Harta Benda Lenyap Tanpa Jejak, Sebuah Dusun Rata Saat Banjir Bandang Aceh

 dok. Nanggroe.media

NANGGROE.MEDIA, BENER MERIAH | Pascabencana alam banjir bandang dan tanah longsor yang sebelumnya melanda wilayah Kabupaten Bener Meriah, Aceh pada November 2025 lalu menyisakan duka pilu bagi korban yang terdampak. Kamis, 05 Februari 2026.

Salah satu Kampung di Kabupaten Bener Meriah, yaitu Kampung Pantan Kemuning, Kecamatan Timang Gajah menjadi lokasi teritorial peristiwa banjir bandang dan tanah longsor, suasana dan kondisi itu tampak terlihat rata dengan tanah. Bahkan, di Kampung tersebut terdapat sebuah Dusun memiliki sarana ibadah seperti Meunasah dan Balai pengajian serta fasilitas umum juga ikut tertimbun material longsor tanpa sisa dan rata dengan tanah.

Hingga hari ini warga Kampung Pantan Kemuning, Timang Gajah masih berjuang pulih pasca diterjang banjir bandang dan tanah longsor hebat akhir November lalu.

Meski bencana telah berlalu beberapa pekan lalu, akses utama menuju ke beberapa Dusun, Kampung Pantan Kemuning dilaporkan masih sulit dilalui kendaraan. Sejumlah titik jalan amblas (rusak) membuat Kampung itu sempat terisolir total, memaksa warga harus berjalan kaki sejauh puluhan kilometer untuk mendapatkan kebutuhan pokok. Kini, Kampung tersebut perlahan mulai pulih, warga pun sudah merasakan sedikit lega hanya saja menyisakan trauma yang mendalam.

Ditengah keterbatasan alat berat, semangat gotong royong warga bersama Babinsa dari Koramil 03/Timang Gajah Sertu Jafis menjadi tumpuan utama dibawah komando Danramil 03/Timang Gajah, Kapten Inf Takdir Anur. Dengan peralatan seadanya seperti cangkul dan parang (golok) mereka bahu membahu membuka akses jalan agar kendaraan bisa melintas serta perbaikan fasilitas air bersih.

Kemudian, layanan kesehatan pun dilakukan secara jemput bola. Tim medis dari Puskesmas Lampahan disusul Tim medis Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh juga turun demi memastikan kesehatan warga tetap terpantau di posko pengungsian.

Lebih lanjut, dilokasi peristiwa banjir bandang dan tanah longsor beberapa waktu lalu, salah seorang warga bernama Suryana (49), sempat diwawancarai Nanggroe.media. Suryana (49), menceritakan kejadian tanah longsor di Kampung halamannya. ”Kejadian tanah longsor di Kampung kami terjadi pada Rabu 26 November 2025 sekitar pukul 11:00 WIB siang. Kamu terkejut siang itu cuaca hujan dan disusul tanah longsor yang menghantam Kampung kami,” ungkapnya.

Dirinya juga menerangkan, bahwa lokasi ini merupakan tempat permukiman rumah warga. Dilihat dari pandangan, lokasi ini seperti tidak ada rumah sama sekali, namun lokasi ini banyak terdapat rumah warga yang hanyut dan tenggelam akibat banjir bandang dan tanah longsor saat melanda.

”Dilokasi ini terdapat sarana dan prasarana ibadah seperti Meunasah, Balai pengajian dan fasilitas umum seperti MCK dan lainnya. Namun tempat itu lenyap di tenggelam, terkubur oleh tanah,” tuturnya.

 dok. Nanggroe.media

Akibat dari banjir bandang dan tanah longsor semua rumah warga dan tempat sarana ibadah dan fasilitas umum tidak tampak lagi, hanya saja terlihat beberapa puing-puing bangunan saja.

Atas peristiwa yang telah terjadi ini, warga berharap kepada pemerintah agar dapat segera membantu dan mendorong pemulihan perekonomian warga Pantan Kemuning, Kecamatan Timang Gajah yang mana warga telah menjadi korban bencana dan bagaimana untuk dapat bangkit kembali ascabencana.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Bener Meriah saat ini tengah fokus pada pemulihan infrastruktur vital yang diperkirakan menelan kerugian hingga triliunan rupiah. Warga terus berharap bantuan permanen segera tiba sebelum puncak musim hujan berikutnya kembali mengancam keselamatan mereka.

 

Hot this week

Bunda PAUD Kota Lhokseumawe Audiensi ke Direktorat PAUD, Bahas Program Kerja hingga Percepatan Wajib Belajar 13 Tahun

JAKARTA, NANGGROE.MEDIA | Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)...

Ini Dia Muhammad Fadli Putra Aceh yang Muncul sebagai Kandidat Ketua Umum PB HMI

JAKARTA, NANGGROE.MEDIA | Nama Muhammad Fadli, S.H., CPLA, putra...

Program Kampanye Direalisasikan, Pemko Lhokseumawe Salurkan Bantuan untuk 100 Disabilitas dan Lansia

LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA | Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui Dinas Sosial...

Wali Kota Lhokseumawe Terima Aspirasi Mahasiswa FH Unimal, Bahas Pembangunan hingga PPPK

LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA | Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar,...

Pembangunan Huntap Korban Bencana Lhokseumawe Memasuki Tahap Pelaksanaan

LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA | Pembangunan Hunian Tetap (Huntap) Relokasi Terpusat...

Topics

Ini Dia Muhammad Fadli Putra Aceh yang Muncul sebagai Kandidat Ketua Umum PB HMI

JAKARTA, NANGGROE.MEDIA | Nama Muhammad Fadli, S.H., CPLA, putra...

Program Kampanye Direalisasikan, Pemko Lhokseumawe Salurkan Bantuan untuk 100 Disabilitas dan Lansia

LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA | Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui Dinas Sosial...

Wali Kota Lhokseumawe Terima Aspirasi Mahasiswa FH Unimal, Bahas Pembangunan hingga PPPK

LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA | Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar,...

Pembangunan Huntap Korban Bencana Lhokseumawe Memasuki Tahap Pelaksanaan

LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA | Pembangunan Hunian Tetap (Huntap) Relokasi Terpusat...

Polresta Banda Aceh Terima Pengaduan Dugaan Penganiayaan Anak di Sekolah

BANDA ACEH, NANGGROE.MEDIA | Unit IV Perlindungan Perempuan dan...

Menang Telak, Muniruddin Raih 1.327 Suara dan Terpilih sebagai Keuchik Kutablang

LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA | Muniruddin, S.Sos., MSM berhasil meraih kemenangan...

Related Articles

Popular Categories