama”Jelasnya.

Waktu saat itu AM (Aceh Merdeka) belum ada dibekali persenjataan saat pergerakan,dan GAM (Gerakan Aceh Merdeka) sudah dibekali persenjataan saat pergerakan,maka karena atas mempertahankan kedaulatan aceh lah dua hal tersebut terjadi.

Mengenai waktu saat perundingan antara aceh dan indonesia menurut Abang Kandang (Sandi kala itu) baik AM ataupun GAM keduanya diikutsertakan dalam perundingan tersebut,karena tujuan perjuangan ialah ibadah jadi kita jangan saling menyalahkan perjuangan.

“Semoga baik dari elemen GAM,TNA,Sipil GAM bersatu padu,terus kompak demi aceh yang lebih baik”Tutup Junaidi.

Hot this week

T. Sofianus: DPC Demokrat Lhokseumawe Siap Kawal Sayuti Abubakar Menuju Ketua DPD Aceh

LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA | Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Partai...

Di Balik Pertemuan Sayuti Abubakar dan SBY: Menyiapkan Kepemimpinan Daerah yang Visioner

JAKARTA, NANGGROE.MEDIA | Di tengah semakin kompleksnya tantangan yang...

Bendahara DPC Demokrat Lhokseumawe Muhammad Kamal Dukung Dr. Sayuti Abubakar sebagai Calon Ketua DPD Demokrat Aceh

LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA | Bendahara DPC Partai Demokrat Kota Lhokseumawe,...

149 Bakal Calon Keuchik Lolos Penjaringan, DPMG Lhokseumawe: Antusiasme Masyarakat Sangat Tinggi

LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA | Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG)...

Tim Dosen Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh Gelar Penyuluhan Anti-Bullying di SDIT Bunayya

LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA | Tim dosen Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh...

Topics

T. Sofianus: DPC Demokrat Lhokseumawe Siap Kawal Sayuti Abubakar Menuju Ketua DPD Aceh

LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA | Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Partai...

Di Balik Pertemuan Sayuti Abubakar dan SBY: Menyiapkan Kepemimpinan Daerah yang Visioner

JAKARTA, NANGGROE.MEDIA | Di tengah semakin kompleksnya tantangan yang...

Bendahara DPC Demokrat Lhokseumawe Muhammad Kamal Dukung Dr. Sayuti Abubakar sebagai Calon Ketua DPD Demokrat Aceh

LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA | Bendahara DPC Partai Demokrat Kota Lhokseumawe,...

149 Bakal Calon Keuchik Lolos Penjaringan, DPMG Lhokseumawe: Antusiasme Masyarakat Sangat Tinggi

LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA | Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG)...

Tim Dosen Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh Gelar Penyuluhan Anti-Bullying di SDIT Bunayya

LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA | Tim dosen Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh...

Bupati Al Farlaky Terbitkan Teguran Keras, Pelaku Usaha Dilarang Buang Sampah Sembarangan

ACEH TIMUR, NANGGROE.MEDIA | Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman...

Bupati Al- Farlaky Lantik T. Reza Rizki Pj.Sekda Atim

ACEH TIMUR, NANGGROE.MEDIA | Bupati Aceh Timur Iskandar Usman...

31 Kasus Kekerasan Anak dalam Enam Bulan, Bupati Al Farlaky Siapkan Langkah Pencegahan dan Rumah Aman

ACEH TIMUR, NANGGROE.MEDIA | Kasus kekerasan terhadap anak yang...

Related Articles

Popular Categories