Aksi Nyata Mahasiswa KKN-PPM Unimal Pulihkan Fasilitas Desa Batuphat Barat Pasca Banjir

LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA | Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Kelompok 50 Universitas Malikussaleh melaksanakan aksi nyata berupa kegiatan bersih-bersih fasilitas desa pasca banjir yang melanda Desa Batuphat Barat.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 16 Januari 2026, dengan fokus pembersihan di Kantor Desa dan Mushalla Batuphat Barat.

Banjir yang terjadi beberapa waktu lalu menyebabkan genangan air merendam area kantor desa dan mushalla, sehingga sejumlah peralatan kerja serta barang inventaris desa terdampak lumpur.

Kondisi tersebut sempat menghambat aktivitas pelayanan pemerintahan desa dan kegiatan keagamaan masyarakat.

Menyikapi hal tersebut, mahasiswa KKN-PPM Kelompok 50 berinisiatif melakukan pembersihan secara menyeluruh sebagai bentuk kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat.

Kegiatan bersih-bersih tidak hanya difokuskan pada area lingkungan sekitar bangunan, tetapi juga mencakup pembersihan alat kerja, perabot, serta perlengkapan desa yang terdampak banjir.

Mahasiswa secara gotong royong membersihkan seluruh fasilitas tersebut guna mempercepat proses pemulihan pasca bencana agar dapat kembali digunakan secara normal.

Ketua KKN-PPM Kelompok 50 Desa Batuphat Barat, Benny Nugraha, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud tanggung jawab moral mahasiswa terhadap kondisi masyarakat pasca banjir.

“Kegiatan ini tidak hanya sekadar menjalankan program kerja KKN, tetapi merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial kami sebagai mahasiswa. Kami ingin hadir dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam membantu pemulihan fasilitas desa pasca banjir,” ujar Benny.

Ia juga berharap kegiatan tersebut dapat memberikan dampak positif dan meringankan beban masyarakat dalam proses pemulihan pasca bencana.

“Kami berharap melalui kegiatan bersih-bersih ini, fasilitas desa dapat segera kembali berfungsi secara optimal, sehingga pelayanan pemerintahan dan aktivitas ibadah masyarakat dapat berjalan dengan lancar,” tambahnya.

Kehadiran mahasiswa KKN-PPM Kelompok 50 di tengah masyarakat pasca banjir mendapat sambutan positif dari warga. Partisipasi aktif mahasiswa turut menghadirkan semangat kebersamaan, memperkuat nilai gotong royong, serta menumbuhkan solidaritas sosial dalam proses pemulihan pasca bencana.

Melalui terlaksananya program kerja ini, diharapkan Kantor Desa dan Mushalla Batuphat Barat kembali bersih, nyaman, dan mendukung kelancaran aktivitas pemerintahan desa serta kegiatan keagamaan masyarakat.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Universitas Malikussaleh dalam melaksanakan pengabdian kepada masyarakat melalui program KKN-PPM.

Komentar