LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA – Pemerintah Kota Lhokseumawe menggelar apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) perdana tahun 2026 yang dipimpin langsung oleh Sayuti Abubakar di Lapangan Hiraq, Senin (30/02/2026).
Apel ini menjadi yang pertama digelar setelah lebih dari enam bulan vakum akibat fokus pemerintah daerah pada penanganan dan penanggulangan bencana.
Dalam amanatnya, Wali Kota menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idulfitri kepada seluruh ASN yang hadir.
“Hari ini kita masih dalam suasana Lebaran. Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Lhokseumawe mengucapkan selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, mohon maaf lahir dan batin,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa apel perdana ini menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja ASN. Menurutnya, hingga saat ini belum terlihat perubahan signifikan dalam pola kerja aparatur pemerintahan.
“Saya lihat belum ada perubahan signifikan dalam perilaku ASN. Masih banyak yang bekerja dengan pola lama. Sudah lebih dari satu tahun saya menjabat, dan saya pastikan semua akan dievaluasi secara menyeluruh,” tegasnya.
Wali Kota juga menyoroti masih adanya ASN, termasuk pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), baik penuh waktu maupun paruh waktu, yang tidak disiplin. Bahkan, ditemukan kasus pegawai yang hanya tercatat secara administrasi tanpa kehadiran nyata di kantor.
Ia menegaskan bahwa ketidakdisiplinan dan ketidakprofesionalan tidak akan ditoleransi, termasuk bagi pejabat yang memiliki kedekatan dengan pimpinan.
“Saya membutuhkan ASN yang berintegritas dan profesional. Jangan hanya absen, tetapi tidak berada di tempat kerja. Jangan pula hanya datang tanpa menghasilkan kinerja nyata. Kita harus mampu menggali potensi dan memberi kontribusi bagi masyarakat,” tambahnya
Selain itu, Wali Kota turut menyoroti Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dinilai stagnan selama bertahun-tahun akibat belum optimalnya pengelolaan potensi daerah.
Sebagai langkah perbaikan, ia membuka kesempatan seluas-luasnya bagi ASN yang memiliki kompetensi dan kreativitas untuk mengisi jabatan kosong, mulai dari eselon II, III hingga IV, melalui sistem yang transparan dan berbasis merit.
Dalam penutup arahannya, Wali Kota kembali mengingatkan bahwa ASN adalah pelayan masyarakat, bukan pihak yang harus dilayani.
Wali Kota Lhokseumawe juga menegaskan akan mengambil tindakan tegas terhadap pimpinan perangkat daerah yang tidak mampu membina bawahannya, termasuk dalam menjaga disiplin dan kebersihan lingkungan kerja.
Ia pun mengajak seluruh ASN untuk bekerja dengan sungguh-sungguh, penuh tanggung jawab, serta berorientasi pada pelayanan publik demi kemajuan Kota Lhokseumawe.

