ACEH TENGAH, NANGGROE.MEDIA | Pasca dilanda bencana banjir bandang dan tanah longsor pada November 2025 lalu, masyarakat yang menjadi korban bencana alam telah menempati Hunian Sementara (Huntara).
Lanjut, beberapa waktu terakhir ini intensitas curah hujan cukup tinggi mengakibatkan di sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Tengah dilaporkan terendam banjir, bahkan akses jembatan juga ikut terputus.
Untuk mengantisipasi adanya banjir susulan, anggota TNI dari Kodim 0106/Aceh Tengah, Serka Arif Hananto mengunjungi warga masyarakat yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Hunian Sementara (Huntara) tepatnya di Desa Bintang Pepara, Kecamatan Ketol, Aceh Tengah, Aceh. Jumat, 10 April 2026.
Dalam kunjungannya, Serka Arif Hananto menghimbau serta membahas kepada masyarakat di Hunian Sementara tersebut terkait antisipasi bahaya banjir dan tanah longsor susulan.
”Akhir-akhir ini curah hujan cukup tinggi di wilayah kita, khususnya Aceh Tengah dan sekitarnya. Jadi, kami harapkan kepada masyarakat untuk tetap selalu waspada dan berdoa agar tidak terjadi bencana kembali,” tutur Serka, Arif Hananto saat mengunjungi warga di Huntara setempat.
Selama komunikasi sosial (komsos) tersebut berlangsung, Serka Arif Hananto juga mengingatkan warga apabila terdapat suatu hal yang menonjol seperti adanya informasi banjir susulan dan tanah longsor untuk segera melaporkan hal tersebut ke aparat Desa baik Babinsa maupun Polmas.
Hal ini dilakukan TNI-AD agar warga masyarakat tetap selalu waspada. Peran serta TNI (Babinsa) di tengah masyarakat sebagai bentuk wujud kepedulian terhadap rakyat, karena TNI merupakan bagian daripada rakyat.

