LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA | Tim dosen Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui penyuluhan tentang pencegahan bullying di SDIT Bunayya, Jumat. Kegiatan ini diikuti sekitar 90 siswa kelas II SD dengan suasana yang interaktif dan menyenangkan.
Kegiatan pengabdian tersebut diketuai oleh Dr. Arnita, S.H., M.H. dengan anggota Fauzah Nur Aksa, S.Ag., M.H., Tri Widya Kurniasari, S.H., M.Hum., dan Nuribadah, S.H., M.H.
Dalam pelaksanaannya, tim dosen turut didampingi Guru Bimbingan dan Konseling (BK) Nurlina, S.Pd., Guru Kelas II.1 Cut Nurhasanah, Guru Kelas II.2 Annisa, serta Guru Kelas II.3 Zulya Afriani, yang berperan aktif mendampingi para siswa selama kegiatan berlangsung.
Pada penyuluhan tersebut, para siswa diberikan pemahaman mengenai pengertian bullying, berbagai bentuk perilaku perundungan, serta pentingnya saling menghargai, berteman dengan baik, dan tidak mengejek maupun menyakiti teman.
Materi disampaikan menggunakan bahasa yang sederhana agar mudah dipahami oleh anak-anak. Penyampaian juga diselingi dengan sesi tanya jawab serta contoh-contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah sehingga para siswa lebih mudah memahami materi yang diberikan.
Ketua tim pengabdian, Dr. Arnita, S.H., M.H., mengatakan bahwa pendidikan mengenai pencegahan bullying perlu dikenalkan sejak usia dini agar anak-anak memahami pentingnya bersikap baik kepada sesama serta berani melaporkan apabila mengalami maupun menyaksikan tindakan perundungan.
“Melalui pemahaman ini, kami berharap anak-anak dapat saling menghargai, tidak melakukan perundungan, serta berani berbicara kepada guru atau orang tua jika mengalami atau melihat tindakan bullying,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala SDIT Bunayya, Yusmadi, M.Pd., mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, penyuluhan seperti ini sangat bermanfaat dalam menanamkan nilai-nilai saling menghormati, peduli terhadap teman, serta membangun lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan.
Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, diharapkan para siswa semakin memahami pentingnya menghargai sesama, memiliki kepedulian terhadap teman, serta bersama-sama menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari bullying.

