
NANGGROE.MEDIA, BENER MERIAH | Dewan Pimpinan Daerah, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Aceh kembali menunjukkan kepeduliannya dengan membagikan sebanyak 300 paket takjil kepada korban bencana hidrometeorologi pada Jumat, 27 Februari 2026.
Paket takjil yang berisi makanan dan minuman siap saji tersebut disalurkan langsung ke lokasi pemukiman pengungsi dan rumah-rumah yang terkena dampak di beberapa wilayah terdampak, seperti disekitar kawasan Huntara Desa Tunyang, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah, Aceh.
Bencana yang melanda wilayah Aceh pada 26 November 2025 lalu telah mengakibatkan banyak masyarakat kehilangan tempat tinggal dan sumber mata pencaharian. Meski telah berlalu beberapa bulan, sebagian besar korban masih berjuang memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari, terutama menjelang kedatangan bulan suci Ramadhan.
Lanjut, hadirnya bantuan takjil kali ini bukan hanya sekedar makanan untuk berbuka, melainkan juga sebagai bentuk dukungan hati yang ingin memberikan semangat baru bagi saudara-saudara yang tengah menghadapi kesulitan akibat banjir bandang dan tanah longsor.
Pada kegiatan kali ini, GMNI mengangkat tema “GMNI Kendari Peduli” yang menjadi tahapan pertama dari serangkaian bantuan yang akan diberikan. Tidak hanya sebatas pembagian takjil, nantinya dari hasil donasi yang terkumpul, akan diadakan acara berbuka puasa bersama GMNI dengan para pengungsi di Huntara sebagai wujud solidaritas yang lebih luas.
Acara tersebut diharapkan dapat menjadi momen kebersamaan yang menghangatkan hati dan memperkuat tali persaudaraan antar sesama warga negara.
GMNI akan terus hadir dan berkomitmen untuk membantu masyarakat yang terkena dampak bencana, terutama pada bulan suci ramadhan di bulan ini.
”Kita ketahui bersama, bahwa kesulitan yang dihadapi korban bukanlah beban yang bisa ditanggung sendiri, melainkan semua memiliki peran untuk membantu mereka bangkit kembali,” ujar Toga, perwakilan GMNI Aceh, saat memberikan sambutan di lokasi pembagian takjil.
Dia (Toga), selaku perwakilan GMNI juga berbagi cerita mengenai seorang ibu yang merasa sangat terbantu dengan kedatangan paket takjil yang dibagikan.
Tim GMNI Aceh turut mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini, khususnya GMNI Kendari yang menjadi inisiator bantuan kali ini, serta para relawan dan donatur yang telah memberikan kontribusi baik dalam bentuk barang maupun dana. Setiap kontribusi yang diberikan telah membawa harapan baru bagi keluarga korban bencana.




Komentar