Santri Pondok Pesantren Usia 13 Tahun di Diduga Disetrika Guru, Polisi Selidiki

NANGGROE.MEDIA | Seorang santri berusia 13 tahun diduga dianiaya oleh gurunya sendiri di salah satu pondok pesantren Tahfiz Al Quran di Kota Parepare, Sulawesi Selatan.

Korban diduga dianiaya dengan cara di setrika bagian punggungnya. Akibatnya, korban mengalami luka bakar dan harus mendapatkan perawatan di rumah sakit.

“Saya diinfokan oleh orang tua santri lainnya kalau anak saya ini disetrika punggungnya,” kata orang tua korban, Salahudin seperti dilansir dari Kumparan.com

Atas adanya informasi tersebut, Salahudin kemudian memeriksa badan anaknya. Ternyata benar, terdapat luka bakar seperti setrika di punggung anaknya.

“Saya cek punggungnya dan benar ada,” sebutnya.

Tak terima anaknya diperlakukan seperti itu, sang Ayah itu kemudian mendatangi pondok Tahfiz dan bertemu langsung dengan pembina pesantren.

“Kepala pondoknya sudah minta maaf. Katanya, anak saya disetrika oleh pembinanya,” kata dia.

Salahudin menyebut, anaknya disetrika karena telah melanggar aturan pondok pesantren sehingga diberi sanksi.

“Katanya dihukum karena bermain saat jam tidur,” ucapnya.

Polisi Selidiki

Meski pimpinan pondok pesantren telah meminta maaf, Salahuddin tetap membawa masalah ini ke ranah hukum. Dia melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Parepare.

“Baru saja kita menerima laporan dari warga, adanya indikasi penganiayaan yang dilakukan oleh tenaga pendidik di tingkat tahfiz Al Quran, korbannya adalah santri,” kata Kapolres Parepare, AKBP Arman Muis, secara terpisah.

Arman menyebutkan, di bagian punggung korban terdapat bekas penganiayaan diduga bekas disetrika. Pihaknya akan melakukan kerja cepat soal dugaan penganiayaan santri ini.

“Sekarang lagi ditangani Unit PPA Satreskrim Polres Parepare untuk mengetahui motif dari kasus ini,” pungkasnya.

Hot this week

Dugaan Penipuan Proyek Ratusan Juta, Mantan Kepala Dinas Koperasi Bener Meriah Ditangkap

LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA | Personel Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres...

DPRA Desak BPJN Perbaiki Jalan Alternatif, Jalan Enang-enang Tak Kunjung di Perbaiki

BENER MERIAH, NANGGROE.MEDIA | Lima bulan pascabencana banjir bandang...

Tokoh Bersejarah Asal Aceh Penyumbang Pesawat Terbang Dakota RI-001 Seulawah Meninggal Dunia

ACEH, NANGGROE.MEDIA | Kabar duka mengudara dari Kabupaten Aceh...

KNPI Lhokseumawe Tegaskan Penataan Waduk Lhokseumawe Bagian dari Pembangunan Berkelanjutan

LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA - Dinamika yang terjadi di kawasan waduk...

Personel Koramil 08/Silih Nara Kolaborasi Gotong Royong Bersama Relawan

ACEH TENGAH, NANGGROE.MEDIA | Sebagai bentuk sinergitas dan kepedulian...

Topics

Dugaan Penipuan Proyek Ratusan Juta, Mantan Kepala Dinas Koperasi Bener Meriah Ditangkap

LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA | Personel Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres...

DPRA Desak BPJN Perbaiki Jalan Alternatif, Jalan Enang-enang Tak Kunjung di Perbaiki

BENER MERIAH, NANGGROE.MEDIA | Lima bulan pascabencana banjir bandang...

Tokoh Bersejarah Asal Aceh Penyumbang Pesawat Terbang Dakota RI-001 Seulawah Meninggal Dunia

ACEH, NANGGROE.MEDIA | Kabar duka mengudara dari Kabupaten Aceh...

KNPI Lhokseumawe Tegaskan Penataan Waduk Lhokseumawe Bagian dari Pembangunan Berkelanjutan

LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA - Dinamika yang terjadi di kawasan waduk...

Personel Koramil 08/Silih Nara Kolaborasi Gotong Royong Bersama Relawan

ACEH TENGAH, NANGGROE.MEDIA | Sebagai bentuk sinergitas dan kepedulian...

Petugas Rutan Bener Meriah Geledah Blok Hunian Napi dan Tes Urine

BENER MERIAH, NANGGROE.MEDIA | Seluruh petugas Rutan Kelas IIB...

Usai di Perbaiki, Banjir Susulan Kembali Terjadi di Jalan Lintas Takengon – Bireuen Wih Porak

BENER MERIAH, NANGGROE.MEDIA | Intensitas curah hujan yang cukup...

PMII Lhokseumawe Dukung Optimalisasi Waduk sebagai Solusi Banjir dan Wisata Baru

LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA - Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia...

Related Articles

Popular Categories