TAKENGON, NANGGROE.MEDIA | 19,2 ton kopi Gayo diekspor ke Benua Eropa tepatnya ke negara Inggris. Ekspor kopi Gayo tersebut secara resmi dilepas oleh Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga yang berlangsung di gudang Koperasi Ketiara, Kampung Umang, Kecamatan Bebesen, Aceh Tengah, Aceh. Minggu, 12 April 2026.
Pengeksporan kopi Gayo ini menjadi salah satu produksi paling terpenting dalam memperkuat posisi kopi Gayo sebagai komoditas unggulan Aceh Tengah yang mampu bersaing di pasar global sekaligus mendorong kesejahteraan para petani lokal di dataran tinggi Gayo.
”Kita merasa bangga atas capaian ekspor kopi tersebut yang dinilai sebagai bukti nyata kualitas dan daya saing kopi Gayo di pasar internasional.” Kata Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga dalam arahannya.
Menurutnya, Koperasi Ketiara sangat berperan, yang mana terus membina para petani kopi, khususnya dalam menjaga kualitas serta kelestarian lingkungan melalui program Ketiara Cinta Hutan.
“Kita apresiasi peran dari Koperasi Ketiara, dan saya sangat bahagia hari ini kita dapat melepas kopi Gayo ke Inggris. Ini prestasi luar biasa dari daerah kita, Aceh Tengah. Kopi Gayo hari ini semakin dikenal dunia, dan ini tidak terlepas dari peran para pelaku usaha dan tokoh perempuan yang membina masyarakat,” ujar Haili.

Pada saat pelepasan kopi Gayo secara simbolis, Bupati mengucapkan kata ”Bismillahirrahmanirrahim pelepasan kopi Gayo sebanyak 19,2 ton ke Inggris secara resmi kita lepas,” serta diikuti dua truk Cold Diesel yang langsung berangkat menuju pelabuhan.
Bupati berharap ekspor kopi tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh petani dan pelaku usaha kopi untuk terus meningkatkan kualitas produksi serta memperluas pasar ekspor.
Kegiatan ekspor kopi ini turut dihadiri oleh Rahmah selaku pimpinan Ketiara, Ketua TP-PKK Aceh Tengah Risnawati, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Aceh Tengah, serta Kabag Ekonomi Setdakab Aceh Tengah.

