KRUENG MANE, NANGGROE.MEDIA | L-Patra (Kabupaten Bireuen) tampil meyakinkan saat menaklukkan Putra Malaka (Kabupaten Aceh Utara) dengan skor 3-1 pada Match Day 6 Piala Kapolres Lhokseumawe 2026 di Stadion Krueng Mane Football.
Pertandingan yang dipimpin wasit M. Ridwan dari ASKAB Aceh Utara berlangsung dalam tempo tinggi sejak peluit awal dibunyikan. Diperkuat sejumlah pemain berpengalaman yang pernah berkiprah di kompetisi Liga Indonesia, seperti Ramadhan Madon, Khairil Zul Azhar, Fairusyi, M. Revan, dan Sokoy C’s, L-Patra langsung mengambil inisiatif permainan melalui penguasaan bola yang dominan.
Dominasi tersebut berbuah gol pada menit ke-13. Sahrul Akbar sukses memanfaatkan peluang di depan gawang untuk membawa L-Patra unggul 1-0.
Tertinggal satu gol, Putra Malaka mulai meningkatkan intensitas serangan. Tim asal Kabupaten Aceh Utara itu mampu memberikan tekanan kepada lini pertahanan lawan hingga akhirnya menyamakan kedudukan pada menit ke-44 melalui Mahyu. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, L-Patra langsung memberikan kejutan. Baru satu menit setelah kick-off, tepatnya pada menit ke-46, Farhan Idi berhasil mencetak gol yang kembali membawa timnya unggul 2-1.
Gol cepat tersebut membuat pertandingan semakin terbuka. Kedua tim silih berganti menciptakan peluang berbahaya, namun disiplin lini belakang L-Patra serta penyelesaian akhir yang belum maksimal dari Putra Malaka membuat skor tetap bertahan.
Saat Putra Malaka berupaya mengejar ketertinggalan di menit-menit akhir, L-Patra justru memastikan kemenangan pada menit ke-89. Sabirin Idi sukses menuntaskan sebuah serangan cepat menjadi gol ketiga, sekaligus mengunci kemenangan L-Patra dengan skor akhir 3-1.
Atas performa impresifnya sepanjang laga, Farhan Idi dinobatkan sebagai Man of the Match. Selain mencetak gol penentu keunggulan pada awal babak kedua, ia juga tampil konsisten dalam membangun serangan dan menjadi motor permainan L-Patra.
Kemenangan ini menjadi modal penting bagi L-Patra untuk melanjutkan perjuangan di Piala Kapolres Lhokseumawe 2026. Sebaliknya, kekalahan tersebut memastikan Putra Malaka harus mengakhiri langkahnya dan angkat koper dari turnamen.
Laga berlangsung meriah dengan disaksikan ribuan penonton yang memadati Stadion Krueng Mane Football. Dukungan suporter dari Kabupaten Aceh Utara, Kabupaten Bireuen, hingga Kota Lhokseumawe menciptakan atmosfer pertandingan yang semarak sepanjang 90 menit.


