BANDA ACEH, NANGGROE.MEDIA – Komite Peralihan Aceh (KPA) Pusat resmi menunjuk Saiful Bahri A. Djalil atau yang lebih dikenal dengan nama Pon Yahya sebagai Ketua KPA Wilayah Pase (Samudra Pase), Aceh Utara.
Dalam surat bernomor 04/KPA/III/2026 yang dikeluarkan di Kuta Radja pada Jumat, 6 Maret 2026, Muzakir Manaf menyampaikan bahwa Saipul Bahri yang dikenal dengan panggilan Pon Yaya ditunjuk untuk memimpin KPA Wilayah Pase.
Surat tersebut menyebutkan bahwa penunjukan ini mulai berlaku sejak tanggal dikeluarkan dan akan ditinjau kembali apabila di kemudian hari terdapat kekeliruan.
“Surat angkée nyoe neupeujak buet mulai surat nyoe meutanda di Jaroe, dan meunyo na keliru akan tapeubeutoi lagee nyang patot,” demikian isi surat tersebut.
Dengan adanya penunjukan ini, Saipul Bahri diharapkan dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dalam memimpin organisasi KPA di wilayah Pase, yang meliputi kawasan Aceh Utara dan sekitarnya.
Surat tersebut ditandatangani langsung oleh Ketua KPA Pusat Muzakir Manaf atau yang dikenal dengan Muallem.
Saiful Bahri A. Djalil atau Pon Yahya merupakan seorang politikus Indonesia dan mantan pejuang Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Ia juga pernah menjabat sebagai Ketua DPRA pada periode 2022-2023.
Selain itu, di bidang olahraga, ia dipercaya sebagai Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh untuk masa bakti 2025-2029.
Penunjukan pimpinan wilayah ini menjadi bagian dari penguatan struktur organisasi KPA di daerah, sekaligus memastikan koordinasi organisasi berjalan lebih efektif di tingkat wilayah.


