LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA – Pemerintah Kota Lhokseumawe menerima bantuan satu unit truk pengangkut sampah jenis Arm Roll berkapasitas 4 meter kubik dari PT Perta Arun Gas melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), Selasa (10/3/2026).
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Technical & Operation Director PT Perta Arun Gas, Agus Mukorobin, kepada Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, SH, MH. Penyerahan turut didampingi Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe, A. Haris, S.Sos., M.Si., di halaman Kantor Wali Kota Lhokseumawe.
Wali Kota Lhokseumawe, Sayuti Abubakar, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Perta Arun Gas atas dukungan yang diberikan kepada pemerintah daerah, khususnya dalam upaya meningkatkan pelayanan kebersihan di Kota Lhokseumawe.
Menurutnya, bantuan satu unit truk sampah tersebut diharapkan dapat memperkuat armada pengangkut sampah milik Pemerintah Kota Lhokseumawe, sehingga proses pengangkutan dan pengelolaan sampah di berbagai wilayah dapat berjalan lebih optimal.
“Bantuan ini sangat bermanfaat untuk mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan kebersihan kota serta memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat,” ujar Sayuti.
Sementara itu, Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Lhokseumawe, Muhammad Nasir, S.Hi, mengatakan saat ini DLH memiliki sebanyak 13 unit armada truk pengangkut sampah. Selain itu, juga tersedia lima unit mobil pengangkut sampah berukuran kecil untuk menjangkau gang-gang sempit, tiga unit mobil tangki air, serta satu unit mobil tangga.
Ia mengungkapkan bahwa tambahan satu unit truk dari PT Perta Arun Gas sangat membantu operasional pengangkutan sampah di Kota Lhokseumawe.
“Alhamdulillah ada tambahan satu unit truk dari Pertamina. Kami sangat berterima kasih kepada Pertamina yang telah membantu. Armada ini memang sangat kami butuhkan karena rata-rata mobil yang ada di DLH merupakan kendaraan lama, sebagian besar keluaran tahun 2000-an,” ujar Muhammad Nasir.
Menurutnya, keberadaan truk baru tersebut menjadi semakin penting karena volume sampah selama bulan Ramadhan biasanya meningkat hingga dua kali lipat, terutama di kawasan pasar.
“Selama Ramadhan, sampah di pasar meningkat drastis, apalagi dari limbah batok kelapa muda yang jumlahnya sangat banyak. Dengan adanya bantuan mobil ini tentu sangat membantu operasional kami, apalagi selama ini ada satu mobil yang digunakan oleh dua sopir secara bergantian,” pungkasnya. ***

