BENER MERIAH, NANGGROE.MEDIA | Intensitas curah hujan yang cukup tinggi melanda kawasan Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah, mengakibatkan sejumlah wilayah tersebut terendam banjir. Selasa, 07 April 2026.
Pada peristiwa itu berlangsung sejak beberapa waktu terakhir ini, akses utama yang menghubungkan Kabupaten Bireuen, Bener Meriah dan Aceh Tengah, tepatnya di kawasan Wih Porak, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, Aceh kembali lumpuh total pada Minggu sore hingga Senin pagi.
Lebih lanjut, jalan alternatif yang sebelumnya sempat diperbaiki oleh pihak BPBD Bener Meriah dan dinas terkait telah dapat dilalui oleh kendaraan, kini dilaporkan kembali terputus total akibat meluap nya air sungai Wih Porak menyusulnya hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut.
Terlihat dalam rekaman video amatir warga di kawasan tersebut memperlihatkan derasnya arus sungai Wih Porak yang meluap hingga merendam serta menutup total badan jalan alternatif di Kampung Wih Porak tersebut.
Curah hujan dengan intensitas cukup tinggi sejak Minggu sore kemarin, membuat air sungai meluap membawa material bebatuan dan lumpur sehingga akses jalan Bireuen menuju Bener Meriah dan Aceh Tengah lumpuh total dan tidak dapat dilalui kendaraan baik roda dua maupun empat. Namun, karena cuaca ekstrem yang kembali terjadi, jalan tersebut kembali terputus.
Upaya BPBD Bener Meriah melakukan penanganan
Kalaksa BPBD Bener Meriah, Safriadi dalam keterangan laporannya menyebutkan, bahwa air sungai kembali meluap yang mengakibatkan material bebatuan dan lumpur menutupi badan jalan.
”Setelah sempat diperbaiki tadi malam, badan jalan terputus kembali,” kata Kalaksa BPBD Bener Meriah, Safriadi dalam laporannya kepada Nanggroe.media.
Kalaksa menyampaikan, kawasan Wih Porak, Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah setelah sempat diperbaiki, kini menyebabkan lintasan tersebut rawan untuk dilintasi oleh kendaraan.
Ia menambahkan, saat ini dua unit alat berat telah di stanby kan. Sedangkan alat berat milik PP usai penanganan kini kembali ke pangkalan.
Petugas kepolisian melakukan pengaturan lalulintas
Kemudian, atas peristiwa itu terjadi personel Satlantas Polres Bener Meriah bersama Polsek Pintu Rime Gayo kini melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalulintas di kawasan lokasi tersebut sejak Senin malam.

Kasat Lantas Polres Bener Meriah, AKP Syafaruddin menyampaikan, bahwa personel Satlantas dan Polsek Pintu Rime Gayo, telah melakukan pengamanan serta pengaturan arus lalulintas dilokasi banjir tersebut.
Harapan penambahan material saluran air
Kasat Lantas menyampaikan harapan kepada instansi terkait terutama kepada Dinas PUPR Provinsi agar segera menambahkan saluran air atau gorong-gorong (kontainer) di aliran sungai tersebut, sehingga aliran sungai bisa dibagi menjadi dalam tiga bagian.
”Selama ini hanya satu kontainer yang ada, jadi pada saat debit air naik atau tidak muat tidak melebar ke sisi lainnya. Kemudian, masyarakat yang melintas di Wih Porak tidak ada kendala.” Tuturnya.
Upaya ini sangat diperlukan guna mencegah kejadian banjir serupa, mengingat jalur tersebut Bireuen – Takengon akses vital bagi masyarakat dan penyaluran distribusi utama.
Polres Bener Meriah menyampaikan himbauan kepada para pengguna jalan yang melintasi kawasan tersebut agar tetap berhati-hati dan selalu waspada mengingat kondisi cuaca sangat ekstrim, demikian (**).

