Kritis Dibalik Tirai Kepentingan Segelintir Kelompok

NANGGROE.MEDIA, REDELONG | Politik kerap dipahami sebagai ruang pengabdian bagi kepentingan bersama.
Namun dalam praktiknya, politik sering menjelma menjadi panggung narasi, simbol, dan wacana yang tampak heroik di permukaan, tetapi kosong di dalam nya.

Di tengah hiruk-pikuk nya perdebatan publik, rakyat disuguhi drama konflik yang seolah-olah penting, mendesak, dan menentukan masa depan bersama.

Pada kenyataannya, segelintir orang memanfaatkan kondisi sosial, ekonomi, atau krisis tertentu sebagai momentum untuk mencapai keinginan mereka sendiri.

Seorang tokoh pemuda, Yudi Gayo berstatment bahwa pada era sekarang ini, isu-isu yang diangkat bukanlah lahir dari kebutuhan nyata rakyat, melainkan dikemas sedemikian rupa agar tampak sebagai aspirasi publik.
Ketakutan diproduksi, kemarahan diarahkan, dan harapan dijanjikan. Semua demi legitimasi kepentingan sempit.
Politik kemudian tidak lagi menjadi alat penyelesaian masalah, tetapi sebagai alat instrumen manipulasi keadaan.

”Akibatnya, masalah yang terjadi tidak pernah benar-benar menyentuh rakyat, perdebatan selesai di meja kopi, keputusan berputar di lingkar pelaku, sementara kehidupan masyarakat tetap berjalan seperti seharusanya.” Ujarnya

Menurutnya, rakyat hanya menjadi latar bukan tujuan. Dalam kondisi seperti ini, politik kehilangan makna substansialnya dan berubah menjadi sekedar permainan kepentingan yang jauh dari realitas kehidupan sehari-hari.

Kendati pun demikian, hal sejauh ini harus kita pahami, jika ego yang terus menerus menyelimuti dan terobsesi dengan keadaan, akan berdampak buruk dikemudian hari pastinya.

Ia menuturkan, sebab itu pelaku akan terus mencari momentum – momentum dan selalu melumuri kepentingan – kepentingannya yang akan dijalankan sebagai misi pertukaran. Ungkapnya

”Tentunya semua orang memiliki strategi masing – masing, orang yang mungkin dianggap tidak alot dalam melihat atau memahami situasi padahal berpura – pura bodoh agar dapat mengelabui lawannya. Tutupnya.

Hot this week

Laksanakan Komsos, Babinsa Koramil 07/Atu Lintang Berikan Pesan Ke Perangkat Desa

NANGGROE.MEDIA, ACEH TENGAH | Saat ini tak dapat di...

Masyarakat Kecamatan Ketol Demo Pemkab Aceh Tengah Soal Keterlambatan Penanggulangan Lubang Raksasa

NANGGROE.MEDIA, ACEH TENGAH - Lubang raksasa atau mirip sejenis...

THR 2026 Wajib Dibayar Penuh dan Tepat Waktu, Pemerintah Tegaskan Tak Boleh Dicicil

NANGGROE.MEDIA, JAKARTA - Menjelang Hari Raya Keagamaan 2026, kabar...

Desakan Publik Menguat, Kejari Aceh Timur Diminta Usut Dugaan Korupsi BUMD Secara Menyeluruh

NANGGROE.MEDIA, ACEH TIMUR - Arah Pemuda Aceh Timur (ARPA)...

Babinsa Koramil Jagong Melaksanakan Ketahanan Pangan Di Wilayah Binaan

NANGGROE.MEDIA, ACEH TENGAH | Dengan kehadiran Babinsa Koramil 06/Jagong...

Topics

Laksanakan Komsos, Babinsa Koramil 07/Atu Lintang Berikan Pesan Ke Perangkat Desa

NANGGROE.MEDIA, ACEH TENGAH | Saat ini tak dapat di...

THR 2026 Wajib Dibayar Penuh dan Tepat Waktu, Pemerintah Tegaskan Tak Boleh Dicicil

NANGGROE.MEDIA, JAKARTA - Menjelang Hari Raya Keagamaan 2026, kabar...

Desakan Publik Menguat, Kejari Aceh Timur Diminta Usut Dugaan Korupsi BUMD Secara Menyeluruh

NANGGROE.MEDIA, ACEH TIMUR - Arah Pemuda Aceh Timur (ARPA)...

Babinsa Koramil Jagong Melaksanakan Ketahanan Pangan Di Wilayah Binaan

NANGGROE.MEDIA, ACEH TENGAH | Dengan kehadiran Babinsa Koramil 06/Jagong...

30 Ribu Koperasi Merah Putih Siap Beroperasi 2026

NANGGROE.MEDIA, JAKARTA - Pemerintah terus mempercepat pelaksanaan Program Koperasi...

Wapres Gibran Tegaskan Dukungan Penuh untuk Penguatan Industri Esports Nasional

NANGGROE.MEDIA, JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka...

Presiden Prabowo Instruksikan Pengawasan Ketat Stok dan Harga Pangan Jelang Ramadan Idul Fitri

NANGGROE.MEDIA, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri Koordinator...

Related Articles

Popular Categories