Pemerintah Kota Lhokseumawe Distribusikan Bantuan Sekolah ke Muara Dua dan Blang Mangat

LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA | Pemerintah Kota Lhokseumawe menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah kepada tiga Sekolah Dasar (SD) yang berada di Kecamatan Muara Dua dan Kecamatan Blang Mangat.

Bantuan ini diberikan kepada SD Negeri 15 Desa Paya Bili dan SD Negeri 12 Desa Blang Crum di Kecamatan Muara Dua, serta SD Negeri 3 Desa Hasan Kareung di Kecamatan Blang Mangat.

Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, SH., MH, sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap dunia pendidikan, khususnya bagi sekolah-sekolah yang terdampak bencana banjir beberapa waktu lalu.

Bantuan tersebut merupakan dukungan dari pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang disalurkan kepada Pemerintah Kota Lhokseumawe untuk kemudian diberikan langsung kepada para siswa.

Sayuti memberikan secara langsung paket perlengkapan sekolah kepada siswa yang terdiri dari baju sekolah, celana sekolah, tas sekolah, buku tulis, pensil, pulpen, penghapus, buku gambar, alat ukur, botol minum, tempat makan dan perlengkapan sekolah lainnya.

Selain itu, para siswa-siswi juga mendapatkan bantuan tambahan berupa makanan ringan dan minuman seperti roti dan susu.

Total penerima bantuan mencapai sekitar 422 siswa dari ketiga sekolah tersebut. Rinciannya, SD Negeri 15 Desa Paya Bili memiliki 64 siswa, SD Negeri 12 Desa Blang Crum sebanyak 161 siswa, dan SD Negeri 3 Desa Hasan Kareung dengan jumlah 197 siswa.

Seluruh siswa diharapkan dapat terbantu dengan adanya dukungan perlengkapan sekolah ini, sehingga proses belajar mengajar dapat kembali berjalan dengan optimal pascabencana banjir.

Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari penanganan pascabencana yang menjadi perhatian serius pemerintah. “Bantuan ini berasal dari pemerintah pusat melalui BNPB. BNPB menyerahkan bantuan tersebut kepada Pemerintah Kota Lhokseumawe untuk kemudian disalurkan langsung ke sekolah-sekolah yang terdampak bencana banjir,” ujarnya.

Selain menyerahkan bantuan, Sayuti juga melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi sekolah. Ia juga menyempatkan untuk memeriksa kebersihan lingkungan sekolah serta memastikan ketersediaan air bersih sebagai salah satu kebutuhan dasar bagi aktivitas siswa dan guru.

Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa lingkungan sekolah aman, sehat, dan layak digunakan kembali.

Lebih lanjut, Sayuti mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Lhokseumawe telah mengajukan permohonan tambahan bantuan kepada BNPB dan pemerintah pusat, khususnya untuk kebutuhan sepatu sekolah.

“Saat peninjauan, kami menemukan masih ada siswa yang belum memiliki sepatu akibat dampak banjir kemarin. Oleh karena itu, kami telah mengajukan permohonan agar kebutuhan tersebut dapat segera dipenuhi,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa bantuan dari BNPB ini merupakan wujud nyata komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam penanganan pascabencana banjir, khususnya dalam mendukung pemulihan sektor pendidikan.

Pemerintah Kota Lhokseumawe berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar kebutuhan para siswa dan sekolah yang terdampak dapat terpenuhi secara menyeluruh.

Komentar