Ayah Wa : Aceh Utara Bermasalah di Berbagai Sektor, Pemkab Harus Lobi-lobi

Nanggroe net, Aceh Utara | Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Ismail A Jalil alias Ayah Wa memperihatinkan kondisi pembangunan Aceh Utara, baik di sektor Ekonomi, pembangunan, Infrastruktur, dan Pendidikan.

Menurut Ayah Wa, Pemerintah Aceh Utara, harus melobi-lobi ke Pemerintah Aceh dan pusat untuk mempercepat sektor pembangunan Infrastruktur, Ekonomi, pendidikan.

“Sehingga sektor ini cepat tereksekusi,” kata Ayah Wa saat pertemuan dengan Masyatakat ketika melakukan reses ke Dapil V, Kamis (8/4).

Menurut Ayah Wa, berdasarkan laporan Masyarakat di Aceh Utara banyak infrastruktur jalan mengelami rusak parah. Bahkan untuk membangun infrastruktur jalan keuangan Aceh Utara yang di bebankan ke APBK tidak tertampung.

“APBK Aceh Utara tak mampu mengeksekusi infrastruktur jalan. Sebab APBK Aceh Utara minim, tentu Pemkab harus melobi-lobi ke Provinsi atau ke Pusat. Sehingga setiap pembangunan itu tidak dibiaya langsung dengan APBK,” jelasnya.

Disisi lain, kondisi sektor ekonomi di Aceh Utara sangat memperihatinkan. Lantas banyak pemuda-pemuda yang menyandang sarjana jadi pengangguran karena tidak ada ketersediaan lowangan kerja.

“Bisa dibilang pengangguran sekarang pengangguran terdidik. Buktinya pendidikan tinggi ketersediaan lowangan kerja tak ada,” ungkapnya.

Pemerintah Aceh dan Pemkab Aceh Utara melalui dinas terkait, harus memperhatikan pengangguran di Aceh. Sebab pemuda jadi pengangguran akan berdampak terjadi kenaikan angka kemiskinan.

“Banyak potensi di Aceh Utara banyak diperlu di kembangkan. Karena keterbatasan SDM, sehingga potensi yang ada tidak dapat dikembangkan,” jelasnya.

Sementara produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dalam bentuk ekomoni kreatif di seluruh Aceh Utara harus dikembangkan dan diperioritaskan, sehingga dapat menyuburkan pertumbuhan rumah industri, termasuk pemasaran produk UMKM lokal. Sedangkan pasilitas telah tersedia untuk baik di dalam negeri maupun luar negeri.

“Pasilitas telah disediakan oleh pemerintah. Seperti pelabuhan Kreung Geukeuh. Jadi harus dimanfaatkan, intinya ekonomi subur rakyat makmur,” jelasnya.

Menurut Ayah Wa, Pemerintah Aceh harus memperhatikan khusus ke Pemkab Aceh Utara, sebab Aceh Utara saat ini mengalami krisis keuangan. Akan berdampak berbagai sektor.

“Seperti yang terjadi saat ini gaji aparatur Gampong di pangkas. Kenapa dipangkas, karena Pemkab tidak cukup ketersediaan anggaran,” ungkap Ayah Wa.

Politisi Partai Aceh ini menguraikan, permasalahan sedang dilema Pemkab Aceh Utara akan berdampak buruk terhadap masyarakat. Namun Pemerintah Aceh sebagai penyokong untuk menambahkan anggaran Migas Aceh.

“Aceh sebagai ladang Migas. Sedangkan kondisi Aceh saat ini terpuruk, jadi Pemerintah Aceh harus bersinergi untuk membantu Pemkab Aceh Utara, sehingga persoalan yang sedang buming di Aceh teratasi,” ungkap Ayah Wa.

Laporan : Ismu

Hot this week

Respons Cepat, Wali Kota Lhokseumawe Salurkan Bantuan Korban Kebakaran Mongeudong

LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA - Wali Kota Lhokseumawe, Sayuti Abubakar, menunjukkan...

Aliran Sungai di Kampung Lampahan Meluap, Bantaran Sungai Terkikis

NANGGROE.MEDIA, BENER MERIAH | Aliran sungai di Kampung Lampahan...

Babinsa Koramil 10 Celala Dampingi Kegiatan Musrenbang di Desa Binaan

TAKENGON, NANGGROE.MEDIA | Babinsa (Bintara Pembina Desa) secara aktif...

Pemerintah Tetapkan Lebaran Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 21 Maret

JAKARTA, NANGGROE.MEDIA- Pemerintah melalui Kementerian Agama resmi menetapkan 1...

Hilal di Aceh Capai 3 Derajat, MUI: Tetap Tunggu Hasil Pengamatan

JAKARTA, NANGGROE.MEDIA - Ketua Bidang Pendidikan dan Kaderisasi Majelis...

Topics

Respons Cepat, Wali Kota Lhokseumawe Salurkan Bantuan Korban Kebakaran Mongeudong

LHOKSEUMAWE, NANGGROE.MEDIA - Wali Kota Lhokseumawe, Sayuti Abubakar, menunjukkan...

Aliran Sungai di Kampung Lampahan Meluap, Bantaran Sungai Terkikis

NANGGROE.MEDIA, BENER MERIAH | Aliran sungai di Kampung Lampahan...

Babinsa Koramil 10 Celala Dampingi Kegiatan Musrenbang di Desa Binaan

TAKENGON, NANGGROE.MEDIA | Babinsa (Bintara Pembina Desa) secara aktif...

Pemerintah Tetapkan Lebaran Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 21 Maret

JAKARTA, NANGGROE.MEDIA- Pemerintah melalui Kementerian Agama resmi menetapkan 1...

Hilal di Aceh Capai 3 Derajat, MUI: Tetap Tunggu Hasil Pengamatan

JAKARTA, NANGGROE.MEDIA - Ketua Bidang Pendidikan dan Kaderisasi Majelis...

Wujud Kepedulian Babinsa Melaksanakan Kegiatan Komsos

NANGGROE.MEDIA, ACEH TENGAH | Peran Babinsa sangatlah penting melalui...

Bulan Ramadhan, AMITRA FIFGROUP Tegaskan Komitmen Mendukung Masyarakat Aceh Tengah Pascabencana Alam

NANGGROE.MEDIA, ACEH TENGAH | PT Federal International Finance (FIFGROUP),...

Prabowo Imbau Idulfitri Sederhana di Tengah Bencana dan Tekanan Global

JAKARTA, NANGGROE.MEDIA - Menindaklanjuti arahan Prabowo Subianto dalam Sidang...

Related Articles

Popular Categories