Mantan Ketua DPRD Batam Angkat Bicara Soal Rempang 

BATAM | Polemik tentang pembangunan Rempang Eco-City menjadi sorotan setelah pemerintah daerah memasang patok tata batas wilayah pengembangan kawasan.

Kisruh rencana penggusuran di Pulau Rempang Galang tersebut terus menjadi sorotan publik sampai saat ini, sehingga membuat sejumlah pihak ikut bicara.

Mantan Ketua DPRD Batam Taba Iskandar, S.H., M.H mengatakan bahwa penyelesaian persamaan terkait pembangunan di Rempang seharusnya bisa diselesaikan dengan dialog.

Baca Juga : Polri, BP Batam, Masyarakat Selesaikan Konflik Rampang Secara Musyawarah

“Kita ini belum duduk, dudukkan dulu mau kemana kami setelah ini bagiamana konsep pembangunan ini kami ini jadi apa ?,” Kata Taba dalam Vidio yang di unggah oleh akun TikTok @kata_kampar

Selain itu Taba juga menjelaskan bahwa dirinya belum mempelajari secara detail terkait konsep pembangunan nya seperti apa yang akan dilaksanakan.

“Kedua, kalau betul, karena saya belum mempelajari secara detail, adalah konsepnya relokasi yang semula ditawarkan 200 menjadi 500, itu tidak pas, itu bukan orang yang digusur,” Kata Taba seperti dikutip dari voicesulawesi.com (16/9/2023).

Kemudian, Taba menjelaskan, para masyarakat Rempang Galang tersebut sudah duluan disana sebelum adanya BP Batam beranak pinang.

“Yang betul adalah memanusiakan orangnya, menjadi lebih makmur dia karena investasi, maka harus menjadi bagian dari integrasi dari konsep pembangunan,” Ujarnya

“Jadi dia (masyarakat Rempang Galang) tetap disana terintegrasi dengan investasi itu. Kalau rumah tidak cocok dengan kawasan wisata, maka rumahnya diperbaiki, karena mereka kan cari makan disana, di Laut, bukan ditaruh di rumah susun atau dibuatkan rumah lagi,” Lanjutnya

Tetapi kata dia, kampung tersebut menjadi integral dari konsep pengembangan kawasan.

“Jadi tidak perlu ada gusur menggusur. Kalau mereka memenuhi kualifikasi standar dipekerjakan, maka dipekerjakan atau dihitung luasan tanahnya dan itu menjadi saham di perusahaan, maka punya masa depan hingga anak cucunya,” tutupnya

 

Hot this week

Petani di Bireuen Ikuti Training Of User Pestisida Terbatas

BIREUEN, NANGGROE.MEDIA | Ratusan petani di Kabupaten Bireuen, Aceh...

Kuatkan Gotong Royong di Lingkungan Masyarakat, Babinsa Ikut Serta

ACEH TENGAH, NANGGROE.MEDIA | Keterlibatan TNI di tengah masyarakat...

Babinsa bersama Warga Desa Binaan Karya Bhakti

ACEH TENGAH, NANGGROE.MEDIA | Sertu Abdul Gofur, Babinsa Koramil...

Bantah Isu Perselingkuhan, Mutia Sari Akan Tempuh Jalur Hukum

ACEH TIMUR, NANGGROE.MEDIA | Seorang perempuan berinisial M.S, yang...

Simak !! Kejaksaan Tunda Penahanan Tersangka Kasus Korupsi SPBU di Bener Meriah

BENER MERIAH, NANGGROE.MEDIA | Dikabarkan, Kejaksaan Negeri (Kejari) Bener...

Topics

Petani di Bireuen Ikuti Training Of User Pestisida Terbatas

BIREUEN, NANGGROE.MEDIA | Ratusan petani di Kabupaten Bireuen, Aceh...

Kuatkan Gotong Royong di Lingkungan Masyarakat, Babinsa Ikut Serta

ACEH TENGAH, NANGGROE.MEDIA | Keterlibatan TNI di tengah masyarakat...

Babinsa bersama Warga Desa Binaan Karya Bhakti

ACEH TENGAH, NANGGROE.MEDIA | Sertu Abdul Gofur, Babinsa Koramil...

Bantah Isu Perselingkuhan, Mutia Sari Akan Tempuh Jalur Hukum

ACEH TIMUR, NANGGROE.MEDIA | Seorang perempuan berinisial M.S, yang...

Simak !! Kejaksaan Tunda Penahanan Tersangka Kasus Korupsi SPBU di Bener Meriah

BENER MERIAH, NANGGROE.MEDIA | Dikabarkan, Kejaksaan Negeri (Kejari) Bener...

Keselamatan Anak Prioritas, Bunda PAUD Tinjau Sejumlah Tempat Penitipan Anak di Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA - Bunda PAUD Kota Lhokseumawe, Ny. Yulinda...

Viral di Medsos !! Kurir Paket di Aceh Tengah Nyaris Diserang Penerima Paket

ACEH TENGAH, NANGGROE.MEDIA | Sebuah video menegangkan yang kini...

Dukung Ketahanan Pangan Personil Koramil 08/SN Ikut Terlibat Memanen Cabai

SILIH NARA, NANGGROE.MEDIA | Pelaksanaan pendampingan di wilayah teritorial...

Related Articles

Popular Categories