NANGGROE.MEDIA, ACEH TENGAH | Pembangunan Jembatan Gantung di Desa Burlah, Kecamatan Ketol yang berada di wilayah teritorial Kodim 0106/Aceh Tengah terus menunjukkan perkembangan yang signifikan. Hingga Rabu, 25 Februari 2026, progres fisik pembangunan telah mencapai 57 persen dan berjalan sesuai dengan tahapan perencanaan yang telah ditetapkan.
Jembatan gantung dengan panjang 120 meter tersebut dirancang sebagai penghubung strategis antara Desa Kala Ketol dengan Desa Burlah, Desa Kekuyang, Desa Buge Ara, dan Desa Bintang Pepara di Kabupaten Aceh Tengah. Kehadiran infrastruktur ini diharapkan mampu mengakhiri keterisolasian sejumlah wilayah pedalaman sekaligus memperlancar arus transportasi, distribusi logistik, serta mobilitas sosial dan ekonomi masyarakat.
Pembangunan jembatan ini merupakan wujud nyata sinergi antara TNI angkatan darat dan masyarakat dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di daerah terpencil.
Sementara, seluruh material utama jembatan disiapkan oleh pihak TNI AD, dan pengerjaan di lapangan melibatkan personel gabungan dari Koramil 09/Ketol, Kodim 0106/Aceh Tengah, Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 854/Dharma Kersaka, serta personel dari Pusat Zeni Angkatan Darat.
Saat ini, pekerjaan difokuskan pada pemotongan dan perapian. Tahapan ini menjadi bagian krusial dalam memperkuat struktur utama jembatan agar kokoh, stabil, serta memenuhi standar keamanan konstruksi sebelum nantinya difungsikan untuk masyarakat.


Komentar