Penerima KIP Tidak Tepat Sasaran, Hidayat : Mari Tingkatkan Kesadaran, Hak Mereka Adalah Hak Mereka

Nanggroe.net, Lhokseumawe| Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh (Unimal) sangat mennyanyangkan jika ada oknum penerima Program Indonesia Pintar (PIP) melalui kartu Indonesia Pintar (KIP) yang tidak berhak mendapatkannnya.

Muhammad Hidayat melalui pers rilis yang diterima Nanggroe.net masih banyak penerima KIP tidak tepat sasaran “Jadi menurut saya tentang persoalan KIP ini masih banyak yang tidak tepat sasaran, sebab banyak daripada mereka yang menerima KIP tersebut ialah dari kalangan orang yang memiliki ekonomi keatas, sedangkan yang betul-betul membutuhkan atau yang layak menerima KIP ini tidak mendapatkannya. Saya juga menyayangkan  bahwasannya KIP ini menjadi semua permainan.”

Baca Juga:

Sex Bebas Hal Yang Biasakah Bagi Kaum Mileneal ?

“Dan banyak juga dari teman-teman saya yang berbicara dan berdiskusi kepada saya, bahwasannya mereka gagal mendapatkan KIP tersebut, padahal mereka mengikuti tahapan-tahapan yang berlaku, sementara yang juga saya ketahui masih banyak juga teman saya yang mendapatkan KIP sementara ekonomi mereka mampu dan ini menjadi sebuah tanda tanya. Ada 2 kemungkinan, hal ini dilakukan secara sadar dari mahasiswa tersebut dan adanya oknum-oknum yang terkait yang ikut bermain didalamnya. Disinilah letak kesadaran yang belum mempunih daripada teman-teman mahasiswa yang melakukan pengambilan hak pendidikan seseorang secara nyata dan sadar.” Lanjut Hidayat yang merupakan Mahasiswa Fakultas Hukum UNIMAL Angkatan 2020

Lebih lanjut dayat mengatakan “Kita semua bisa meyakini bahwasannya pihak akademik ataupun oknum-oknum dari pihak universitas yang masih menerima titipan daripada orangtua maupun pribadi dari mahasiswa tersebut. Itu sudah pasti atau disinyalir. Jadi harus ada kesadaran dari pihak Universitas maupun mahasiswa itu sendiri.”

Dayat berharap “saya harapkan pihak/oknum-oknum terkait hal ini dikiranya melakukan hal yang tegas dan jurdil dan marilah tingkatkan lagi kesadaran diri kita, sebab hak mereka ialah punya mereka” Tutup dayat

Editor: Manzahari

Hot this week

Tak Berizin, 22 Usaha Walet di Lhokseumawe Disegel dan Difogging

LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA - Pemerintah Kota (Pemko) Lhokseumawe melakukan penertiban...

DKI Jakarta Sering Padam Listrik, IWO: Dirut PLN Wajib Diperiksa dan Dicopot

DKI JAKARTA, NANGGROE.MEDIA | Dikabarkan, pemadaman listrik di ibukota...

Informasi Orang Hilang !! Jika Melihat Segera Laporkan Ke Kantor Polisi Terdekat

BENER MERIAH, NANGGROE.MEDIA | Seorang remaja perempuan bernama Rasyiqa...

Danramil 09/Ketol dan Babinsa Turun Ke Desa Berikan Arahan

ACEH TENGAH, NANGGROE.MEDIA | Babinsa (Bintara Desa) dari Koramil...

Gas Lpg 12 Kg Tembus Rp 250 Ribu di Aceh Tengah, Pelaku Usaha: Sangat Memberatkan

TAKENGON, NANGGROE.MEDIA | Sejak 18 April 2026, Gas LPG...

Topics

Tak Berizin, 22 Usaha Walet di Lhokseumawe Disegel dan Difogging

LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA - Pemerintah Kota (Pemko) Lhokseumawe melakukan penertiban...

DKI Jakarta Sering Padam Listrik, IWO: Dirut PLN Wajib Diperiksa dan Dicopot

DKI JAKARTA, NANGGROE.MEDIA | Dikabarkan, pemadaman listrik di ibukota...

Informasi Orang Hilang !! Jika Melihat Segera Laporkan Ke Kantor Polisi Terdekat

BENER MERIAH, NANGGROE.MEDIA | Seorang remaja perempuan bernama Rasyiqa...

Danramil 09/Ketol dan Babinsa Turun Ke Desa Berikan Arahan

ACEH TENGAH, NANGGROE.MEDIA | Babinsa (Bintara Desa) dari Koramil...

Gas Lpg 12 Kg Tembus Rp 250 Ribu di Aceh Tengah, Pelaku Usaha: Sangat Memberatkan

TAKENGON, NANGGROE.MEDIA | Sejak 18 April 2026, Gas LPG...

Anak Berusia 17 Tahun di Takengon Jadi Korban Pemerkosaan

TAKENGON, NANGGROE.MEDIA | Seorang pria berinisial MAD (21), warga...

Mendagri Tinjau Insfrastruktur Pascabencana di Bener Meriah dan Aceh Tengah

BENER MERIAH, NANGGROE.MEDIA | Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito...

Babinsa Koramil Jagong Melaksanakan Karya Bakti Di Desa Binaan

ACEH TENGAH, NANGGROE.MEDIA | Dengan kehadiran Babinsa Koramil 06/Jagong...

Related Articles

Popular Categories