Masyarakat Peunaron Berikan ‘Rapot Merah’ kepada Pemerintah Aceh Timur

Nanggroe.net, Aceh Timur | Aliansi Masyarakat Aceh Timur (AMP) memberikan ‘Rapot Merah’ kepada Pemerintah Aceh Timur karena dinilai tidak memberikan prestasi yang membanggakan kepada masyarakat.

Mereka memasang spanduk di empat titik yakni di jalan masuk Kecamatan Peunaron, depan Kantor Pertanian Peunaron dan di depan Kantor Camat Peunaron pada Senin (5/10) pada pukul 03:00 Wib dini hari tadi.

Pemasangan spanduk itu bertuliskan ‘Raport Merah Merah pemerintahan Aceh Timur’, ‘Tiada hari tanpa Mati lampu’, ‘Listrik yang mengendalikan jaringan’, ‘1000 jalan berlubang’ dan ‘Air bersih yang masih menjadi mitos’.

Baca Juga : Jalan Rusak Parah di Panton Labu, Masyarakat Kecewa Kepada Pemerintah Aceh Utara

Ketua AMP Jamaluddin mengatakan kepada Nanggroe.net bahwa pihaknya memberikan Rapot Merah kepada Pemerintah Aceh Timur dinilai sangat wajar karena slogan Bupati ‘Aceh Timur Bereh’ sampai saat ini belum nampak wujudnya.

“Jika kita berkaca kepada Kecamatan Peunaron tentunya disini ada kontradiksi dibalik slogan tersebut,” ucap Jamal.

Selain itu, AMP juga menilai pemerintahan Aceh Timur masih belum terbuka hati untuk melihat realita di Peunaron yang masih sangat-sangat tertinggal dalam persoalan mati lampu, air bersih dan jalan berlubang dari daerah lain.

“Ini sangat disayangkan seharusnya Pemerintah Aceh Timur lebih peka melihat persoalan Infrastrukur dan lain-lain yang ada di masyarakat Peunaron,” tandasnya.

Kemudian, di Sektor Pertanian, Kata Jamal harga hasil panen para Petani di Kecamatan Peunaron sering dipermainkan oleh cukong-cukong, tentunya ini sangat merugikan bagi Petani.

“Kami yang mayoritas mencari penghasilan dari pertanian dan ini sangat disayangkan kami harus merugi,” cetusnya.

Disinggung alasan AMP memasang beberapa lembar spanduk adalah untuk mendapatkan respon dari Pemerintah Aceh Timur agar bisa melihat permasalahan yang terjadi di masyarakat Peunaron.

“Untuk nenarik perhatian kepada Pemerintah Aceh Timur, karna pagi hari waktu beraktivitas, jadi ini merupakan waktu yang sangat efektif, kalau siang tidak menutup kemungkinan baru dipasang langsung dicopot,” pungkasnya.

Hot this week

PGRI dan Bunda Guru Dilantik, Bupati Al- Farlaky Targetkan Sekolah Cetak SDM Unggul Di Aceh Timur 

ACEH TIMUR, NANGGROE.MEDIA | Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI)...

Bupati Al-Farlaky Sebut Pembangunan SDN Teumpeun Investasi Jangka Panjang untuk Generasi Aceh Timur

ACEH TIMUR, NANGGROE.MEDIA | Bupati Aceh Timur Iskandar Usman...

Kompas Bangun Kembali SDN Teumpeun, Aceh Timur Jadi Lokasi Pertama Program Pascabencana

ACEH TIMUR, NANGGROE.MEDIA | Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas memulai...

Ny Lismawani, Istri Bupati Al-Farlaky Raih Gelar Doktor

BANDA ACEH, NANGGROE.MEDIA | Kabar membanggakan datang dari keluarga...

Topics

PGRI dan Bunda Guru Dilantik, Bupati Al- Farlaky Targetkan Sekolah Cetak SDM Unggul Di Aceh Timur 

ACEH TIMUR, NANGGROE.MEDIA | Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI)...

Kompas Bangun Kembali SDN Teumpeun, Aceh Timur Jadi Lokasi Pertama Program Pascabencana

ACEH TIMUR, NANGGROE.MEDIA | Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas memulai...

Ny Lismawani, Istri Bupati Al-Farlaky Raih Gelar Doktor

BANDA ACEH, NANGGROE.MEDIA | Kabar membanggakan datang dari keluarga...

Juru Bicara IKA Unimal Soroti Dugaan Pelanggaran Etik Oknum Dosen, Desak Permintaan Maaf Terbuka

LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA | Ikatan Alumni Universitas Malikussaleh (IKA Unimal)...

Bupati Al-Farlaky Kumpulkan Pimpinan PKS, Bahas Harga TBS, CSR hingga Investasi di Aceh Timur

ACEH TIMUR, NANGGROE.MEDIA | Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman...

Bupati Al-Farlaky Buka Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026 Aceh Timur

ACEH TIMUR, NANGGROE.MEDIA | Bupati Aceh Timur Iskandar Usman...

Related Articles

Popular Categories