ACEH, NANGGROE.MEDIA | Kabar duka mengudara dari Kabupaten Aceh Jaya, sosok seorang pahlawan sejarah asal Aceh, Nyak Sandang dikabarkan telah meninggal dunia pada Selasa, 07 April 2026.
Kabar kepergian sosok pria asal Aceh berusia 100 tahun yang memiliki jasa sangat bersejarah itu menyebar dengan cepat dan memicu gelombang duka mendalam bagi masyarakat khususnya di seluruh tanah Aceh.
Lebih lanjut, pria bernama Nyak Sandang (100), merupakan salah seorang tokoh yang sangat berjasa besar bagi bangsa Indonesia. Pada tahun 1948, Nyak Sandang bersama orang tuanya memberikan harta benda kekayaan nya kepada pemerintah Indonesia. Hal itu dimaksud untuk membantu dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia melalui pengadaan atau pembelian pesawat Dakota RI-001 Seulawah.
Nyak Sandang selama ini disebut lebih banyak menghabiskan waktu di rumahnya karena faktor usia. Dia pernah beberapa kali dirawat di rumah sakit.
Selama masa hidupnya beberapa tahun terakhir ini, Nyak Sandang kerap mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah Indonesia (pusat). Ia pun sempat bertemu secara langsung dengan Presiden Joko Widodo, yang mana dirinya menyampaikan sebuah amanah dan ia pun mendapatkan perawatan medis atas kondisi kesehatannya semasa hidup.
Selain itu, Presiden Prabowo Subianto pernah memberikan tanda kehormatan Bintang Jasa Utama kepada Teungku Nyak Sandang bin Lamudin. Nyak Sandang menerima langsung tanda kehormatan di Istana Negara, Jakarta, pada 25 Agustus 2025. Nyak Sandang hadir menggunakan kursi roda dibantu keluarga.
Kini masyarakat khususnya Aceh, turut berdukacita atas kepergian Nyak Sandang. Masyarakat Aceh mendoakan agar (almarhum) Nyak Sandang segala amal ibadahnya diterima oleh Allah SWT serta ditempatkan yang terbaik atas segala jasa dan kedermawanan nya bagi Nusa dan Bangsa Indonesia.


